PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Naas, Seorang Pelukis Tewas Dililit Ular Sanca Peliharaannya
Bualbual.com, Seorang pria bernama Dwi Setiawan tewas dililit ular sanca sepanjang 4 meter. Dwi tewas setelah lehernya dililit ular peliharaannya sendiri.
"Korban melilitkan ular sebanyak 2 kali ke lehernya. Tidak lama kemudian korban terjatuh dan tidak sadarkan diri. Ular peliharaannya kemudian melepaskan lilitannya dan berjalan," kata Kasubag Humas Polres Jakarta Pusat Suyatno saat dihubungi, Jumat (2/2/2018).
Peristiwa itu terjadi pukul 15.00 WIB sore tadi. Dwi ditemukan tergeletak di Taman Sumenep Bekas Pom Bensin Jalan Sumenep, Menteng, Jakarta Pusat.
Dalam kesehariannya, pria yang berprofesi sebagai pelukis itu diketahui memiliki banyak hewan peliharaan termasuk ular yang melilitnya. Sebelum tewas, lanjut Suyatno, Dwi terlihat sedang asyik bermain dengan ular sanca peliharannya.
"Saksi lihat korban lagi main sama ular peliharaannya. Korban melilitkan ular peliharaannya di leher sambil bermain-main, saksi memperingatkan korban agar tidak melilitkan ular ke lehernya," ujarnya.
Namun, tubuh Dwi roboh. Ular peliharaannya melilit kencang di bagian leher Dwi.
"Hidungnya mengeluarkan darah dan sudah tidak bernafas. Tanda-tanda kekerasan akibat benda keras ataupun benda tumpul nihil," tutur Suyatno.
Ular kemudian ditangkap oleh warga sekitar dan dimasukkan ke dalam keranjang. Temuan jenazah ini ditangain oleh Polsek dan kemudian dibawa ke RSCM pukul 18.05 WIB.*(nkn/nkn)
"Korban melilitkan ular sebanyak 2 kali ke lehernya. Tidak lama kemudian korban terjatuh dan tidak sadarkan diri. Ular peliharaannya kemudian melepaskan lilitannya dan berjalan," kata Kasubag Humas Polres Jakarta Pusat Suyatno saat dihubungi, Jumat (2/2/2018).
Peristiwa itu terjadi pukul 15.00 WIB sore tadi. Dwi ditemukan tergeletak di Taman Sumenep Bekas Pom Bensin Jalan Sumenep, Menteng, Jakarta Pusat.
Dalam kesehariannya, pria yang berprofesi sebagai pelukis itu diketahui memiliki banyak hewan peliharaan termasuk ular yang melilitnya. Sebelum tewas, lanjut Suyatno, Dwi terlihat sedang asyik bermain dengan ular sanca peliharannya.
"Saksi lihat korban lagi main sama ular peliharaannya. Korban melilitkan ular peliharaannya di leher sambil bermain-main, saksi memperingatkan korban agar tidak melilitkan ular ke lehernya," ujarnya.
Namun, tubuh Dwi roboh. Ular peliharaannya melilit kencang di bagian leher Dwi.
"Hidungnya mengeluarkan darah dan sudah tidak bernafas. Tanda-tanda kekerasan akibat benda keras ataupun benda tumpul nihil," tutur Suyatno.
Ular kemudian ditangkap oleh warga sekitar dan dimasukkan ke dalam keranjang. Temuan jenazah ini ditangain oleh Polsek dan kemudian dibawa ke RSCM pukul 18.05 WIB.*(nkn/nkn)
.jpg)

Berita Lainnya
Tak Terbukti Papa Mintak Saham, Akom Logowo MKGR Dukung Novanto Jadi Ketua DPR Lagi
Hari Jumat Mulai Disebar, 39 Undangan Pelantikan Gubri Definitif
Kapolres Inhil Berhasil Mengidentifikasi Jenis Kalamin Korban Pembunuhan Sadis Mutilasi Di Kec Gaung
BUAL KPU Inhil: Kotak Suara Berbahan Karton Bisa Menahan Beban Hingga 120 Kilogram
Puluhan Mahasiswa Unjuk Rasa di KPU Pekanbaru, Dugaan Gratifikasi KPPS di Kelurahan Pesisir
Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Bupati HM Wardan Pimpin Penyemprotan Disinfektan Hingga ke Kecamatan
Mahasiswa Demo Kabut Asap Karhutla, Terancam Drop Out dari UIN Suska Riau
Unilak Kerjasama dengan BUMN Melalui Program Magang "Ciptakan Mahasiswa Unggul"
PT Bahana Krida Nusantara Terancam Blacklist "Jembatan Kaki Seribu Rp23 M tak Selesai"
Asykat Theking Pekanbaru, Batalkan Aksi Bakar Lilin Peduli Ahok
Ketua DPR Ade Komarudin: Dilaporkan ke MKD
Masih Ada 6 Pejabat Pemko Pekanbaru yang Belum Juga Sampaikan Laporan Kekayaan