Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Anggun dan Tangguh, Srikandi PLN Tenayan Rayakan Hari Kartini dengan Kebaya
BUALBUAL.com - Suasana berbeda tampak di kantor PT PLN Nusantara Power UP Tenayan. Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada setiap tanggal 21 April, para karyawati yang tergabung dalam Srikandi PLN NP UP Tenayan tampil istimewa dengan balutan busana tradisional kebaya.
Penggunaan kebaya di lingkungan kerja ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wujud penghormatan terhadap perjuangan RA Kartini sekaligus upaya melestarikan warisan budaya Indonesia di tengah lingkungan industri energi yang modern dan dinamis.
Meskipun bekerja di sektor teknis pembangkitan listrik yang identik dengan kedisiplinan tinggi, para Srikandi tetap menunjukkan sisi keanggunan dan identitasnya sebagai perempuan Indonesia. Kehadiran mereka dengan busana kebaya menciptakan harmoni antara kearifan lokal dengan profesionalisme kerja.
Peringatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali semangat Kartini dalam diri setiap karyawati, yakni semangat untuk terus maju, berinovasi, dan menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran yang setara dalam mendukung keandalan energi nasional.
Manager UP Tenayan, Bapak Khoirul Huda, memberikan apresiasi penuh terhadap semangat para Srikandi dalam merayakan hari bersejarah bagi perempuan Indonesia ini.
"Momen Hari Kartini dengan busana kebaya ini menjadi simbol bahwa perempuan di PLN Nusantara Power UP Tenayan tidak hanya andal secara profesional, tetapi juga mampu menjaga akar budayanya. Kami sangat bangga memiliki Srikandi-srikandi tangguh yang menjadi bagian penting dalam operasional pembangkitan kami," ujar Khoirul Huda.
Salah satu perwakilan Srikandi PLN NP UP Tenayan mengungkapkan bahwa mengenakan kebaya memberikan rasa bangga tersendiri. "Kebaya ini mengingatkan kami bahwa sebagai perempuan modern, kami memiliki kekuatan untuk berkontribusi di bidang apa pun tanpa melupakan jati diri dan semangat perjuangan Ibu Kartini," ungkapnya.

Berita Lainnya
Perppu Cipta Kerja Wajib Batal, Ekonomi Global Sudah Mulai Membaik
PB HIPPMIH - Pekanbaru Mengulik Pj Herman, Sosok di Anggap Berkomitmen Memajukan Pertumbuhan Ekonomi Inhil
Bulan Puasa, Perusahaan PT Mustika Agung Group Salurkan 1.940 Paket Sembako & Santuni Anak Yatim 597 Orang
Petani Menjerit Jual Kelapa Sulit, Praktisi Hukum Inhil Pertanyakan Pelaksanaan Perbup Tata Niaga Pemda Inhil
Momen Bulan Suci Ramadhan, Polres Inhu Dan PT. SSR Panen Jagung Pipil, Dukung Program Pemerintah
Hari Jadi Polwan ke-74, Polres Inhil Gelar Baksos ke Panti Asuhan Muhammadiyah Tembilahan
PW IWO Riau dan PD IWO Inhil Gandeng Baznas Inhil Santuni Kaum Dhuafa dan Anak Yatim Piatu
Wabup Inhil Serahkan Sembako kepada Anak Yatim yang Ditaja BKMT Tembilahan Hulu
Perantau Inhil Bergerak, KKIH - Pekanbaru Salurkan Bantuan 23 Juta untuk Korban Kebakaran Simpang Gaung
"Ngopi Bareng" Jurus Kapolsek Rengat Barat Ciptakan Pilkada Damai
Wan Abu Bakar: Aneh LSM Lingkungan Menilai Orang yang Belum Bekerja
Bentuk Empati, Pegawai BRK Sisihkan Sebagian Penghasilan untuk Disumbangkan