Trending di Medsos Video Perambahan Kawasan TNTN di Pelalawan, Begini Penjelasan Kepala Balai dan Ungkap Fakta Lain Soal Warga yang Rekam
BUALBUAL.com - Seorang masyarakat merekam kegiatan dugaan perambahan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) yang ada di Kabupaten Pelalawan, Riau. Video memiliki durasi 1 menit 40 detik itu trending di jagat jagat maya.
Tidak cuma menebar di basis Tiktok video itu diterima dkutif dari CAKAPLAH.com, Sabtu (4/2/2023) pagi. Belumlah diketahui siapa nama masyarakat merekam kegiatan perambahan TNTN, sampai video kepunyaannya jadi trending.
Namun, dari cerita yang dikatakan dalam video itu, pembikin video akui masyarakat Desa Lubuk Kembang Bungo Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Diakuinya benar-benar kecewa dengan sikap Balai TNTN yang biarkan masyarakat pendatang memasuki dan kuasai kawasan TNTN.
Menurut dia, kata sang pembikin video, warga kecil dan masyarakat di tempat diamankan bila menebang di kawasan TNTN, sementara akan berlainan keadaannya bila pelaku perambah ialah pemilik modal besar. Sambil dia menyoroti gambar galian parit menggunakan alat berat. Bahkan juga dalam gambar ini dia menyoroti dan menunjukkan, pancang pemisah dicat merah dan dicatat nama seorang.
Atas keadaan ini, dia bermohon ke Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dan Presiden Joko Widodo memberi perhatian dan keadilan atas peristiwa itu. Karena bila seseorang dapat mengapa warga Dusun Lubuk Kembang Bungo tidak dapat. Walau sebenarnya katanya, warga di sini hidup di bawah garis kemiskinan.
Pada tempat terpisah Kepala Balai TNTN, Heru Sutmantoro, S.Hut mengaku kebenaran video itu jika berlangsungnya perambahan rimba di kawasan TNTN. Bahkan juga dianya telah memperoleh kiriman video yang direkam masyarakat ini.
"Pertama tentu saja, kami ucapkan terima kasih ke masyarakat sudah menolong pekerjaan kami di atas lapangan. Demikian mendapatkan info ini saya telah perintahkan anggota ke lapangan untuk lakukan pengusutan," tegas Heru.
Tidak hanya itu, Heru Sutmantoro juga ketahui identitas pembikin video. Menurutnya, identitas pembikin video sebagai masyarakat Dusun Lubuk Kembang Bunga, inisial H.
Heru bahkan juga mengutarakan bukti jika pelaku alat rekam video dan kelompoknya turut serta pemasaran kawasan TNTN.
Bahkan juga menurut Heru, inisial H sekarang ini pada proses penyidikan pada pihak kepolisian atas kegiatan pemasaran tempat di kawasan TNTN. Inisial H itu sebutkan Heru disampaikan oleh faksi konsumen tempat karena dia korban penipuan, di mana tempat yang dia membeli sebagai tempat memiliki masalah.
"Tetapi kita masih tetap mengucapkan terima kasih ke ia, sudah memberi info ke kita, apa lagi di atas lapangan kita kekurangan petugas," pungkasnya.

Berita Lainnya
Buaya Makan Korban Lagi di Inhil, Warga Diterkam Saat Pulang Cari Kerang
Indentitas Keluarga Korban Mayat Mengapung di Pelabuhan KKP Sri Bintan Pura Sudah Ditemukan
Pengerjaan Proyek Kacabdin IV Lampura, Tim P2TL Kotabumi Temukan Adanya Pelanggaran
Berikut Peristiwa Penting yang Terjadi pada Tanggal 12 Agustus
Sijago Merah Lahap Tiga Rumah dan Satu Warga Tewas Terbakar
Sesosok Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Pasar Terapung Tembilahan, Ini Penyebabnya
Ingin Dikonfirmasi Soal Dana Pokir Dewan, Kadis Kominfo Tidak Masuk Kantor
Korban Alami Kerugian Rp 30 Juta, Kebakaran Kios Kayu Di Kuansing
Anggota DPRD Pekanbaru Melapor ke Polisi, Warga: Dia Datang Menyerang Bawa Kunci Roda
Toyota Avanza Tabrak Tronton Parkir, 3 Orang Tewas dan Dua Luka-luka
4 Tahun Menabung, Warga Inhil Ini Beli Sepeda Motor Pakai Uang Koin
52 Jalur Sudah Daftar! Pacu Jalur Rayon II MTQ Riau Diprediksi Pecahkan Rekor Antusiasme