PILIHAN
Kisah Nanang: Si Anak Pulau Senayang Pengrajin Miniatur Kapal Nelayan
Bualbual.com - Lingga, Meski lajunya sistem perekonomian dunia Tidak menyurutkan semangat Nanang Si Anak Pulau, Pemuda yang Berumur 17 Tahun adalah pemuda Asli Pulau Senayang, Untuk melakukan kegiatannya sehari - hari membuat maniatur kapal nelayan.
"Ketika di temui bualbual.com ia menceritakan ini adalah sebagian hoby saya membuat maniatur kapal - kapal nelayan, sebagai anak pulau saya harus bisa melakukan yang menjadi perbedaan dari daerah - daerah lainnya, ungkapnya.
Adapun bahan yang di perlukan dalam membuat maniatur kapal nelayan ini ada dua bahan kayu pertama dari kayu Pulai, dan kedua dari kayu Lempong dalam bahasa pulau, proses pembuatan ia mengatakan perlunya mengkeringkan dulu kayu selama satu sampai dua hari kalau secara keseluruhan bisa mencapai satu minggu setiap kapal yang dibuat tapi bisa lebih dilihat tingkat kesulitan bentuk kapal yang diinginkan.
Tangapan Devi Putra S.IP yang juga Putra Kecamatan Senayang saya sangat salut atas hasil kerja tanggan Si Nanang dan pola pikirnya karena proses pembuatan miniatur ini tidaklah mudah butuh orang - orang yang ahli dibidangnya Devi juga berharap tradisi ini jangan sampai hilang ini adalah bagian ciri khas daerah kita sangat jarang sekali pemuda mempunyai pola pikir seperti Si Nanang.
Harapan Kami semua kepada Jajaran pemerintah Desa, kecamatan, kabupaten bahkan provinsi supaya bisa melihat potensi - potensi SDM di polosok - pelosok setiap daerah karna ini adalah bagian dari bakat ketika pemerintah bisa memberikan kesempatan dan mengembangkan hasil kerja tangan seperti Si Nanang Ini sangat baik bagi masyarakat.
BBC/Ucl
"Ketika di temui bualbual.com ia menceritakan ini adalah sebagian hoby saya membuat maniatur kapal - kapal nelayan, sebagai anak pulau saya harus bisa melakukan yang menjadi perbedaan dari daerah - daerah lainnya, ungkapnya.
Adapun bahan yang di perlukan dalam membuat maniatur kapal nelayan ini ada dua bahan kayu pertama dari kayu Pulai, dan kedua dari kayu Lempong dalam bahasa pulau, proses pembuatan ia mengatakan perlunya mengkeringkan dulu kayu selama satu sampai dua hari kalau secara keseluruhan bisa mencapai satu minggu setiap kapal yang dibuat tapi bisa lebih dilihat tingkat kesulitan bentuk kapal yang diinginkan.
Tangapan Devi Putra S.IP yang juga Putra Kecamatan Senayang saya sangat salut atas hasil kerja tanggan Si Nanang dan pola pikirnya karena proses pembuatan miniatur ini tidaklah mudah butuh orang - orang yang ahli dibidangnya Devi juga berharap tradisi ini jangan sampai hilang ini adalah bagian ciri khas daerah kita sangat jarang sekali pemuda mempunyai pola pikir seperti Si Nanang.
Harapan Kami semua kepada Jajaran pemerintah Desa, kecamatan, kabupaten bahkan provinsi supaya bisa melihat potensi - potensi SDM di polosok - pelosok setiap daerah karna ini adalah bagian dari bakat ketika pemerintah bisa memberikan kesempatan dan mengembangkan hasil kerja tangan seperti Si Nanang Ini sangat baik bagi masyarakat.
BBC/Ucl

Berita Lainnya
Begini Klarifikasi Direktur PT PER Terkait Kredit Macet Senilai Rp 1,29 Miliar
Komisi IV DPRD Inhil Minta Pemkab Tak Bebankan Biaya Transportasi Selama di Embarkasi Batam kepada JCH
Penghasilan per-Hari Rp 200 Ribu, Pengemis Tua Ini Ternyata Punya Mobil Daihatsu Xenia
Sekda Kepri Buka Bulan Bhakti Karang Taruna 2019
ASN Pekanbaru Boleh Bekerja di Rumah, Ini Syaratnya
Korban Kebakaran Tembilahan, Pemkab Inhil dan PMI Salurkan Bantuan
Program Baru Ahok Jika Terpilih, Akan Buat orang tua angkat bagi anak jalanan
Sempat Mati, Kini Air Mancur Tugu Selais Pekanbaru Sudah Kembali Hidup
Bupati Bengkalis Ucapkan Selamat 'Pelantikan DPRD Kota Dumai Masa Jabatan 2019-2024'
Kapolri Merotasi Kapolda Sultra, Riau dan Papua
Universitas Riau Gelar Deklarasi, Menolak Paham Radikalisme, Baca Isinya
Tak Berkutik Pelaku Pemerasan di Kota Tembilahan Saat di Amankan Polres Inhil