PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
5.000 Peserta Berkumpul di Candi Muara Takus, Riau Tuan Rumah Hari Waisak Nasional
BUALBUAL.com, PEKANBARU - Provinsi Riau terpilih menjadi tuan rumah peringatan Hari Waisak Nasional tahun 2019. Event yang akan difokuskan di cagar budaya Candi Muara Takus, Kampar, Riau ini akan dimulai pada 12-25 Mei.
Demikain disampaikan Gubernur Riau, Syamsuar kepada CAKAPLAH.com, Senin (6/5/2019) di kantor Gubernur Riau usia menggelar rapat bersama panitia pelaksana Hari Waisak Nasional dan daerah.
"Hari Waisak Nasional biasanya dilaksanakan di Candi Borobudur, tapi tahun ini kita dipercaya menjadi tuan rumah Hari Waisak Nasional yang akan difokuskan di Candi Muara Takus," katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, kegiatan tersebut akan dimulai pada 12-25 Mei 2019. Berdasarkan laporan panitia, dalam event ini akan terdapat rangkaian kegiatan bakti sosial seperti sunatan massal, operasi bibir sumbing dan kegiatannya lainnya di komplek Candi Muara Takus.
"Tentu kita berharap kegiatan Hari Waisak Nasional di Riau berjalan dengan baik dan lancar, sehingga event ini bisa mendorong ekonomi masyarakat setempat. Mereka panitia juga akan melakukan sosialisasi agar mendapat dukungan dari masyarakat setempat," tukasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Riau Raja Yoserizal Zen kepada CAKAPLAH.com menyatakan, pihaknya sangat menyambut positif kegiatan berharap nasional itu.
"Pak gubernur sangat menyambut baik event ini. Apalagi laporan dari panitia, event ini bakal dihadiri 3.000 sampai 5.000 peserta, 60 orang biksu nasional dan para tamu undangan dari berbagai negara," katanya.
Dengan adanya event tersebut, Yoserizal berharap agar para komunitas umat Budha di Indonesia umumnya dan Riau khususnya dapat mendorong percepatan Candi Muara Takus sebagai warisan dunia.
"Candi Muara Takus ini kan sudah masuk list di UNESCO, kita harap dorongan para komunitas umat Budha dapat mempercepat Candi Muara Takus sebagai warisan dunia. Karena untuj bisa ditetapkan sebagai warisan dunia butuh dukungan orang banyak," paparnya.
Meski mendukung penuhi event tersebut, tambah Yoserizal, Gubernur Riau mengharapkan kegiatan Hari Waisak Nasional dapat disesuaikan dengan jadwal umat muslim yang sedang melaksanakan ibadah puasa.
"Pak Gubernur sudah menyampaikan ke panitia agar kegiatan dapat disesuaikan, jangan sampai mengganggu umat muslim yang sedang melaksanakan ibadah puasa, karena kegiatan ini dimulai pukul 17.00-21.00 WIB. Intinya saling menjaga dan menghormati sesama umat," tukasnya.
Untuk diketahui, Hari Waisak Nasional ditetapkan pada 19 Mei 2019. Namun kegiatan nasional yang difokuskan di Candi Muara Takus, Kampar, Riau ini dimulai dari 12-25 Mei 2019.
Sumber: Cakaplah
.jpg)

Berita Lainnya
Kalahkan Fulham, Manchester City Tembus 3 Besar Premier League
Setelah Terjaring Razia BNNP Riau Mantan Bupati Pelalawan Negatif Narkoba
Minang Berduka, Raja Pagaruyuang Meninggal Dunia
Ngambek Lagi, Ronaldo Minta Naik Gaji ke Madrid
Viral Video Berdurasi 30 Detik 2 Pelajar Mesum di Sepeda Motor Gegerkan Warga
Secara Terbuka Suporter PSPS Curva Nord 1955 Sampaikan Permohonan Maaf ke Gubernur Riau
Pakai Benda Tumpul "Si Anak Sulung" Tewaskan Ayah Kandungnya di Siak
Bupati Bengkalis Sampaikan Ucapan Bela Sungkawa Atas Meninggalnya Hj. Siti Aminah Binti Djono Ibunda Bupati Rokan Hilir
Kapolres Inhil Memberikan Himbauan Ke Masyarakat Tentang Upaya Pencegahan Virus Corona
Pemkab Kampar Gelar Rapat Sosialisasi Kegiatan Pengadaan Pembangunan Jaringan Listrik bagi Masyarakat Miskin
Pemkab Kampar dan KI Riau Koordinasi ke KI Pusat Mantapkan Persiapan Hari KIN 2020 di Kampar
Band D'Masiv Sihir Ribuan Penonton di Purna MTQ