PILIHAN
Terkait Mochamad Iriawan, Demokrat Akan Lobi Fraksi Lain Untuk Hak Angket
bualbual.com, Fraksi Partai Demokrat akan melobi fraksi lainnya di DPR untuk ikut mengajukan hak angket DPR RI terhadap pengangkatan Komisaris Jenderal Mochamad Iriawan sebagai penjabat gubernur Jawa Barat. Demokrat berharap fraksi-fraksi lainnya yang memiliki pandangan sama untuk mengajukan hak angket DPR.
"Secara otomatis fraksi lain ada juga yang merasa mempunyai kewajiban seperti itu,” kata Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (21/6).
Agus menjelaskan angket ini adalah hak dan kewajiban DPR RI. Lembaga legislatif mempunyai hak dan kewajiban untuk menanyakan ataupun melaksanakan angket tersebut.
“Sehingga, ada banyak juga anggota dewan yang terpanggil untuk mengajukan sebagai pengusul hak angket tersebut," ujar Agus.
Wakil ketua DPR itu mengungkap, fraksinya berpandangan pengangkatan Iriawan menjadi penjabat (Pj) gubernur Jawa Barat melanggar beberapa Undang-Undang. Di antaranya, Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian dan Undang-Undang tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ia menerangkan UU Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada menyebutkan TNI dan Polri harus bersifat netral tidak boleh melaksanakan politik praktis di dalam pelaksanaan pilkada. Sementara dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian dan Undang-Undang tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) menyatakan untuk menjadi pejabat, anggota kepolisian harus mengundurkan diri.
"Kepolisian RI bisa ditugaskan untuk menjadi Pjs, tetapi harus mundur terlebih dahulu. Apabila itu yang ditugaskan menjadi pjs baru boleh, tetapi saat ini pejabat yang bersangkutan kan masih aktif sehingga ini ditengarai menyalahi UU," kata Agus.
Ia melanjutkan, pelanggaran lainnya dalam pengangkatan Iriawan, yakni UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. Dalam UU itu disebutkan untuk menduduki pejabat tinggi madya, TNI dan Polri diharuskan mengundurkan diri.
Karena itu, Agus mengatakan, Fraksi Partai Demokrat akan segera menggulirkan hak angket.
"Yang jelas saat ini kami sudah kordinasi persyaratan hak angket itu diajukan oleh 20 anggota DPR lebih dari dua fraksi ini persyaratan ini sedang diikuti dan dalam waktu secepatnya akan disampaikan kepada pimpinan DPR," kata Agus.
Sumber: republika.co.id

Berita Lainnya
Bupati Berikan Waktu 14 Hari Perbaiki Temuan di 21 OPD Pemkab Inhil
H. Syamsuddin Uti, Hadiri Tabligh Akbar bersama Ust Abdul Somad di Tanah Merah
Mendagri Sudah Teken SK Pengangkatan Alfedri sebagai Bupati Siak
Jemaah Haji Asal Bengkalis Akan Pulang Pekan Depan
Kadis Kominfotik Johansyah: “Tak Ada ASN yang Non Job, Semua Punya Jabatan” Sesuai UU Nomor 5 Tahun 2014
Warga mulai Kwatir, Tekait kabar ada harimau sumatra di balai raja, Masyarakat Mintah Pihak terkait Segera meneluaurinya,
Selfie Bareng Bupati, Perwakilan Bengkres Undang Bupati Hadir Ke Jogyakarta
Kabar Dari Dewan Pers: Untuk Verifikasi Media Tidak Perlu Pemred UKW Utama
Buka Diklat Perhubungan Bupati : Berikan Pemahaman untuk Ciptakan SDM yang profesional
Bupati Inhil Resmikan Puskesmas Desa Sungai Raya, Kadis Kesehatan: Ini Merupakan Puskesmas 29 di Inhil
BJ Habibie: Indonesia Mayoritas Islam, Tapi Ini Bukan Negara Islam
Presiden La Liga Tuduh Pemain Barcelona Jadi Provokator