PILIHAN
Soal Sekdaprov Riau, Gubri Syamsuar: Yang Menentukan Pak Jokowi
BUALBUAL.com - Sebagai user, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengaku tidak memiliki hak prerogatif untuk memilih salah satu dari tiga calon Sekdaprov Riau. Menurut Syamsuar, penentuan Sekdaprov Riau definitif sepenuhnya hak Pemerintah Pusat dalam hal ini Presiden Joko Widodo.
"(Hak prerogatif) Tidak bisa. Itu tiga nama diusulkan, nanti yang menentukan Presiden, Pak Jokowi," kata Syamsuar, Selasa (1/10/2019).
Lebih lanjut dia mengatakan, saat ini tiga nama calon Sekda ini diusulkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), dan KASN akan menindaklanjuti usulan kita.
"Tapi kita belum tahu apa hasilnya. Setelah itu baru kita usulkan ke Presiden melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri)," ujarnya.
Disinggung soal tiga nama yang diusulkan tersebut, Syamsuar menilai ketiganya sama-sama memiliki kemampuan sesuai kreterianya, yakni memiliki jaringan di tingkat pusat.
"Ketiga-tiganya sama saja. Cuma yang menentukan pak Presiden bukan kami," cakap mantan Bupati Siak dua periode ini.
Ditanya berapa lama proses usulan itu, Syamsuar juga tidak bisa memperkirakannya. Karena proses tersebut berada di pusat.
Sumber: Cakaplah.com

Berita Lainnya
Kejari Inhu Gelar Apel Pencanangan Zona Integritas
PDIP Keluarkan Lagu Kampanye Jokowi-Ma'ruf, Isinya Tentang Persatuan dan Kesatuan Berikut Liriknya
Debat Keempat Pilpres, Menteri Jokowi Tak Dapat Jatah Kursi
Di ILC, Mahfud MD Ungkap Soal Ancaman Ma'ruf Amin ke Jokowi
Pertamina Sesuaikan Harga BBM per 1 Juni 2026, Cek Daftar Lengkapnya
Setelah Ba’asyir, Presiden Jokowi Ditantang GNPF Nyatakan HTI Legal
Syarat Menjadi Capres Sulit, Jokowi Dituding Tidak Demokratis
Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-81, Polda Riau Hadirkan Semangat Ekspedisi Merah Putih: Negara Hadir di Danau Meduyan
Ma'ruf Amin: Kampanye Memberikan Redistribusi tanah, Ferdinand Enak Saja, Tanah Negara Bukan Milik Jokowi
Amien Rais: Insya Allah Jokowi Kalah di 17 April 2019
Jokowi Banyak Membangun, NasDem: Bupati Madina Mundur karena Moral
Susunan Kabinet Rampung, Jokowi: Yang Baru Lebih Banyak, Petahana Juga Banyak