Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Undang PT. Snepac dan Pengusaha, Bupati Inhil Bahas Pemanfaatan Pelabuhan Parit 21 untuk Ekspor Kelapa
BUALBUAL.com - Memandang urgensi pengembangan komoditas kelapa sebagai penggerak ekonomi daerah, Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman, gelar pertemuan dengan para pengusaha, pejabat Pemkab Inhil terkait, termasuk hadir unsur Kantor Unit Penyelenggara pelabuhan dan pihak berkewenangan lainnya.
Dalam pertemuan yang berlangsung Kamis (18/12) siang di Aula Kantor Bappeda ini, Bupati membahas potensi dan sistem perdagangan kelapa dalam menyukseskan program hilirisasi kelapa melalui pemanfaatan Pelabuhan Parit 21 Tembilahan.

Bupati bahas rencana pengadaan kontainer untuk logistik kelapa, bekerjasama dengan PT. Snepac yang perwakilannya juga hadir dalam pertemuan ini.
"Saya harap Pelabuhan Parit 21 bisa kita maksimalkan untuk ekspor. Maka pentingnya diskusi hari ini, untuk melihat keefektifan penggunaan kontainer dalam memangkas jalur pengiriman dan yang terpenting bagaimana pengaruhnya terhadap penjagaan ketahan kualitas produk," ujar Bupati Inhil.

Evan Sari, utusan PT. Snepac mengatakan, hasil survei yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Pelabuhan Parit 21 bisa dioptimalkan untuk ekspor.
"Skema yang kami tawarkan ialah, kita pangkas jalur logistik, bermula dari perkebunan kemudian masuk ke gudang Pelabuhan Parit 21, baru kita saving container lalu melalukan direct shipment atau pengiriman langsung ke konsumen akhir tanpa perantara," jelas Evan Sari yang juga merupakan putera daerah Inhil.

Terkait pengadaan kontainer, selanjutnya Evan menambahkan, perusahannya memiliki kapal spesialis yang bisa bermanuver di sungai lengkap dengan adanya crane untuk memudahkan pengangkutan dari kapal ke daratan atau sebaliknya.
"Mengapa kami ingin menawarkan pemanfaatan kontainer, karena bisa memangkas waktu logistik, kita tidak perlu ke Jakarta lagi baru ekspor ke luar negeri. Jadi bisa langsung dari Tembilahan ke Batam, lalu kirim ke Thailand, Malaysia, Cina dan lainnya. Karena waktu yang singkat dapat menjaga kualitas produk agar tidak ditolak produsen akibat penyimpanan dan pengangkutan tidak sesuai standard," lanjut Evan.

Menanggapi paparan PT. Snepac, pemerintah daerah dan pengusaha yang hadir mengharapkan adanya perbandingan harga terkait penggunaan kontainer tersebut, yang selanjutnya dibahas pada pertemuan berikutnya.
Satu hal yang juga ditekankan Bupati, terkait penyempurnaan data tentang perkelapaan agar terintegrasi. Sehingga memudahkan investor memahami potensi kelapa Inhil dan Pemda lebih mudah membuat kebijakan tepat sasaran sesuai dengan dengan kenyataan di lapangan.

Berita Lainnya
Pendaftaran SPMB 2025 Riau Dibuka 21 Juni, Ini Tahapan dan Jadwal Lengkapnya
Unggul dari DKI Jakarta, Kepri Terbaik di Ajang KPI Award 2021
Bupati Bengkalis Hadiri Rakornas Bersama Pemerintah Pusat dan Daerah, Presiden Prabowo Tekankan Kerja Nyata dan Keberpihakan pada Rakyat
Riau Unggul Grafik Pasien Sembuh Secara Nasional
Segera Diusulkan ke Mendagri, Pemberhentian Sementara Amril Mukminin Sebagai Bupati Bengkalis
Pj Gubri S F Hariyanto Ajak Umat Islam Sambut Ramadan dengan Penuh Suka Cita
Sekdakab Inhu Soroti Anak di Bawah Umur dalam Acara Rapat Launching DRPPA
Terima Penghargaan Program P2-HIV/AIDS, RAPP Ucapkan Terimakasih Kepada Gubernur Riau
Bupati HM Wardan Apresiasi DPRD Inhil Atas Kerja Sama dalam Pembahasan Ranperda APBD-P 2020
Lounching Gerakan Wakaf 100 Ribu Al Quran, Plt Bupati Bintan Hadiri Pelantikan DMI Cabang Bintan Timur
Markas Cabang LMP Lampura Gelar Rapat Perdana Menindaklanjuti Program Kerja Jangka Panjang
DPRD dan Pemprov Riau Segera Teken MoU APBD-P 2025