Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Bupati Kena OTT KPK, Wabup Meranti Kumpulkan Para Pejabat
BUALBUAL.com - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, AKPB (Purn) H Asmar angkat bicara terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Meranti M Adil dan sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Meranti.
Asmar mengatakan bahwa terhap persoalan itu, dirinya siang ini akan mengumpulkan para pejabat OPD di lingkup Pemkab Meranti.
"Insya Allah siang ini saya kumpulkukan OPD di rumah dinas saya, menyampaikan pelaksanaan pemerintahan tetap jalan seperti biasa, dan kepada seluruh OPD dan jajarannya, tetap memberi pelayanan yang prima ke masyarakat," kata Asmar, Jumat (7/4/2023).
Terkait Bupati dan sejumlah pejabat yang di OTT, kata Asmar dirinya tidak bisa menjelaskan, karena tentunya KPK sudah memiliki SOP dalam bekerja dan melakukan operasi.
"Kita serahkan dan ikuti hukum yang berlaku terkait hal yang itu," tukasnya.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (6/4/2023). Selain Bupati M Adil, juga diamankan puluhan pejabat di kabupaten termuda di Provinsi Riau itu.
"Sejauh ini puluhan orang pejabat strategis di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti yang ditangkap KPK. Juga ada pihak swasta," ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, Jumat (7/4/2023).
Informasi didapat, Bupati Meranti dan pejabat yang diamankan langsung dibawa dari Kepulauan Meranti ke Pekanbaru. Selanjutnya mereka akan diterbangkan ke Jakarta untuk melakukan pemeriksaan.
"Tim KPK segera membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan di Gedung Merah Putih pagi ini. Informasi sementara dijadwalkan dari TKP jam 10 WIB," kata Ali.
Sebelumnya, Ketua KPK, Firli Bahuri membenarkan perihal adanya penangkapan tersebut.
"Alhamdulillah, satu Kepala Daerah Bupati Meranti berhasil ditangkap tangan. Saya selaku menyampaikan bahwa saya bekerja profesional sesuai ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan," ujar Firli, Jumat (7/4/2023) pagi.
Menurut Firli, tidak boleh ada cacat hukum di akhir masa jabatan pimpinan KPK.
"Karena kami berlima selalu hati-hati, proden dan kompak dalam membuat keputusan. Setiap keputusan diambil secara bulat," tambahnya.
Dipaparkan Firli, OTT terhadap Bupati Kepulauan Meranti ini merupakan yang pertama di tahun 2023.
"Hari ini kita berhasil tangkap tangan Bupati Meranti. Selama tiga bulan sejak Januari sampai dengan 31 Maret 2023, tidak ada tangkap tangan," tuturnya.
Disinggung korupsi apa yang dilakukan Bupati Meranti, Firli menyatakan nanti pihaknya akan menyampaikan lebih lanjut.
"Nanti ada penjelasan," beber Firli.

Berita Lainnya
Bupati HM Wardan Pimpin Apel Deklarasi Damai dan Peduli Kesehatan
Gubernur Ansar Buka Acara Pencegahan Radikalisme dan Terorisme di Kalangan Pelajar
GM Bandara SSK II Angkat Bicara Soal Wacana Bandara Internasional Dikurangi
Wabup Bagus Santoso Dorong, Wujudkan Desa Maju Mandiri
H Bustami HY, “Semoga Hubungan Kemitraan Selama Ini Bisa Terus Terjalin dengan Baik”
Maktin Beri 'Energi Baru' untuk BPBD dan Damkar Lewat Bukber Penuh Makna
Pegawai BRK Sukarela Kumpulkan Donasi Untuk Masyarakat Terdampak COVID 19
Usir Rasa Jenuh di Masa Pandemi, Dispar Riau Ajak Netizen Jalan-jalan Virtual
Pinjaman Rp200 Miliar Dipakai Bangun Islamic Center, Publik Pertanyakan Apa Urgensinya?
BKPRMI Riau Temui Plt Gubernur, Syariah Impact Forum 2026 Siap Perkuat Kolaborasi Pemuda Islam
Bupati Inhil Herman, Ajak Masyarakat Perbanyak Ibadah di Bulan Ramadan
Ketua DPD IKAL Lemhannas Jabar: Penguatan Komitmen Nilai-nilai Pancasila