PILIHAN
Antisipasi Virus Covid-19 dengan Pola Hidup Sehat
BUALBUAL.com - Tersebarnya wabah Virus Corona atau Covid-19 berhasil membuat warga menjadi resah. Setelah Presiden mengumumkan adanya dua WNI yang resmi terinfeksi virus covid-19, masyarakat banyak yang berbelanja bahan makan dan alat kebersihan untuk jangka lama. Dua benda yang paling pertama habis adalah masker dan handsanitizer.
Keberadaan masker dan handsanitizer mendadak menjadi langka. Baik di supermarket, apotek hingga ke warung kelontong, semua kehabisan stok. Terkait hal itu Dr Yenny Purnamasari yang merupakan GM Kesehatan Dompet Dhuafa membagikan tips agar tetap sehat, sekalipun tanpa handsanitizer.
Agar aman, dan nyaman menghadapi virus corona. Pertama, ia menjelaskan bagaimana sebuah virus seperti corona (covid-19) bisa menular. Yaitu melalui dua sarana, salah satunya ialah kontak erat. Karena salah satu penularanya melalui kontak erat, karena virus tersebut bisa masuk melalui mukosa. Mukosa ini sel selaput yang ada di hidung, mulut, dan ada di mata.
"Ada berita yang menyiarkan kalau corona bisa menular lewat mata, yang dimaksud bukan dengan tatapan mata, tapi mukosa mata,” terangnya.
Selain itu kondisi tidak steril dapat mengakibatkan virus bisa masuk bila tangan kita secara tidak sengaja mengucek mata. Sehingga virus mendapat ruang untuk masuk lewat mukosa mata. Lebih lanjut, virus bisa mati dalam beberapa kondisi, salah satunya dengan cairan disinfektan yang mengandung akohol, seperti handsanitizer.
Virus seperti corona (covid-19) akan mati bila terkena matahari, terkena suhu tinggi, ataupun terkena cairan disinfektan yang mengendung alkohol sseperti handsanitizer. Hal sederhana dan murah seperti cuci tangan dengan sabun adalah jawabannya.
“Sebenarnya kita tak perlu khawatir dengan kelangkaan handsanitizer. Karena bukan masalah handsanitizer nya, melainkan perilaku cuci tangan lah yang menjadi intinya,” terangnya, Jumat (6/3/2020).
Dengan cuci tangan yang bersih dan benar, kuman, bakteri dan virus yang ada di tangan tidak akan masuk tubuh. Tentu dengan metode cuci yangan yang benar, yakni mencuci tangan lima waktu.
"Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tidak dapat dilepaskan dari kehidupan sehari-hari dan perlu terus di kampanyekan kepada khalayak luas," pungkasnya. (MCR/mz)

Berita Lainnya
Tabrak Truck Cold Diesel, Anggota DPRD Inhil Kecelakaan di Tempuling
Organisasi Mahasiswa dan Pemuda Gelar Konsolidasi Nasional
Final Piala Dunia 2018, Babak Pertama Prancis Ungguli Kroasia
Hukum Sudah Menjadi Sebuah Alat Politik Kekuasaan
Zulaikhah Wardan: Ini Adalah yang Pertama, PAC Muslimat NU Kecamatan Keritang Bentuk Pimpinan Anak Ranting
Lima Fakta di balik peluncuran 11 uang Rupiah baru
Gunakan Dua Kapal Ferry dari Negara Malaysia, 81 Orang Warga Bengkalis Dikarantina
Dandim 0314 Inhil Melakukan Kunjungan kerja Ke Koramil 09 Kemuning
PB HMI Prihatin Atas Kabar Pengungsi Palu Meninggal Karena Kelaparan
Kejati Riau Usut Keterlibatan Oknum Lain di Korupsi Dana Hibah Universitas Islam Riau
Pesona Wisata Raja Ampat Riau
Terkait penghadangan Tokoh Aksi #2019GantiPresiden, LAM Riau Beri Waktu 4 Hari Agar Etnik Dalang Kerusuhan di Bandara SSK II Berikan Klarifikasi