Tak Sekadar KKN! 37 Mahasiswa UNISI Turun ke Desa Bawa Misi Besar Urus Tanah Wakaf
BUALBUAL.com - Sebanyak 37 mahasiswa Universitas Islam Indragiri (UNISI) resmi memulai babak baru dalam perjalanan akademik mereka. Pada Senin (29/6/2026), UNISI menyerahkan para mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2026 kepada Pemerintah Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Kabupaten Indragiri Hilir.
Tidak sekadar menjalankan program kerja konvensional, KKN tahun ini mengusung misi strategis nasional. Mahasiswa ditargetkan menjadi ujung tombak kolaborasi bersama Kementerian ATR/BPN dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mempercepat sertifikasi tanah wakaf serta penyelesaian kualitas data pertanahan (K4/KW450).
Puluhan mahasiswa ini akan tersebar untuk mengabdi di empat lokasi strategis, yaitu Kelurahan Teluk Pinang, Kelurahan Tanjung Harapan, Desa Teluk Pantaian, dan Desa Sungai Iliran.
Menjadi Jembatan Agraria bagi Masyarakat
Prosesi penyerahan yang penuh semangat ini dipimpin langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan, DR.(c). Bambang Sasmita Adi Putra, S.E., S.H., M.H. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa fokus KKN kali ini adalah memberikan dampak hukum yang struktural bagi kepastian aset masyarakat.
"Mahasiswa KKN UNISI akan terjun langsung membantu inventarisasi tanah wakaf seperti masjid, musala, dan makam agar memiliki legalitas hukum yang kuat dan terhindar dari sengketa. Selain itu, mereka akan mendampingi warga dalam validasi sertifikat lama atau data K4 agar terpetakan secara digital di sistem BPN," jelas Bambang.
Beliau juga mengingatkan mahasiswa untuk terus menjaga nama baik almamater dengan selalu menjunjung tinggi etika, disiplin, dan semangat pengabdian selama berinteraksi dengan warga.
Sambutan Hangat dan Dukungan Penuh Pemcam GAS
Kedatangan rombongan KKN UNISI ini disambut dengan tangan terbuka oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) GAS yang mewakili Pemerintah Kecamatan. Pihak kecamatan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas program kerja yang dinilai sangat menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat desa tersebut.
Pemerintah kecamatan menegaskan siap memfasilitasi mahasiswa untuk berkoordinasi dengan kepala desa, lurah, KUA, hingga Kantor Pertanahan (Kantah) ATR/BPN setempat. Sinergi tripartit ini diharapkan mampu memotong jalur birokrasi yang selama ini menghambat administrasi tanah di tingkat tapak.
Melalui program kolaborasi ini, diharapkan tercipta hubungan yang saling menguntungkan (win-win solution). Masyarakat dan pengurus aset umat mendapatkan kepastian hukum tanah secara gratis, sementara mahasiswa memperoleh pengalaman lapangan yang tak ternilai di bidang hukum agraria dan administrasi publik.
Acara penyerahan yang berlangsung tertib ini diakhiri dengan sesi foto bersama. Senyum optimisme yang terpancar menjadi tanda dimulainya dedikasi nyata UNISI dalam mengawal reforma agraria di Kecamatan Gaung Anak Serka.

Berita Lainnya
UIR Bangga! Rektor Admiral Raih Apresiasi JMSI Riau untuk Kemitraan Strategis
Rafil Siswa SMP N4 Airmolek Inhu Berhasil Ikut Lomba Olimpiade Sains Nasional, Bupati Inhu Turut Bangga
Syam Ridhollah Amaly, terpilih sebagai Ketua Umum Hipmawan Jakarta Periode 2023-2025
Ijazah Saja Tak Cukup, PRIMA Magang Siapkan Mahasiswa PTKI Jadi Profesional
Hari Guru Nasional, Siswa SMK Perikanan Panipahan Beri Kejutan ke Guru
Mahasiswa UIN Suska Datangi Kejati Riau, Tuntut Rektor Akhmad Mujahidin Diperiksa
Kaderisasi Berbasis Nilai: Muhammadiyah Riau Laksanakan PIW untuk Masa Depan Organisasi
Berlakukan BTM, Senin Depan Seluruh Sekolah di Pelalawan Mulai Altif
Daftarkan Diri Anda di Webinar IWO Inhil 'Sambut Era Digital'
Peduli Pendidikan; Bunda Paud Inhu Sambut Kunjungan Bunda Paud Provinsi
Ada Diskon Uang Pengembangan, Unilak Terima Mahasiswa Baru Tahun 2023
Dr Junaidi Beri Motivasi Siswa SMA Olahraga, Begini Katanya