PILIHAN
Pembentukan AKD DPRD Riau Dinilai Kangkangi Tatib, Tiga Fraksi Mau Gelar Paripurna Tandingan
BUALBUAL.com - Fraksi Gerindra DPRD Riau menolak mentah-mentah hasil keputusan Paripurna Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang ketok palu dinihari tadi. Paripurna penetapan AKD dituding tidak sesuai dengan Tatib (Tata Tertib) DPRD.
Hal ini diungkapkan Ketua Fraksi Gerindra, Husni Thamrin, kepada CAKAPLAH.com. "Penetapan AKD tadi malam tadi menyalahi aturan. Kedua kita mau jangan ada lagi nuansa Pilpres di DPRD ini, nggak ada lagi 01 dan 02. Kita mau kebersamaan dalam membangun Riau ini," ungkapnya, Jumat (11/10/2019).
Ditambahkannya, di tingkat nasional saja semua partai sudah mulai berangkulan untuk menjaga stabilitas dan kepentingan nasional, namun hal itu tidak tercermin dalam pembahasan AKD di DPRD Riau.
Dijelaskan Husni, selama pembahasan AKD di internal DPRD, Gerindra tidak pernah diajak berunding membahas AKD tersebut. Bahkan, ia menilai paripurna tadi malam sengaja dipaksakan.
"Kita tidak pernah diajak, tahu-tahunya kita diundang rapat dan dalam rapat itu kita minta pengesahan AKD ini Senin, dan sudah di-oke-kan oleh Eet (Indra Gunawan) Ketua. Kami pulang memberitahu anggota lain, tahu-tahu rapat digelar malam tadi," cetusnya.
Hal ini kata Husni bertentangan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), dimana setiap fraksi harus mengusulkan anggotanya dalam AKD.
"Kalau kami belum memasukkan nama, tentunya sidang harus di skor 2x24 jam. Jadi paripurna tadi malam itu menggunakan Tatib yang mana?" pungkasnya.
Karena itu, kata Husni, Fraksi Gerindra dan dua fraksi lainnya yakni PAN dan PKS bakal menggelar paripurna tandingan.
"Kami mau gelar paripurna tandingan, Kami kan DPRD 02. Rapat Badan Musyawarah (Bamus) dulu bersama PAN dan PKS," ungkapnya.
Sumber: Cakaplah.com

Berita Lainnya
Hardianto: Ketua Komisi D DPRD Riau, Terkait 28 Pejabat Dinas PUPR Riau ingin mundur Pasca Kasus RTH, Gubri Harus Turun Tangan
Anggota DPRD Sebut Memalukan, Kerumunan Massa di Kantor Disdukcapil Pekanbaru
DPRD Minta Pemprov Kepri Awasi Proyek Pembangunan Strategis
SK Sudah Turun, Pelantikan Asri Auzar Menggantikan Noviwaldy Jusman Sebagai Waka DPRD Riau Tunggu Banmus
Program BBM Satu Harga, Abdul Wahid Minta Daerah 3T yang Harus Diprioritaskan
Tak Dilibatkan dalam Seleksi Direksi Jamkrida, DPRD Riau akan Panggil Biro Ekonomi
DPRD Bengkalis Minta Perusahaan Ikut Peduli terhadap Penanganan Covid-19
Menjadi Suluh Di Tengah Wabah Corona, Pemerintah Harus Perhatikan Nasib Guru Mengaji
Wakil Ketua DPRD Riau Hardianto Terima Kunjungan DPRD Bengkalis
Anggota DPRD Syafroni Untung ,Sorot Perusahaan Nakal Lakukan PKWT Diduga Abaikan Disnaker Kabupaten
Anggota DPR Usulkan SIM Seumur Hidup, Sekjen HIPMI: Itu Wacana Bagus
15 Anggota DPRD Pekanbaru Justru Laporkan Permasalahan APBD 2021 ke Gubernur Riau