Teror Harimau di Pelalawan
Makan Korban Lagi! BBKSDA Pasang Jebakan Harimau Usai Dua Nyawa Melayang di Pelalawan
BUALBUAL.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memasang dua kandang jebak di kawasan hutan tanaman industri (HTI) Desa Sungai Ara, Kabupaten Pelalawan, setelah dua kasus serangan Harimau Sumatera yang menewaskan dua orang dalam sepekan terakhir.
Korban terbaru adalah Eko Prasetyo (29) yang diterkam harimau pada Jumat (10/7/2026) malam di area camp kedua, sekitar 6,5 kilometer dari lokasi serangan pertama.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala BBKSDA Riau, Laskar Jaya Permana, mengatakan korban diduga diserang saat keluar dari camp pada malam hari.
"Korban diduga diterkam harimau saat keluar dari camp pada malam hari," ujar Laskar, Senin (13/7/2026).
Korban ditemukan keesokan harinya, Sabtu (11/7/2026), dalam kondisi meninggal dunia dengan luka parah di bagian leher dan kedua kaki.
"Sebagian tubuh korban juga telah dimangsa harimau," ungkapnya.
Sebagai langkah mitigasi, tim BBKSDA Riau langsung memasang dua kandang jebak di sekitar lokasi kejadian untuk menangkap harimau yang diduga menjadi pelaku serangan.
Berdasarkan hasil identifikasi awal di lapangan, harimau yang menyerang Eko diduga merupakan individu yang sama dengan pelaku serangan sebelumnya.
Satwa tersebut diperkirakan berjenis kelamin jantan dengan usia sekitar tiga tahun.
"Kesimpulan sementara diperoleh dari hasil pemeriksaan jejak di lapangan yang memiliki ukuran dan karakteristik yang sama. Namun, identifikasi masih terus dilakukan untuk memastikan apakah benar individu yang sama," jelas Laskar.
Sebelumnya, Harimau Sumatera juga menewaskan JZ (12), anak seorang pekerja HTI yang tinggal di camp yang sama. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (7/7/2026) dini hari.
Saat itu, korban sedang menunggu kakaknya mencuci piring di kamar mandi belakang camp. Kakak korban sempat mendengar jeritan adiknya. Namun, ketika ditemukan sekitar 10 meter dari camp, korban mengalami luka parah di bagian leher dan dinyatakan meninggal dunia setelah dilarikan ke fasilitas kesehatan.
BBKSDA Riau mengimbau seluruh pekerja dan masyarakat di sekitar kawasan hutan agar meningkatkan kewaspadaan, menghindari aktivitas seorang diri terutama pada malam hari, serta segera melaporkan apabila menemukan jejak maupun kemunculan Harimau Sumatera di sekitar permukiman atau area kerja.

Berita Lainnya
ASN Dumai Wajib Pilah Sampah, Buang Sembarangan Terancam Potong TPP
Hari Ini, Sebanyak 181 Calon Kades se Inhil Ikuti Uji Kompetensi
Bupati HM Wardan Tetapkan H. Fauzar Sebagai Pejabat Sekda Inhil
Wakili Bupati, Sekda Bengkalis Pimpin Rapat Realisasi Fisik Keuangan
Danlantamal IV Sambut Kedatangan Endang Abdullah
Upacara Dirgahayu HUT Kemerdekaan RI ke 78, Camat Mandau Riki Rihardi Tampilkan Budaya
Gubernur Riau Apresiasi Satgas Karhutla, OMC Dinilai Efektif Tekan Hotspot
Sidang Paripurna HUT Kepri ke-19, Gubernur Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Bersinergi Bangun Kepri
Kunker ke Karimun, Gubernur Ansar Temui Guru Non ASN
Gubri Silaturahmi Bersama Atlet Golf Riau Peraih Penghargaan di Amerika
Hari Ketiga Puasa, Plt Kakanwil Kumham Kepri Safari Ramadhan ke Rutan Kelas I Tanjungpinang
Sebar Berita Hoax Menguasai 15 Mobil Dinas, Mantan Bupati Rohil Afrizal Sintong Minta BPKAD Bertanggungjawab