PILIHAN
Ditengah Kabut Asap Riau, Pedagang Masker Panen Rezeki
BUALBUAL.com - Kabut asap yang menyelimuti Pekanbaru beberapa pekan terakhir tak melulu mendatangkan kerugian. Bagi penjual masker, ini malah membawa berkah.
Sejak Pekanbaru diselimuti asap, pedagang masker mulai bermunculan di beberapa ruas jalan untuk mencoba peruntungan. Dan ternyata memang daganggan mereka kerap ludes tak bersisa.
Adalah Andi, salah seorang penjual masker di jalan Soebrantas, Panam. Sembari menunggu anaknya pulang sekolah, ia menjual masker kepada para pengguna jalan yang lewat.
"Alhamdulillah. Di balik musibah kabut asap ini, ada rezeki buat saya dan keluarga. Alhamdulillah dagangan masker saya laris manis," ujar Andi memulai cerita.
Ia mengatakan dirinya sudah berjualan sejak seminggu terakhir. Setiap harinya, minimal 10 masker pasti laku terjual.
"Yang beli kebanyakan para pengendara roda 2, karena mereka kan langsung kena asap karena pakai motor. Namun ada beberapa juga sih kendaraan roda 4 yang beli," cakapnya.
Meski demikian, ia berharap kabut asap segera berakhir. Karena dampaknya sangat berbahaya.
Disampaikan Andi, dirinya memang hanya menjual masker kain dan masker standar yang biasanya dijual-jual di apotik. "Ada berbagai karakter dan warna. Ada hijau, merah, ungu juga ada. Tinggal pilih saja," jelasnya.
Untuk harga, Andi mengaku menjualnya dengan harga yang sangat murah. Karakter dan warna apapun, ia menjualnya dengan harga Rp5.000 untuk sehelainya.
"Doakan dagangan saya laris ya," cakapnya.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Tercatat Oleh Bawaslu Riau Ada 121 Kasus Dugaan Pelanggaran Pemilu di Riau
Dukung Program Swasembada Pangan, Babinsa Sekayan Lakukan POC
Antisipasi Virus Covid-19 dengan Pola Hidup Sehat
UPT-LK Wilayah I Pekanbaru Jahit 240 Masker perhari
Alam Mayang jadi Alternatif Liburan Warga Pekanbaru Riau
Setiap UMKM di Riau Harus Keluarkan Produk Halal
RR: Ampun Deh, Dasar Tidak Kredibel, Desa Siluman Ala SMI Tiba-tiba Hilang
Bupati Amril Serahkan Hadiah Utama Jalan Santai HUT ke-48 KORPRI
Curi 10 Kg Jengkol, 2 Pemuda Kena Sanksi Adat 3 Bulan Tinggalkan Desa
Raja Salman puji toleransi Indonesia, Di hadapan tokoh lintas agama
R. Khairul Zuhri: Tak Menyangka Terpilih jadi Kades Cahaya Baru “Niat Saya Membangun Kampoeng”