Pernah Dibully Saat SMP, Kini Gadis Kuansing Ini Tembus Ajang Kecantikan Nasional!
BUALBUAL.com - Kabar membanggakan datang dari dunia kecantikan Provinsi Riau. Desita Gloria Sihombing, atau yang akrab disapa Ciara, resmi melangkah ke panggung nasional sebagai salah satu finalis Miss Bintang Indonesia (MBI) 2026. Gadis kelahiran Benai, Kuantan Singingi (Kuansing), 21 Desember 2004 ini akan membawa nama provinsi tanah kelahirannya dengan nomor urut Riau 2.
Wanita yang kini berusia 21 tahun ini bukanlah wajah baru di dunia hiburan dan fashion. Sejak menyelesaikan pendidikan SMA di Kuansing pada tahun 2022, Ciara telah menekuni profesi sebagai seorang Model dan DJ selama tiga tahun terakhir. Namun, benih kecintaan terhadap kontes kecantikan sebenarnya sudah tumbuh sejak ia masih kecil.
Impian masa kecilnya untuk tampil di panggung beauty pageant tingkat nasional kini mulai menemui titik terang. Sebelum menembus panggung MBI 2026, Ciara telah mengasah kemampuannya dengan mengikuti berbagai kompetisi. Salah satu prestasi gemilangnya adalah ketika ia dinobatkan sebagai pemenang Miss Favorite Popular Season 2 pada ajang Miss Popular 2025 lalu.
Untuk menghadapi persaingan ketat di MBI 2026, pemilik akun instagram @desita.sihombing21 ini tidak main-main. Berbagai persiapan matang telah ia lakukan, termasuk mengikuti kelas modelling intensif, menjaga stamina, dan mematangkan wawasan.
Bagi putri kebanggaan Kuansing ini, ajang MBI 2026 bukan sekadar tentang mahkota. Ini adalah bentuk baktinya untuk membuat kedua orang tuanya bangga, sekaligus batu loncatan untuk meniti karier di dunia seni dan hiburan.
Bangkit dari Masa Kelam, Buktikan Korban Bullying Adalah Wanita yang Kuat
Di balik senyum dan kepercayaan dirinya di atas panggung, tersimpan kisah perjuangan yang tak mudah. Wanita yang aktif di sosial media tiktok dengan akun @ciaragloriaaa ini mengungkapkan, bahwa ia sempat mengalami masa-masa kelam saat duduk di bangku SMP, di mana ia menjadi korban bullying yang sempat meruntuhkan kepercayaan dirinya.
Namun, alih-alih terpuruk, Ciara memilih untuk bangkit dan mengubah rasa sakitnya menjadi kekuatan. Melalui panggung MBI 2026, ia ingin menyampaikan pesan kuat bagi perempuan Indonesia, khususnya di Riau.
"Perjalanan saya untuk sampai di titik ini tidak mudah. Saya sempat kehilangan kepercayaan diri sewaktu SMP karena perilaku bullying dari teman-teman. Tapi sekarang, saya ingin membuktikan bahwa wanita yang mampu melawan bullying akan terus berkembang," ungkap Ciara, Sabtu (4/7/2026).
"Saya ingin membuktikan bahwa korban bullying bukanlah wanita yang lemah, melainkan wanita yang kuat dan berani," tambahnya.
Kisah inspiratif Ciara menjadi angin segar dan pembuktian bahwa keterpurukan masa lalu bisa diubah menjadi mahkota kebanggaan di masa depan. Dukungan penuh dari masyarakat Riau, khususnya warga Kuansing, sangat diharapkan agar Ciara dapat memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional.

Berita Lainnya
Instan Kurir Pulau Sambu Hadir Siap Melayani Masyarakat Desa Air Tawar dan Sekitarnya
Banyak Yang Tidak Tahu, Mengapa Indonesia Memindahkan Ibukota Negara dari Jakarta ke Kalimatan?
Rahmat Pantun Juara 3 Lomba Berbalas Pantun di Bagansiapiapi
Hari Bhayangkara ke-79, Ketua IWO Riau Soroti Sinergi Positif Polri dan Pers di Riau
Kasmarni Buka Pergelaran Seni Memangku Tradisi Di Duri
Mahasiwa Riau di Jakarta Bahas Isu Blok Rokan dan Ajak Pejabat Bersinergi
Gamis ''Bini Orang'' Viral, Jadi Primadona Pembeli di Pekanbaru
LAM Riau Diminta Mengevaluasi Pantun Warisan Dunia
Bagus Santoso: Situs Budaya Peninggalan Sejarah Harus Terjaga
FYP TikTok dan K-Pop Makin Menggila, Ini Peringatan Puteri Indonesia Riau untuk Anak Muda
'Bintan Berbudaye', Zapin Pesisir dan Makyong Kreasi Jadi Welcome Party Popda ke VIII Kepri
Hasannudin Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketum IKDR Kabupaten Inhil