Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Orang Tua Korban Penis Terpotong saat Peristiwa khitanan Massal Berakhir Damai dengan Pihak Klinik
BUALBUAL.com - Peristiwa khitanan massal gratis yang digelar di Klinik Harapan Bunda Berlian di Desa Pesikaian, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuansing itu ramai diperbincangkan.
Salah satu anak berusia 10 tahun yang mengikuti khitanan massal memiliki pengalaman yang tidak menyenangkan. Bagian dari penisnya diamputasi selama prosedur medis.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Selasa (20/12/2022) mendapat informasi bahwa telah terjadi insiden operasi khitanan akbar di Cerenti.
"Sejak diketahui informasinya kemarin, Kapolsek Serenti menyelidiki kejadian di Klinik Bunda Berlian Harappan di Desa Pesikaian, Distrik Serenti, Provinsi Quang Sing," kata Sunarto, Rabu (21 Desember 2022).
Sunarto mengaitkan kronologi pertama. Yakni, pada Minggu (18 Desember 2022) Klinik Harapan Bunda Berlian melakukan khitanan gratis sebagai bagian dari pembukaan klinik dan hari ulang tahun anak pemilik klinik.
Beberapa menit kemudian, seorang anak dari Desa Pulau Bayur di Kecamatan Cerenti ditemukan berdarah dengan ujung organ vital diamputasi.
"Akibat kejadian tersebut, korban langsung dibawa ke RS Taluk Kuantan, namun karena fasilitas RS yang kurang memadai, maka dirujuk ke RS Arifin Ahmad Pekanbaru untuk penanganan yang lebih optimal," ujarnya.
Pak Snaruto mengatakan tentang kejadian tersebut bahwa korban (pencipta) mengatakan tidak peduli dengan kejadian tersebut.
"Karena hubungan kekeluargaan antara korban dan pemilik klinik, kami sepakat untuk menyelesaikannya dengan melampirkan surat pernyataan (statement attachment)," ujarnya.
Korban sendiri berinisial TG dan masih berstatus pelajar. Direktur Klinik Dr. Heryon Nopendra dan Berlian Semantau.
Sementara itu, petugas medis dr Nurwahidah, Ruli Apriandi, Aksiza Eka Syaputra, Zaiful Dahri, Fernando Saputra, Gusriadi Syahputra dan Ade.
“Jumlah anak yang mengikuti khitanan massal sebanyak 88 yang hadir dan 84 yang dikhitan, sedangkan empat lainnya tidak dikhitan akibat kejadian ini,” pungkasnya.

Berita Lainnya
Jalan Jerambah Beton Desa Igal Ambruk, Pedagang Es Cream Jadi Korban, Warga Minta Bupati Inhil Segera Perbaiki Kami
Tolak Relokasi, Pedangan Bojonegoro Demo Pemkab dan DPRD
Begini Kondisi Turbin Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 saat Ditemukan
Heboh! Siswi SMA di Kuansing Dililit Ular Piton Saat Tertidur Lelap
KPK Kembali Periksa 5 Saksi Terkait Kasus Eks Bupati Bintan
Warga Desa Pulau Kopuang Dihebohkan dengan Kemunculan Seekor Buaya di Kawasan Rawang Lingkok
Merasa Dianaktirikan Pemprov Riau, Warga Rohul Tanam Pohon Pisang dan Sawit di Jalan Berlumpur
Langsung Istighfar Pas Bongkar Tas Pelaku, Pegawai Alfamart Ngamuk sama Pencuri
Sebelum Meninggal Pengendara Motor Ini Sempat Kejang-Kejang Tergeletak di Tepi Jalan
Jalan Parit Indah Berlubang dan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Pasang Palang Kayu
Kapolres Inhil Pimpin Pemadaman dan Pendinginan Lahan di Desa Pekan Tua
SPPG Minta Maaf! Ratusan Siswa SDN 008 Tembilahan Hulu Dapat Alpukat Mentah