PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
TNI Masih Terus Lakukan Pengusiran Terhadap Kapal China di Laut Natuna
BUALBUAL.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Kogabwilhan I terus melakukan cara persuasif untuk mengusir Kapal Coast Guard China yang telah mengawal Kapal Ikan Cina yang menangkap Ikan di Laut Natuna Utara.
"Sampai sekarang kita terus melakukan Komunikasi aktif. Harapan kita mereka mau keluar dari wilayah Indonesia. Tetapi sekarang mereka masih bertahan," ungkap Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Yudo Margono, kepada awak media, Minggu(5/1) Pagi di Mako Lanudal Tanjungpinang.
Hari ini, kata Yudo ada 4 ungsur TNI dari Kogabwilhan I yang akan digerakan untuk melakukan pengusiran terhadap Kapal Coast Guard China tersebut.
"Mulai besok kita akan kembali di Daerah tersebut," bebernya.
Yudo tidak bisa memastikan kapan batas akhir dalam untuk pengusiran Kapal tersebut.
"Kita tidak ada batas waktunya, yang pastinya sampai mereka keluar pantai Natuna," sebutnya.
Yudo membeberkan sampai saat ini ada dua Kapal Coust Guard dan satu kapal ikan.
"Sesuai dengan peraturan Internasional Kapal Coust Guardnya kita usir dan Kapal Ikan kita proses dengan Hukum yang berlaku di Indonesia," tegasnya.
Laporan : Pian

Berita Lainnya
Pj Bupati Inhil Lantik Pj Kades Simpang Tiga Daratan Kecamatan Enok dan Remikan Keanggotaan BPD
Pekan Depan Gubri Serahkan SK 324 CPNS Pemprov Riau
Diawal Tahun Bank BRI Unit Kota Baru Keritang Dirampok, Miliaran Uang di Bawak Kabur
Daerah Kabupaten Kampar Riau, Tiga Kecamatan di Diterjang Banjir
Satu PDP Covid-19 di Dumai Riau Meninggal Dunia
PBNU Tepis Tudingan Terkait Batalnya Abdul Somad berceramah di Hongkong
Jelang Pilpres 2019, Aa Gym Himbau Panggilan Kecebong Dihentikan
BMKG: 1 Titik Api Terdeteksi di Dumai
Polresta Pekanbaru: Ini Motif 4 Pelaku Pengrusakan Baliho Gubri
MUI Riau Sebut Faktor Kurang Pemahaman Agama, Tingkat Perceraian Tinggi
Stop Pungli, Kini Pelanggar Lalulintas Tak Perlu Ikut Sidang Tilang
Janji Menteri LHK Akan Selesai Masalah Perambahan di Rimbang Baling Paska Pilpres