Jalur PPDB SMAN di Lampung Utara Banyak Wali Murid Lahirkan 'Anak Kembar'
BUALBUAL.com - Tujuan penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMAN dilakukan secara daring diharapkan akan mempermudah layanan bagi wali murid yang akan mendaftarkan putra-putri untuk melanjutkan sekolah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Hanya saja, kala membaca berita tentang karut marut PPDB di Kabupaten Lampung Utara, yang diduga ada kejanggalan.
Merujuk isi berita, ada dua indikasi dugaan kejanggalan itu:
- Pertama, jarak zonasi yang hanya 350 meter dari sekolah yang dimungkinkan akan membuka celah wali murid yang tidak masuk jarak zonasi menitipkan nama putra-putrinya ke dalam kartu keluarga (KK) orang lain yang masuk dalam cakupan jarak zonasi di sekolah yang di tuju.
- Kedua untuk jalur prestasi, dimungkinkan ada celah terjadi manipulasi dengan menggunakan piagam atau penghargaan fiktif sebagai syarat di terima sebagai siswa di sekolah. Walaupun, hal itu mesti ada pembuktian dahulu.
Menurut Anggota Komite Wartawan Indonesia Perjuangan (KWIP) Lampung Utara, Yudi Hardianto mengatakan, hal yang unik adalah indikasi pertama. Sebab, kejanggalannya dapat diidentifikasi dengan melihat daftar nama-nama anggota keluarga yang tercantum dalam KK wali murid yang mendaftarkan putra-putrinya.
"Sebab, dimungkinkan akan ada lebih dari satu orang siswa yang akan mendaftar di sekolah tujuan dengan menggunakan satu KK yang sama," jelasnya.
Menurut Yudi, itu petunjuk bagi pihak yang berwenang untuk menilai ada tidaknya kejanggalan di penerimaan PPDB SMAN ini.
Sambil menikmati segelas kopi yang terhidang, Yudi tertawa kecil dalam batin dan berujar dalam bahasa "Sarkas" kalau benar PPDB SMAN di Lampura, berjalan sesuai prosedur, tentunya, hal itu penting dicatat dalam sejarah kabupaten akan lahirnya, banyak 'anak kembar'.

Berita Lainnya
Heboh di Medsos! Siswa MTs 15 Tahun Diduga Meninggal Saat Menambang Emas Ilegal di Kuansing
Kabar Duka, Manajer Pendidikan Sekolah Wartawan MZK Institute Agung Santoso Tutup Usia
Mantan Karyawan MR Blitz Sangat Kecewa Karena Ijazahnya Sampai saat Ini Belum Dikembalikan
Kabar Duka, Lurah Kijang Kota Bintan Tutup Usia
Dugaan KKN pada Anggaran Publikasi Diskominfo Tanjungpinang
Air Sungai Batu Benawa Meluap, Warga Diminta Waspada dan Jangan Panik
Pasca Hujan Lebat dan Angin Kencang di Desa Toapaya Selatan, 14 Rumah Alami Rusak
Viral di TikTok, Polisi Temukan Tambang Pasir Ilegal di Kampar
Risau Palau Potoh Dijual, Warga Kelong Mulai Pasang Spanduk Lahan
DPD LSM LPK Riau Kembali Minta Kejari Rohil Tuntaskan Laporan Dugaan Korupsi Desa Meranti Makmur
Tragis! Kecelakaan di Rengat-Tembilahan, Pelajar Tewas Ditempat, Sopir Travel Jadi Tersangka
GMPHI Harapkan Perhatian Bersama Untuk Selamatkan Kali-kali di Bekasi