Sertifikat Sudah Terbit Alas Haknya Tergadaikan, Diduga BPN Bintan Teledor
BUALBUAL.com - Diduga Badan Pertanahan Nasional (BPN) Wilayah Kabupaten Bintan teledor pasalnya diketahui status kepemilikan tanah salah seorang warga bernama Siti Rohani yang sudah terbit sertifikat alas hak masih ada dan telah digadaikan.
Siti Rohani pemilik tanah di jalan Kp. Simpangan DS l Kelurahan Toapaya Selatan Kecamatan Gunung Kijang Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau, mengakui bahwa suratnya sudah bersertifikat pada saat mas pur menjumpainya menyampaikan bahwa mantan suaminya meminjam uang sebesar kurang lebih 20 juta dengan jaminan surat tanah tersebut.
Bahkan diketahui pada saat mediasi di kantor desa toapaya selatan kecamatan gunung kijang. Siti mengatakan sampai saat ini ia masih membayar cicilan di bank dengan jaminan surat tanah yang sudah bersertifikat.
Kepala Desa Toapaya selatan Suhenda mengatakan, surat alas hak yang abang bawak ini benar surat dasar tanah Siti dan nanti kita konfirmasi ke BPN kalau benar tanah milik buk Siti sudah naik ke sertifikat, maka saya akan meminta pihak BPN untuk mencabut sertifikat tanah tersebut.
Dari investigasi yang awak media lakukan ada kejanggalan terkait surat tanah milik Siti Rohani, sehingga kita mendatangi kantor BPN Bintan untuk mendapatkan informasi mengenai tanah tersebut.
Pihak BPN Bintan saat media ini konfirmasi mereka minta waktu untuk mendalami dugaan terkait surat tanah Siti Rohani.

Berita Lainnya
Melalui Cooling System, Polsek Sapat Ajak Masyarakat Ciptakan Ciptakan Pemilu Damai
Terungkap! Keluarga YouTuber Edo Sebut Prank Daging Isi Sampah Cuma Settingan, Korban Ibu Kandungnya Sendiri
Kebakaran di Desa Sencalang Inhil Menelan Korban, 1 Orang Meninggal Dunia
Tangis Bahagia Mengiringi Pernikahan Warga Binaan di Lapas Klas IIA Tembilahan
Kapolsek Kuindra Bersama Forkopimcam Tinjau Gudang Logistik Pemilu
Tragedi di Balik Iduladha, Pria Lansia Meninggal Akibat Tendangan Sapi Kurban
Jenazah Putri Wahyuni Dimakamkan, Keluarga Berterimakasih Sriwijaya Air Bertanggungjawab
Terkait Statement Ketua DPC PBB Bintan, Perpat: Jangan Seolah Jadi Suku yang Dominan
Dua Kapal Motor Diamankan, 6.800 Batang Kayu Teki dan 13 PMI Ilegal Gagal Diselundupkan
Kecelakaan Speedboat Evelyn Calisca 1 di Perairan Kateman, 12 Orang Meninggal Dunia
Masayarakat Teriak-teriak Tagihan Membengkak, PLN Riau Sebut Tak Ada Kenaikan Tarif Listrik
Tim Gabungan Temukan Jenazah Korban Hanyut di Sungai Batang Lubuh Rohul