PILIHAN
Tawuran, 7 Pemuda di Bengkalis di Amankan Satpol PP
Bualbual.com, Di Bengkalis, sejumlah pemuda atau anak baru gede (ABG) kembali melakukan aksi tawuran antar Geng. Dalam aksi tawuran antar kelompok tersebut terjadi di Jalan Baru (JB) Desa Wonosari, Kecamatan Bengkalis, Jumat 2 Februari 2018 dinihari tadi.
Tak main-main, tawuran antar pemuda tersebut menggunakan senjata, seperti anak panah, balok kayu sampai bambu runcing.
Ironisnya lagi, mereka yang terlibat aksi tawuran itu rata-rata masih duduk di bangku sekolah. Dua kelompok pemuda diperkirakan belasan orang yang membuat diri mereka seperti sebuah gengster yang saling berlawanan.
Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bengkalis melalui Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Perundangan-undangan Daerah Hengki Irawan SH mengungkapkan dua kelompok tawuran terdiri dua kelompok geng.
"Dua kelompok itu pemuda asal Parit Bangkong, Kelapapati dan Wonosari mereka bergabung berlawanan dengan pemuda Desa Senggoro. Kita dapat informasi dari masyarakat sekitar pukul 12 (malam red,) bahwa sedang terjadi tawuran dan kita langsung respon ke lapangan," kata Henki kepada sejumlah wartawan Jumat (2/3/18).
Diungkapkan Hengki lagi, di lokasi tawuran pihaknya berhasil mengamankan sebanyak tujuh orang dan langsung digelandang ke Markas Satpol PP.
Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, menurutnya para pemuda yang diamankan tersebut ada yang terluka dan mengalami bengkak di bahagian kaki.
"Mereka betul-betul parah, Ada yang bawa balok, bawa Bambu malahan ada bawak anak panah. Alhamdulillah mereka kita amankan seramai 7 orang,"ungkap Hengki lagi.
Hengki mengaku Satpol PP sudah membuat efek jera terhadap pemuda tersebut. Selain itu, orang tua para pemuda juga di panggil ke Kantor Satpol PP Bengkalis.
"Kita panggil orangtua. Ada yang menolak karena takut, kita langsung antar ke rumah bersangkutan dan menjelaskan masalah itu,"tambahnya seraya berharap tawuran serupa tidak terulang kembali.*(R24/hari)
Tak main-main, tawuran antar pemuda tersebut menggunakan senjata, seperti anak panah, balok kayu sampai bambu runcing.
Ironisnya lagi, mereka yang terlibat aksi tawuran itu rata-rata masih duduk di bangku sekolah. Dua kelompok pemuda diperkirakan belasan orang yang membuat diri mereka seperti sebuah gengster yang saling berlawanan.
Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bengkalis melalui Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Perundangan-undangan Daerah Hengki Irawan SH mengungkapkan dua kelompok tawuran terdiri dua kelompok geng.
"Dua kelompok itu pemuda asal Parit Bangkong, Kelapapati dan Wonosari mereka bergabung berlawanan dengan pemuda Desa Senggoro. Kita dapat informasi dari masyarakat sekitar pukul 12 (malam red,) bahwa sedang terjadi tawuran dan kita langsung respon ke lapangan," kata Henki kepada sejumlah wartawan Jumat (2/3/18).
Diungkapkan Hengki lagi, di lokasi tawuran pihaknya berhasil mengamankan sebanyak tujuh orang dan langsung digelandang ke Markas Satpol PP.
Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, menurutnya para pemuda yang diamankan tersebut ada yang terluka dan mengalami bengkak di bahagian kaki.
"Mereka betul-betul parah, Ada yang bawa balok, bawa Bambu malahan ada bawak anak panah. Alhamdulillah mereka kita amankan seramai 7 orang,"ungkap Hengki lagi.
Hengki mengaku Satpol PP sudah membuat efek jera terhadap pemuda tersebut. Selain itu, orang tua para pemuda juga di panggil ke Kantor Satpol PP Bengkalis.
"Kita panggil orangtua. Ada yang menolak karena takut, kita langsung antar ke rumah bersangkutan dan menjelaskan masalah itu,"tambahnya seraya berharap tawuran serupa tidak terulang kembali.*(R24/hari)

Berita Lainnya
Berikut Jadwal & Tahapan Gerhana Bulan di Indonesia Besok
Yopi ke Pelalawan, Ketika ditanya Terkait Pilgubri Kita Kuatkan dulu pondasinya
Polda Riau Menggandeng Relawan Salurkan Bantuan
Pendiri PKS Yusuf Supendi meninggal dunia
35 Orang Imigran Asal Bangladesh yang Ditangkap di Dumai Sudah Dideportasi
Bulan Februari! NIP CPNS Pemprov Riau Akan Keluar
Jumlah Korban Tewas Bom Ambulans di Afghanistan Bertambah
Di Iming Imingi Petasan,Bocah 12 Tahun Ini Diperkosa
FPI dan NU Seperti Apa, Bersatu Apa Misah-misah?
Doni Keling Asal Guntung Mampu sabet Prestasi di Kapolres Drag Bike Open Cup 1 Tahun 2018
Perkara Hoax, Polisi Limpahkan Berkas Ratna Sarumpaet ke Jaksa
Hadiri Syukuran Komunitas Dijepit Biru, HM. Wardan Ucapkan Terima Kasih