PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
PPI Inhil Salurkan Bantuan Kepada Korban Bencana Angin Puting Beliung di Tanjung Pasir
Bualbual.com, Purna Paskibra Indonesia (PPI) Kabupaten Indragiri Hilir(Inhil) yang diketuai oleh H. Hasmawi beserta pengurus dan didampingi Ketua Generasi Muda PPI Riau, M. Rudiansyah beri bantuan terhadap korban bencana alam angin puting beliung di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Inhil yang mengakibatkan beberapa rumah hancur belum lama ini, Sabtu (22/9/2018).
H Hasmawi mengungkapkan kegiatan yang dilaksanakan PPI Inhil bertujuan untuk meningkatkan rasa sosial yang tinggi terhadap masyarakat yang terkena musibah.
Untuk diketahui, sumber dana yang didapat oleh PPI Inhil dari menggalang dana yang sudah dilaksanakan.
"Karena menggalang dana lah hal yang paling efektif untuk mencari dana dalam jumlah yang besar untuk membantu masyarakat yang terkena musibah," ungkap Hasnawi.
Penyerahan bantuan dihadiri Kepala Desa, RT/RW setempat serta warga yang menerima bantuan. "Bantuan ini sebagai rejeki untuk Bapak atau Ibu semua," lanjutnya.
Bantuan yang di berikan PPI Inhil diberikan untuk dua kategori, yaitu rumah yang rusak total dan rumah yang rusak parah, misalnya seluruh atap rumah habis.
H Hasmawi juga menghimbau kepada masyarakat yang hadir saat itu, supaya bisa menjelaskan kepada korban bencana lainnya sehingga tidak terjadi kesalahpahaman akan hal ini.
"Karena dari puluhan rumah yang terkena musibah, hanya beberapa rumah yang mendapatkan bantuan sesuai kategori yang ditentukan oleh PPI Inhil," tutupnya.
Kamarudin selaku Kepala Desa (Kades) mengucapkan banyak terimakasih kepada PPI Inhil karena turun langsung melihat kondisi korban bencana angin puting beliung. Dan bertatap muka langsung dengan masyarakat yang ada di Tanjung Pasir.
"Alhamdulillah dengan bantuan yang diberikan PPI Inhil, sedikit banyak memberi keringanan untuk pembangunan rumah warga yang terkena musibah," ungkapnya.
Masyarakat terlihat antusias menyambut kedatangan PPI Inhil. Terlihat masyarakat yang ramai menyambut PPI mulai dari Pelabuhan Desa Tanjung Pasir hingga di Kantor Desa Tanjung Pasir tempat penyerah bantuan yang diberikan PPI Inhil.
Para pelajar se-Inhil tergerak atas intruksi Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Inhil. Karena itu, Passus langsung mengadakan penggalangan dana untuk korban bencana alam tersebut.
Berikut Passus Sekolah yang berpartisipasi:
Passus SMAN 1 Tembilahan Hulu Rp 1.297.200,-Passus SMAN 1 Tembilahan Rp 1.320.200,-Passus SMAN 2 Tembilahan Rp 642.000,-Passus SMKN 2 Tembilahan Rp 555.000,- Passus SMAN 1 Tempuling Rp 720.000,- Passus SMKN 1 Tembilahan Rp 1.50.000,-"InsyaAllah Passus yang berpartisipasi dalam menggalang dana ini akan kami beri penghargaan," ungkap Rudi, Sabtu (22/9/2018).
Diketahui, PPI Inhil juga menggalang dana yang di pusatkan di lampu merah M Boya dengan pendapatan waktu itu Rp1.821.400.
Jika digabungkan, keseluruhan total penggalangan dana yang dilaksanakan untuk korban bencana alam angin puting beliung Tanjung Pasir Rp 7.405.800.
"Semoga dengan langkah awal kegiatan sosial seperti ini Passus sekolah lainnya dapat turut berpartisipasi," jelasnya.***

Berita Lainnya
Kericuhan Pecah di Depan Bawaslu, Waktu Unjuk Rasa Lewat
PC MNU bersama Kemenag Inhil Berikan Pembinaan Kepada Pelajar Putri NU
Polda Riau Tahan 3 Orang Tersangka Kasus Korupsi Pipa Transmisi di Inhil
'21 Tahun Reformasi' Mahasiswa Bengkalis Gelar Aksi di Jalan Ahmad Yani
Ahok dan Rekannya Diciduk Polisi, Gara-gara Edarkan Sabu
Galeri Hadirnya Bupati HM. Wardan Saat Hut 50 Tahun Sambu Gruop di kec Keteman
Kapolres dan Bea Cukai Inhil Jelaskan Kronologis Penangkapan Kapal Pompong Bawa Barang Seludupan Dari Batam Ke Tembilahan
25 Bidang Usaha Ini Boleh 100 Persen Dikuasai Investor Asing
Bupati Inhil Lantik Dan Ambil Sumpah 3 Kepala Desa
Nginap di Hotel, SPG Rokok di Bengkalis Diraba Cleaning Service saat Lelap Tertidur
KPK dan Pemprov Riau Akan Gelar Workshop Antikorupsi
Jangan Disuruh Bayar Gaji PPPK dari Honorer K2 'Beban Pemda Sudah Berat'