Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Harga Kelapa di Riau Pekan Ini Alami Penurunan, Komoditi Perkebunan Lainnya Berfluktuasi
BUALBUAL.com - Harga komoditi perkebunan di Provinsi Riau pada pekan ini, khususnya awal Juni 2023, ada yang naik dan turun, alias berfluktuasi.
Hal ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Defris Hatmaja, Kamis (01/06/2023).
Defris mengatakan, Komoditi pinang kering (100%) juga mengalami kenaikan harga di beberapa daerah.
Di Kabupaten Kampar, Kabupaten Siak, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kabupaten Bengkalis, harga pinang kering mencapai Rp 6.000,- per kilogram. Terjadi peningkatan sebesar Rp 9,- per kilogram dibandingkan dengan harga minggu sebelumnya.
Sementara itu, harga kopra mutu kering (100%) di Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Kepulauan Meranti turun menjadi Rp5.729,- per kilogram. Terjadi penurunan sebesar Rp121,- dibandingkan dengan harga minggu lalu.
"Harga kelapa butiran di Kabupaten Kuansing, Kampar, Kepulauan Meranti, dan Kabupaten Inhil saat ini sebesar Rp 2.870,- per kilogram. Harga tersebut mengalami penurunan sebesar Rp 37,- dari harga minggu sebelumnya," kata Defris.
Sementara, harga tepung sagu basah di Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Kepulauan Meranti mengalami kenaikan. Harganya mencapai Rp 2.775,- per kilogram, naik sebesar Rp475,- dari harga minggu sebelumnya.
"Fluktuasi harga komoditi perkebunan ini dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti pasokan, permintaan, cuaca, dan kondisi pasar. Petani dan pelaku usaha perkebunan di Riau perlu memperhatikan perubahan harga ini dalam mengelola produksi dan menjaga kestabilan pasar," cakapnya lagi.
Untuk itu, pemerintah daerah dan instansi terkait juga, kata Defris, diharapkan dapat memberikan dukungan dan pengawasan yang efektif untuk mendorong kelancaran perdagangan komoditi perkebunan serta menjaga keadilan bagi semua pihak yang terlibat dalam rantai pasok.

Berita Lainnya
Batik Tulis Karya Siswa SMK Muhamadiyah Abung Semuli
Pemulihan Ekonomi Akibat Virus Corona Diperkirakan Tiga Tahun
Peluang Bisnis Melejit di Inhil: Keripik Pisang Willia Menawarkan Kenikmatan Gurih dan Renyah
Jelang Kontrak Periode Baru, Harga TBS Sawit Riau Tembus di Harga Rp2.300
Dinas PMPTSP Inhil Lakukan Pembaruan Aplikasi SIMPATI
Mantap, PTPN V Budidayakan 1,5 Juta Bibit Sawit Unggul Percepat PSR
BST Kemensos Cair, Warga Datangi Kantor Pos
Imbas dari Wabah Covid-19, PPN Barang dan Jasa Ditanggung Pemerintah
Peluang Bisnis Steak di Tembilahan: Telaga Steak Menawarkan Pengalaman Baru untuk Para Penggemar Makanan
Potensi Besar Peluang Bisnis Pengolahan Gula Kelapa di Kabupaten Inhil
DPMPTS Inhil Ikuti Bimtek E-Katalog dan Toko Daring
Sasar Milenial, HSBC Perkenalkan Pembaruan Layanan Premier 2.0