Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Gubri Syamsuar Kembali Gaungkan Jembatan Dumai-Melaka
BUALBUAL.com - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar kembali menggaungkan rencana pembangunan jembatan Dumai-Melaka.
Jembatan yang akan menghubungkan Indonesia-Malaysia itu sudah lama digagas, namun hingga kini belum terealisasi.
Saat menyampaikan sambutan pada acara Silaturrahmi Keluarga Besar Anak Cucu, Cicit Atok Jasan dan Uwuo Buyun, di Dusun Kebun Tengah, Desa Empat Balai, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, pada Sabtu (08/06/2023) siang, Gubri Syamsuar menyebut bahwa rencana pembangunan Jembatan Dumai-Melaka sudah digagas sejak era PM Malaysia Mahatir Mohammad.
"Malaysia dan Indonesia, khususnya lagi Riau sebenarnya adalah keluarga besar. Untuk mendekatkan hubungan kedua negara, dulu pernah digagas oleh Bapak Mahatir pembangunan Jembatan Dumai-Melaka. Atau Melaka-Rupat-Dumai," ulas Gubri Syamsuar.
Sekedar informasi, Gubri Syamsuar bersama istri hadir di acara silaturrahmi karena banyak dari keluarga Atok Jasan dan Uwuo Buyun tinggal di Malaysia.
Bahkan salah seorang, yakni
Datok Seri H Mustafar Ali tercatat sebagai salah seorang pejabat penting di Malaysia. Dulu ia menjabat sebagai pimpinan di instansi pemberantasan korupsi Malaysia.
Kini ia menjabat sebagai pimpinan di instansi seperti PPATK kalau di Indonesia.
Datok Seri H Mustafar Ali bersama keluarga yang lain seperti H Zainal Ali hadir langsung pada acara silaturrahmi tersebut.
Sebagai salah seorang pejabat penting di Malaysia, Gubri Syamsuar berharap Datok Seri H Mustafar Ali ikut mendorong terjalinnya kerjasama yang erat antara Malaysia dan Indonesia, khususnya lagi dengan Riau. Antara lain dengan mendukung pembangunan Jembatan Dumai-Melaka.
"Kalau jembatan ini jadi, Datok Seri Mustafar Ali bisa langsung bawa mobil ke Kuok ini. Begitupun sebaliknya, orang Kuok bisa bawa mobil ke Malaysia," ucap Syamsuar yang disambut tepuk-tangan masyarakat yang hadir.
Gubri Syamsuar juga menyebut bahwa hingga kini Pemerintah Indonesia masih berkomitmen dengan rencana pembangunan Jembatan Dumai-Melaka ini.
Ini misalnya terungkap saat pertemuan antar negara serumpun pada acara IMT-GT beberapa waktu lalu di Thailand.
"Kebetulan kami selaku Gubernur ketika itu diajak langsung oleh Presiden Jokowi dalam pertemuan itu. Baik Indonesia maupun Malaysia komit untuk membangun jembatan itu," ungkapnya.
Namun sebagai langkah awal, kata Gubri Syamsuar, dibangun dulu roro Dumai-Melaka dan sebaliknya.
"Tahun ini insya Allah kita membangun lagi satu dermaga di Dumai untuk roro ini. Jadi kita berharap, Pemerintah Malaysia juga melakukan hal yang sama," harapnya lagi.
Untuk diketahui, IMT GT merupakan inisiatif kerja sama subregional Indonesia-Malaysia-Thailand yang dibentuk pada 1993 oleh pemerintah ketiga negara.
Kerja sama ini bertujuan untuk mengakselerasi transformasi ekonomi dan sosial serta integrasi negara bagian dan provinsi di tiga negara tersebut.
IMT-GT mendorong pertumbuhan ekonomi yang digerakkan oleh sektor swasta dan memfasilitasi pembangunan subregional secara keseluruhan dengan memanfaatkan keunggulan komparatif dan saling melengkapi antara negara-negara anggota.

Berita Lainnya
Mubes III FKPMR Resmi Dibuka, Bahas Masa Depan Marwah Negeri Melayu Riau
Jelang Keberangkatan Jamaah Haji 2023, Kantor Imigrasi Kelas II Kotabumi Buka Program "Simpatik", Ini syaratnya
Pj Bupati Inhil Herman Pimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2024
Boon Kiyak Yeo Tim Regu Nasional Singapura Juarai Etape III Pekanbaru City Race Tour de Siak 2022
ASITA Kepri Undang Pelaku Biro Wisata Untuk Promosikan Wisata Kepri
Camat Mandau Riki Rihardi, Berikan Penghargaan Terbaik Pada Desa Bahtin Betuah Tahun 2021
Galangan Kapal Raksasa Resmi Dibangun di Siak, Siap Jadi Terbesar se-Sumatera!
BKMT dan BNNP Kepri Bersinergi Perangi Narkoba
H Bustami HY Keluarkan SE Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1441 H
HM Wardan Kunjungi Bayi yang Selamat dari Insiden Speedboat Evelyn Calisca 01
Peduli Warga Terdampak Covid-19, PT Era Sawita Salurkan Bantuan Beras dan Masker
Pemkab Inhil Gelar Rapat Evaluasi SAKIP