PILIHAN
Pengerjaan Jalan Kota Baru- Pulau kijang Dilanjutkan
Bualbual.com, Pengerjaan sambungan timbunan ruas jalan Kotabaru Sanglar Pulau Kijang, tepatnya di 3 titik yaitu Parit Guntung, Parit Buntal dan Parit Cinta lanjut ke parit zola, mulai di lanjutkan.
Hal tersebut dikatakan oleh Heri Supriadi selaku pengawas lapangan Dinas Bina Marga Kabupaten Indragiri Hilir, kepada media melalui pesan pintarnya pada Jumat (26/01/2018)
"Dalam mendukung program yang telah di canangkan oleh pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, kami mohon doa dan kerjasama seluruh masyarakat agar kami bisa bekerja dengan baik serta bisa kita nikmati bersama" harap Heri Supriadi.
Memang sebelumnya pekerjaan yang di anggarkan sekitar 12 Milyar lebih ini mengalami kendala teknis, semestinya sudah selesai pada tahun lalu.
Kemudian, Sastra selaku General Manager PT. Riau Sepadan Selaku perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut mengatakan, alhamdulillah Kita diberi perpanjangan waktu selama 50 hari terhitung dari tanggal 30 Desember 2017.
"Progress sampai dengan tanggal 30 Desember 2017 sudah mencapai 90,046 persen. Rencana, target kita tanggal 19 Februari 2018 ini, pekerjaan tuntas 100%, sampai parit sola," pungkas Satra.*

Berita Lainnya
Diskominfops Inhil Sosialisasi Pengelolaan InPAS Bagi Operator Perangkat Daerah
Kinerja Kemendagri Dikritik, Heboh Blangko E-KTP Dijual Bebas
Peneliti LIPI: Mewabah Hoaks Karena Publik yang Tak Mampu Periksa Kebenaran
Tengku Abdullah Dilantik Jadi Sultan dan Siap Jadi Raja Baru Malaysia
Dua Mantan Lurah Duri Timur Jadi Tersangka, Prihal Penyimpangan Dana UEK-SP
Kodim 0412/LU Adakan Sholat Istisqo Untuk Meminta Hujan
Untuk Teliti Berkas Kasus Anak Bupati Rohil, 3 Jaksa Disiapkan
HM.Wardan Buka Pawai Takbir Idul Fitri 1438 H Bertajuk 'Ketupat Lebaran Keberkahan Negeri Hampar
KPU Riau Pastikan Tak Ada Warga Negara Asing Masuk DPT
Sekda Kepri Buka Bulan Bhakti Karang Taruna 2019
Pasca Cuti Bersama Lebaran, Bupati Pimpin Apel Gabungan ASN Pemkab Inhil
Mantap!!! Dua Pelajar Dumai Lolos Program Siswa Mengenal Nusantara