Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Gubernur Riau ajak Kader PKK dan Posyandu dalam Aksi Penurunan Stunting
BUALBUAL.com - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengatakan, Presiden Republik Jokowi telah menyampaikan arahan tegas kepada kepala daerah untuk menekankan target angka prevalensi stunting di tahun 2024 menjadi 14 persen.
Oleh karena itu, Gubri Syamsuar bersama Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Riau dan instansi vertikal mengelar pertemuan dalam rangka melakukan penanganan stunting agar tepat sasaran.
“Jadi intinya kami hari ini memberikan petunjuk kepada semua OPD dan instansi vertikal terkait agar nanti arahan Presiden Jokowi ini dapat kita tindak lanjuti. Sehingga kita bisa mengendalikan inflasi, penanganan stunting tepat sasaran dan termasuk penanganan kemiskinan ekstrem,” ujar Syamsuar di di Gedung Daerah, Pekanbaru, Jumat (20/01/2023).
Gubri Syamsuar mengatakan, saat ini angka stunting Provinsi Riau belum resmi diumumkan. Namun, dari persentasi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Provinsi Riau telah mengalami penurunan stunting sebanyak 4,4 persen.
“Kemarin itu data stunting kita ada 22,3 persen, kalau turun 4,4 persen berarti kita sekarang lebih kurang 17 persen. Tapi ini nanti akan diumumkan [pemerintah pusat] secara resmi bulan Februari,” katanya.
Kendati demikian, Syamsuar menegaskan, bahwa diperlukan sinergitas bersama dengan pemerintah kabupaten/kota serta menguatkan peran Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan kader Posyandu untuk mencapai target nasional.
“Sehingga perlu kerja sama dengan kabupaten/kota, [aksi penurunan stunting] ini harus di audit 3 bulan sekali terhadap keluarga di setiap daerah. Nanti kami juga akan kuatkan peran PKK dan posyandu,” tegas Gubri.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau SF Hariyanto, menghimbau kepada setiap instansi terkait tetap terus menyampaikan capaiannya agar aksi penurunan stunting dapat diketahui bersama.
“Apa permasalahan di lapangan disampaikan saja, dan akan dibahas bersama-sama. Artinya kita mengejar penurunan stunting ini nampak aksi yang kita laksanakan,” punkas SF Hariyanto.

Berita Lainnya
Diskominfotik Gelar Bengkalis Transparansi Award, Berikut Badan Publik yang Berhasil Terima Penghargaan
Sebanyak 587 narapidana Rutan Kelas II Rengat mendapat remisi.
Pasca Banjir Rob, BPBD Riau Kirim Tim Utusan ke Inhil
Keluarga Pdt GBI Rengat dan Jemaat Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1445 H
Wagub Kepri Dukung Vaksinasi Bagi Remaja
Bupati Lampung Utara Serahkan Alat Mesin Pertanian kepada Kelompok Tani Penerima Manfaat DAK
Jubir Covid-19 Himbau Pemko Dumai Harus Berlakukan PSBB
Dinkes dan Disdik Mesuji Tinjau Vaksinasi di Sekolah - sekolah
Soft Opening Benan Island Resort, Ketua DPRD Lingga Dorong Sektor Wisata di Tengah Pandemi
Warga Enok Tarik Napas Lega, Pemprov Riau Fungsikan Jalan Bagan Jaya - Enok 'Terima Kasih Pak Gubri Abdul Wahid'
Februari 2022, Pasang Ring Jantung Sudah Bisa Dilakukan RSUD RAT Tanjungpinang
Momentum HUT RI ke-78, Bupati Lampura Minta Masyarakat Persiapkan Diri untuk Menuju Indonesia Emas