Wagubri Sampaikan Ranperda Ketentraman Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat
BUALBUAL.com - Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Brigjen TNI (purn) Edy Natar Nasution sampaikan perancangan ketentuan wilayah (Ranperda) mengenai Ketenangan Keteraturan Umum dan Pelindungan Warga.
Ranperda itu ia berikan dalam komunitas Rapat Pleno yang dipegang oleh Ketua DPRD Riau Yulisman di Ruangan Rapat Pleno DPRD Riau, Kota Pekanbaru, Kamis (02/02/2023).
Wakil gubernurri Edy Natar menjelaskan, untuk merealisasikan tata urus kehidupan warga Propinsi Riau yang teratur dan tenteram dibutuhkan ketentuan di sektor keteraturan umum.
Maka dari itu, menurut dia berdasar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 mengenai Pemerintah Wilayah, Pasal 12 ayat 1 huruf e mengatakan jika Masalah Pemerintah Harus yang terkait dengan Servis Dasar.
"Seperti diartikan dalam Pasal 11 ayat 2 salah satunya ialah Ketenangan, Keteraturan Umum, dan Pelindungan Warga," ucapnya.
Bekas Danrem Wira Bima/031 menerangkan, pasal 255 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 memercayakan pembangunan Unit Polisi Pamong Praja dengan pekerjaan dan tanggung-jawab mengadakan keteraturan umum dan ketenteraman, dan mengadakan perlindungan warga.
"Pasal 40 Ketentuan Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2020 memercayakan ke pemda untuk tegas lakukan rekonsilasi pada Ketentuan Wilayah mengenai Penyelenggaraan Keteraturan Umum dan Ketenteraman Warga dan Pelindungan Warga," terangnya.
Diutarakannya, Propinsi Riau sekarang ini untuk pertama kalinya membuat Ranperda mengenai Penyelenggaraan Keteraturan Umum dan Ketenteraman Warga, dan Pelindungan Warga.
Dengan demikian, telah penting untuk Pemerintahan Wilayah mengaplikasikan instrument hukum ini dalam penyelenggaraan keteraturan umum dan ketenangan sebagai memberi pelindungan untuk warga.
"Karena itu sebagai satu kewajiban untuk Pemerintahan Wilayah untuk memutuskan instrument hukum dalam penyelenggaraan keteraturan umum dan ketenangan, dan pelindungan warga di daerahnya masing-masing," ujarnya.
Sebagai info, di pertemuan pleno itu Sekretaris Komisi III DPRD Riau, Sewitri Harris sampaikan juga Ranperda mengenai hasil pengendalian kekayaan wilayah yang dipisah dan sebagainya penghasilan asli wilayah yang syah.[Adv]**

Berita Lainnya
Lonjakan 5.000 Pengunjung, Aktivitas Hiburan Pantai Solop Dievaluasi Disparporabud Inhil
Pemda Riau Kembali Menengahi Sengketa Lahan Antara PT EDI dengan suku Maharajo
Bupati Kasmarni Sampaikan LKPJ 2024 kepada DPRD Kabupaten Bengkalis
Bupati Kampar Terima Kunjungan Dirut PT. Bank Riau Kepri.
Alga Viqky Azmi Pimpin IPMR, Bupati Kasmarni Harapkan Sinergi Bersama Bangun Negeri
Bawaslu Inhil Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Arena Car Free Day Tembilahan
Motivasi Ketua LKKS untuk Andikpas LPKA Kelas II Batam
Serasa di Pelaksanaan MTQ Kabupaten, sebut Camat Mandau pada Pembukaan MTQ Kelurahan Pematang Pudu ke XVII
Ketua TP-PKK Buka Acara Kegiatan Pembinaan Posyandu di Desa Candra Mukti
Resmi Beroperasi, Henny Wahid: Sekolah Lansia Tangguh Jadi Tempat Lansia Berdaya dan Mandiri
PKB Kampar Dukung Sistem Merit, Raja Ferza: DPRD Akan Awasi Ketat Seleksi Pejabat
Mendagri Minta Gubernur Dukung Program CPAP 2021-2025, Indonesia-UNICEF