PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Heboh, Isu Kasus Penculikan Di Dumai
Heboh, Isu Kasus Penculikan Di Dumai
Bualbual.com, - Kasus dugaan penangkapan pelaku percobaan penculikan anak sempat menghebohkan Kota Dumai. Bahkan info adanya dugaan penculikan itu sempat beredar di medsos instagram dengan akun infodumai. Info ituberedar sejak, Rabu (4/10) pagi.
Namun info itu ternyata tidak benar dan dibantah oleh pihak sekolah. Bahkan pihak kepolisian juga sudah memulangkan pria yang diduga pelaku ke rumah keluarganya di Kecamatan Dumai Barat.
Pihak SD Muslimin Dumai menampik adanya rencana penculikan terhadap murid di SD Jalan Sudirman itu. Mereka menyebutkan hanya di ada orang tak dikenal (OTK) masuk ke sekolah. Pihak sekolah menyebutkan pelaku duduk di depan ruang kelas dengan gelagat mencurigakan. Aksinya terpantau oleh kamera pengawas yang ada di sekitar kelas. Bahkan kejadian itu sudah 27 September 2017 lalu.Pasalnya OTK yang mengenakan sweater dan celana selutut itu beralasan hendak mengantar makanan untuk keponakannya di SD itu. “OTK itu mau ketemu Ibnu Abbas, padahal itu nama kelas.
Bukan nama siswa kami di sini,” ujar Kepala SD IT Muslimin Dumai, Supri Yadin.Sementara itu, informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, OTK yang diantarkanpihak sekolah ke Polres Dumai bernama Prana (17) warga Dumai Barat.Diketahui, pihak sekolah mengantarkan Prana ke Polres Dumai karena pihak Sekolah Muslimin mendapat laporan dari orangtua murid Syafri Helmi PNS di BagianRencana Polres Dumai yang mengaku bahwa, pada Kamis (31/8) bulan lalu telah terjadi diduga percobaan penculikan terhadap anaknya yang sekolah di SekolahMuslimin.
Dari hasil interograsi Prana mengaku ia berada di masjid di Sekolah Muslimin karena numpang istirahat di tempat itu dan ia beristirahat di masjid tersebut karena sudah tidak punya tempat tinggal, setelah berpisah dengan istrinya karena tidak ada pekerjaan.
Ia mengaku diajak temannya Siska untuk menjemput adiknya.Setelah melakukan interogasi piket Reskrim memanggil pelapor Syafri. Ssetelah ditanya mengaku bahwa sudah berjumpa dengan Prana di sekolah dan juga sudah memperlihatkan Prana dengan anaknya, namun anaknya mengaku, Prana bukanlah orang yang mencoba menculiknya.
Kemudian kasus itu diserahkan ke pihak PPA Polres Dumai kemudian berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Kelurahan Purnama untuk mengembalikanPrana kepada keluarganya. “Bukan kasus penculikan, akan tetapi kami juga mengimbau agar keluarga berhati-hati dan selalu menjaga anak mereka,” sebut Kasatreskrim Polres Dumai AKP Juper Lumban Toruan.
(Rp/bbc)

Berita Lainnya
Sekdes Rantau Bais Buka Kegiatan Jalan Santai Di Hari Kartini
Harga Bahan Pangan Naik Jelang Ramadhan, Begini Keluhan Pedagang di Tembilahan
Abdurrab Foundation Gelar Festival Teater Islam Dunia I di Riau
Kamu Harus Tahu! Cara Mengurus Jenazah Pasien Corona Sesuai Protokol Kementerian Agama dan Kesehatan
Ke TVone UIR Serahkan Bantuan Kemanusiaan Palu dan Banten Senilai Rp101 Juta
Ribuan Keping Blanko E-KTP Kekurangan di Pekanbaru
ARH Nekat Habisi Nyawa Istri di Samping Anaknya yang Berumur 2 Tahun 'Karena Cemburu'
BPBD, TNI dan Polri, Fire Fighter PT SRL Berjibaku Padamkan Api di Rupat
Hardinto: Berlaku Mulai Januari 2020, Anggaran Pendidikan Gratis SMA/SMK di Riau Capai Rp 664 Miliar
Kabar Duka, Pegiat Media Sosial Oyong Maldini Meninggal Dunia
Penampakan Asli Mahkota Sultan Siak Sri Indrapura di Museum Nasional Jakarta
Satu Keluarga di Reteh Inhil Tewas Kesetrum, Diduga Ingin Selamatkan Sapi dari Jeratan Kabel Listrik.