PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Kalau Prabowo Menang di Madura, La Nyalla, Silakan Potong Leher Saya
BUALBUAL.com, La Nyalla Mattalitti total mendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Ia bahkan sesumbar akan memotong leher sendiri bila Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menang di wilayah Madura, Jawa Timur.
"Saya kan sudah ngomong potong leher saya kalau Prabowo bisa menang di Madura," ujar La Nyalla di kediaman Ma'ruf Amin, Jl Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/12/2018).
Pada Pilpres 2014, Prabowo, yang kala itu berpasangan dengan Hatta Rajasa, menang telak dari Jokowi-Jusuf Kalla di Madura. La Nyalla mengaku telah melakukan komunikasi dengan warga Madura untuk meluruskan isu-isu negatif terhadap Jokowi.
"Orang di Madura itu dulu milih Prabowo karena nggak ngerti, dikira Pak Jokowi ini PKI. Kan saya sudah jelasin, saya yang sebarin Obor (tabloid Obor Rakyat, red). Orang Madura itu paling sensitif, paling nggak mau dibilang ini bukan agama Islam. Ini nggak mungkin dipilih, padahal begitu ini nanti dibuka ini kembali. Padahal yang Islam itu Pak Jokowi," bebernya.
La Nyalla mengakui dirinyalah yang menyebarkan berbagai isu miring tentang Jokowi saat Pilpres 2014 di Madura. Saat itu, ia merupakan pendukung Prabowo garis keras. Jokowi disebutnya sebagai seorang PKI, beragama Kristen, hingga keturunan China.
Kini La Nyalla mengaku telah bertobat dan meminta maaf kepada Jokowi. Ia juga menyatakan berkeliling serta memviralkan bantahan dari isu-isu negatif soal Jokowi. Sebelum memutuskan bergabung dengan Jokowi, eks Ketum PSSI ini juga telah melakukan riset mendalam.
"Sebelum saya mencari Pak Jokowi, saya datang ke tempatnya di Boyolali, saya datang ke Rawa Pening. Di situ banyak orang yang mengatakan Pak Jokowi itu sejak muda itu sudah sering tirakat. Tirakatnya di Gunung Ketep. Saya sampaikan ke Pak Jokowi dan Pak Jokowi ahli puasa," jelas La Nyalla.
"Dari situ saya yakin, oh pantes, kalau Pak Jokowi di tahun 2014 menang. Karena apa, di Indonesia ini yang berdoa, mudah-mudahan kita diberikan pemimpin, presiden yang terbaik untuk negara kita, yang dikasih Pak Joko Widodo, bukan yang lain. Berarti apa? Pak Jokowi ini orang baik," imbuhnya.
Soal manuver-manuver Prabowo-Sandiaga, La Nyalla tak mau ambil pusing. Ia mengaku lebih baik fokus membantu pemenangan Jokowi-Ma'ruf. Ketua Pemuda Pancasila Jatim itu juga tak mau banyak komentar soal rencana Prabowo-Sandi memindahkan posko besar pemenangannya ke Jawa Tengah.
"Ngapain itu diurusin. Biar aja dia mau pindah ke mana aja. Silakan. Tapi ingat, dia mau ke mana saja yang milih itu adalah rakyat Indonesia. Yang mengerti, yang menentukan siapa yang jadi presiden itu Allah. Itu sudah ada garisnya. Udahlah nggak usah kita khawatir," sebut La Nyalla.
Dia meyakini, dengan fokus di satu wilayah, itu justru akan membuat Prabowo-Sandi kehilangan fokus di daerah lain. "Kalau orang bilang nanti bilang kita taruh di Solo, nanti lepas di Jawa Barat, di Jawa timur. Nggak usah dipikirin, biar aja dia di Solo," sambungnya.
La Nyalla pun meyakini kekuatan Jokowi-Ma'ruf akan semakin bertambah. Ia juga meyakini Partai Bulan Bintang (PBB) akan melabuhkan dukungan secara resmi ke pasangan nomor urut 01 itu, menyusul sang ketum, Yusril Ihza Mahendra, yang kini menjadi kuasa hukum Jokowi-Ma'ruf.
Sumber: detik.com

Berita Lainnya
Finis Ketiga yang Terasa seperti Kemenangan untuk Lorenzo
Harga TBS Sawit Naik Rp160,8 per Kg
Waw, KPU Kota Pekanbaru, Di Gugat, Pasangan Destrayani Bibra-Said Usman (SUA) Setelah Dinyatakan Gugur
Ditemukan Ular Piton Sepanjang Tujuh Meter, Sempat Gegerkan Warga Bengkalis
Para Tokoh Kampar yang Sukses Kumpul Malopen Tarogak
Dari Enam Kandidat Raus Walid Amankan Posisinya Sebagai Ketua BK DPRD Kab Inhil
Sebelum Akhir Jabatan, Wan Thamrin Diminta Selesaikan Dua Masalah Ini?
Dengan Harga Rp7 Miliar, Riau Beli Peralatan Labkesda 'Sehari Bisa Uji Swab 60 Orang'
Oknum Guru di Kuansing Terlibat Narkoba, Begini Kronologisnya
Wakil Bupati Inhil Ikuti Pengajian Dan Silaturrahmi Ulama Nusantara
Ricuh Laga Kontra Malaysia, PSSI Kena Sanksi Denda Rp643 juta
Bupati Inhil Ajak Masyarakat Kembali Bersatu Pasca Pemilu 2019