Razia Lapas Tembilahan
124 Orang Jalani Tes Urine Saat Razia Gabungan di Lapas Tembilahan, Semua Negatif
BUALBUAL.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan bersama Aparat Penegak Hukum (APH) dari unsur TNI dan Polri menggelar razia gabungan di lingkungan Lapas, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang ke dalam Lapas.
Razia gabungan tersebut dilaksanakan pada Selasa (22/9/2026), mulai pukul 08.10 hingga 10.00 WIB. Pemeriksaan menyasar sejumlah kamar hunian warga binaan yang berada di Blok Meranti, Blok Ulin, Blok Jati, dan Blok Cendana.
Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin Kepala Lapas Kelas IIA Tembilahan, Wahyu Prasetyo, Bc.IP., S.Sos., M.H. Dalam apel tersebut, personel kemudian dibagi menjadi tiga regu untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kamar hunian.
Sebelum penggeledahan dilakukan, seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dikeluarkan dari kamar dan ditempatkan di lokasi yang telah ditentukan. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan badan terhadap WBP serta penggeledahan kamar hunian.
Dari hasil razia gabungan yang melibatkan petugas Lapas bersama TNI dan Polri tersebut, ditemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam kamar hunian.
Barang-barang yang diamankan antara lain 13 botol kaca, 8 bilah pisau/gillette, 7 buah paku, 4 unit kipas angin, 2 buah gelas kaca, 2 kabel liar, 3 buah ikat pinggang, serta 2 set kartu remi.
Seluruh barang hasil temuan tersebut kemudian diamankan oleh petugas untuk dilakukan penanganan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Barang-barang tersebut selanjutnya dimusnahkan dengan cara dibakar.
Selain melakukan penggeledahan kamar hunian, kegiatan juga dirangkaikan dengan pemeriksaan urine secara acak terhadap warga binaan dan petugas Lapas.
Sebanyak 80 WBP menjalani pemeriksaan urine yang dilakukan oleh APH dari unsur TNI dan Polri. Tidak hanya warga binaan, pemeriksaan urine juga dilakukan terhadap 44 petugas Lapas Kelas IIA Tembilahan.
Hasilnya, seluruh sampel urine yang diperiksa menunjukkan hasil negatif terhadap parameter narkotika yang diperiksa.
Pemeriksaan urine tersebut menjadi bagian dari upaya deteksi dini sekaligus pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan Lapas Kelas IIA Tembilahan.
Kepala Lapas Kelas IIA Tembilahan Wahyu Prasetyo menegaskan pentingnya pelaksanaan pengamanan secara berkelanjutan melalui deteksi dini dan pengawasan yang melibatkan berbagai pihak.
Jajaran Lapas juga diinstruksikan untuk menindaklanjuti seluruh hasil temuan razia sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sinergi dengan TNI dan Polri serta unsur APH lainnya akan terus diperkuat untuk menciptakan lingkungan Lapas yang aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan razia gabungan dan pemeriksaan urine tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-61.OT.01.02 Tahun 2026 tentang Peningkatan Kewaspadaan dalam Rangka Deteksi Dini Pencegahan Gangguan Keamanan dan Ketertiban pada Lapas/Rutan/LPKA.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam kondisi aman, tertib, dan lancar.

Berita Lainnya
Ratusan Hektar Lahan Masyarakat di Kelurahan Dompak Tanjungpinang Hangus Terbakar
Cooling System, Polsek Kuindra Ajak Masyarakat Sapat Ciptakan Stabilitas Keamanan
Pria Bawa Parang Hadapi Petugas, Penyelidikan Dugaan Narkoba Berujung Penangkapan
Ketua Komisi II DPRD Inhu Gelar RDP Bahas Sengketa Lahan seluas 370 H, Dikawal Ketat oleh LLMB
Perumahan Kenangan Jaya 3 Tanjungpinang Terendam Banjir Setinggi 2 Meter
33 Perkara Pilkada 2020 Sidang Putusan Sela Hari Ini
Tempat Usaha Mie Jowo di Tampan Pekanbaru Hangus Terbakar
Angin Kencang Terjang Hulu Kuantan, Dua Rumah Warga Tertimpa Pohon
Viral! Ingin Cepat Pembuatan KTP, Oknum ASN Diduga Tawarkan Tarif Rp100 ribu
Stafsus Menkeu Tuntut Bupati Meranti Minta Maaf soal 'Iblis atau Setan', M Adil: Tidak Ada Minta Maaf
Temuan Dinas Pertanian Kuansing, Praktisi Hukum: Ini Harus Ditindaklanjuti
BUALBUAL RAKYAT: Apa Pendapat Warga Inhil, Terkait Tempat Hiburan Malam yang Masih Buka Disaat Pandemi Corona