PILIHAN
Keterlaluan!!! Selain Menculik dan Memperkosa ABG, Pelaku Minta Ini
bualbual.com, Seorang ABG diculik dan diperkosa pemuda berinisial SD (18). Usai melampiaskan nafsunya, SD mengirim short message service (SMS) kepada orangtua korban. Pelaku meminta uang tebusan Rp 500 juta.
Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti melalui Kasat Reskrim AKP Ferry Putra Samodra mengatakan, Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Bontang telah mengamankan tersangka SD di kediamannya di Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur, Senin (18/6) sekitar pukul 11.30 Wita.
“Kami cepat menangani kasus ini karena korbannya anak di bawah umur,” jelas Ferry, seperti dilansir prokal, Selasa (19/6)/2018.
Ferry mengatakan, penangkapan bermula dari laporan keluarga korban pada Minggu 17 Juni 2018 lalu. Dalam laporannya disebutkan bahwa korban Mawar (nama samaran), diculik dan dicabuli pelaku pada Sabtu (16/6).
Pelaku membawa ABG 14 tahun itu ke rumahnya di wilayah Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang. Korban digenjot di rumah pelaku.
Awalnya, Mawar pamit membeli cokelat pada Sabtu pagi (16/6) sekitar pukul 10.00 Wita. Namun hingga malam hari, korban tak kunjung kembali ke rumah.
“Kemudian ada pesan singkat yang masuk ke keluarga korban, bahwa korban diculik dan pelaku meminta uang tebusan Rp 500 juta,” ungkap Ferry.
Pesan singkat itu membuat keluarga korban panik. Namun tak berselang lama, korban pulang ke rumah. Keluarga pun mengintrogasi dan menggali keterangan dari Mawar. Dari pengakuan Mawar, dirinya sudah dicabuli.
Keluarga Mawar lantas melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Selanjutnya, polisi memeriksa pelapor, korban, dan beberapa saksi. Korban juga telah menjalani visum.
Setelah bukti-bukti dianggap cukup, polisi mendatangi kediaman pelaku untuk melakukan penangkapan. Selanjutnya, pelaku dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan.
“Unit Opsnal Reskrim Polres Bontang bersama piket Reskrim yang dipimpin oleh Kanit Opsnal Ipda Mandiono berhasil meringkus pelaku dan dibawa ke Polres Bontang,” tambah Ferry.
Atas perbuatannya, SD diduga melanggar Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah tentang Pengganti Undang-Undang nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang. Ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara.
Sumber : pojoksatu.com
Keluarga Mawar lantas melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Selanjutnya, polisi memeriksa pelapor, korban, dan beberapa saksi. Korban juga telah menjalani visum.
Setelah bukti-bukti dianggap cukup, polisi mendatangi kediaman pelaku untuk melakukan penangkapan. Selanjutnya, pelaku dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan.
“Unit Opsnal Reskrim Polres Bontang bersama piket Reskrim yang dipimpin oleh Kanit Opsnal Ipda Mandiono berhasil meringkus pelaku dan dibawa ke Polres Bontang,” tambah Ferry.
Atas perbuatannya, SD diduga melanggar Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah tentang Pengganti Undang-Undang nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang. Ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara.
Sumber : pojoksatu.com

Berita Lainnya
Lewat Pelabuhan BSSR Selat Baru, Ribuan WNA Masuk Bengkalis
Covid-19 Makin Merebak, Kapolsek Mandau Arvin Hariyadi : Minta Masyarakat Kurangi Aktivitas Diluar Rumah Dan Tidak Melakukan Hajatan
Setelah Ditangkap Ternyata Pengedar Sabu-sabu 'Lari Lihat Polisi Patroli'
DPD KNPI Kampar Bagikan Masker, Sanitizer, Penyemprotan Disinfektan dan Sosialisasi di 21 Kecamatan
Plt Ketua PWI Inhu Kirim Wartawan Ikut Testing Calon Anggota Muda PWI
Andi Arief: Kampanye Sentimen Agama, Apakah Kita Bangsa Kaleng-Kaleng?
Pergerakan Emak-Emak GRN Prabowo-Sandi Riau Bagikan Ratusan Bubur di Pekanbaru
Dosen UNRI Berikan Workshop pengembangan Perangkat Pembelajaran Bagi Guru-guru PPKn di Kabupaten Pelalawan
Tingkatkan Pemahaman,Diskominfotik Kabupaten Bengkalis menggelar Sosialisasi UU KIP Nomor 14 tahun 2008, Pinggir,
Bapenda Riau Gelar Razia Pamungkas Pajak Kendaraan
Banyak Perusahaan Sawit Ilegal dan tak Taat Pajak, Dewan Minta Pemprov Riau Jangan Diam
Prabowo Akan Sampaikan Pidato Politiknya di GOR Remaja Pekanbaru