BULOG Turun Tangan di Inhil!
Jangan Mainkan Harga! BULOG dan Satgas Pangan Turun ke Tembilahan, Beras SPHP dan Minyakita Diawasi Ketat
TEMBILAHAN, BUALBUAL.com – Untuk memastikan harga dan ketersediaan bahan pangan tetap terkendali, Perum BULOG Kantor Cabang Tembilahan bersama Satgas Pangan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memperketat pengawasan terhadap mitra Rumah Pangan Kita (RPK).
Pengawasan tersebut dilakukan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) dengan turun langsung ke sejumlah mitra RPK guna memastikan distribusi bahan pangan pemerintah berjalan sesuai aturan.
Pemimpin Perum BULOG Cabang Tembilahan, M. Indra Firmansyah, bersama tim melakukan pemantauan terhadap sejumlah mitra, di antaranya H. Tabrani, Jauhari, H. Kamarudin, dan Nurjanah.
Dalam kegiatan tersebut, pengawasan difokuskan pada penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 2 ton serta minyak goreng Minyakita sebanyak 50 dus per minggu.
Ada beberapa hal yang menjadi perhatian petugas, mulai dari kesesuaian harga jual dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), ketersediaan stok, kelancaran distribusi hingga kualitas produk yang dipasarkan kepada masyarakat.
Selain itu, tim juga mengantisipasi kemungkinan penyimpangan dalam penyaluran bahan pangan, termasuk dugaan pengoplosan beras, perubahan kemasan, serta praktik penjualan yang tidak sesuai ketentuan pemerintah.
M. Indra Firmansyah menegaskan, pengawasan terhadap mitra RPK merupakan agenda rutin BULOG untuk memastikan program pangan pemerintah berjalan sebagaimana mestinya.
“Pemantauan mandiri oleh BULOG maupun bersama-sama dengan Satgas Pangan dan Dinas Perdagangan merupakan kegiatan rutin dalam penyaluran beras SPHP dan Minyakita kepada masyarakat. Kami memastikan semuanya berjalan sesuai harga HET dan peraturan yang berlaku,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan Satgas Pangan, Rendi, mengingatkan pentingnya pemasangan identitas atau spanduk RPK serta daftar harga sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Menurutnya, informasi harga yang mudah dilihat konsumen dapat membantu masyarakat mengetahui harga resmi sekaligus ikut mengawasi praktik penjualan di tingkat pengecer.
Senada dengan itu, perwakilan Disperindag Inhil, Zain, menyebut pengawasan bersama perlu terus dilakukan agar kestabilan harga dan ketersediaan bahan pangan tetap terjaga.
“Kita berharap kestabilan harga dan stok tetap terjaga. Walaupun stok yang tersedia saat ini masih relatif kecil, mudah-mudahan ke depannya jumlah pasokan dapat bertambah,” ungkapnya.
Sinergi BULOG, Satgas Pangan, dan Disperindag tersebut diharapkan mampu mencegah penyimpangan distribusi sekaligus memastikan bahan pangan program pemerintah dapat diakses masyarakat dengan harga sesuai ketentuan.
Melalui pengawasan secara berkala, seluruh mitra RPK diharapkan semakin disiplin dalam menjalankan aturan, sehingga program beras SPHP dan Minyakita benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir.

Berita Lainnya
Breaking News! Cahaya Diduga Titik Api Muncul di Bukit Condong Inhil, Petugas Masih Lakukan Verifikasi
Air Sungai Batu Benawa Meluap, Warga Diminta Waspada dan Jangan Panik
Hati-hati! Warga Inhil Hampir Saja Terkena Penipuan Melalui WhatsApp, Modus Pengiriman Paket Mengatas Namakan JNE
Tahanan Kejari Inhil Nekat Kabur di Depan Lapas, Gunakan Sendok Modifikasi untuk Lepas Borgol
Berikut Kronologi Mobil Terbakar di SPBU Sagulung Batam, Jusmin Tak Mampu Meraih Anaknya
Tidak Terima Dituduh Curi Handphone, Remaja di Inhil Tikam Teman Sendiri Hingga Tewas
Tolak RUU HIP, Empat Tuntutan Tokoh Riau di Gedung DPRD
Warga Rohil Diterkam Buaya Ditemukan Tak Bernyawa 'Jenazah Koban Masih Utuh'
Harus Tahu, Berikut Peristiwa Penting yang Terjadi pada Tanggal 5 Agustus
Andi Darma Minta Warga Riau Tak Tergiring Opini Liar Terkait OTT KPK
Rumah Sakit Indonesia di Palestina Hancur Akibat Perang Israel -Hamas
Mirisnya Penegakan Hukum di Rohil, Usaha Langgar Hukum Tapi Tidak Ditindak