PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
IPMR Surabaya: Riau Layak Jadi Icon Masyarakat Ekonomi syariah
BUALBUAL.com - SURABAYA, Ketua Umum Ikatan Pelajar Mahasiswa Riau (IPMR) Surabaya, Hendra, menyebutkan bahwa Provinsi Riau layak menjadi icon masyarakat ekonomi syariah seperti yang diamanahkan oleh pemerintah pusat.
Ia menjelaskan, dipilihnya Riau sebagai provinsi pelopor ekonomi syariah tentu berkaitan erat dengan kultur kebudayaan. Dimana, di tanah lancang kuning sendiri kental akan budaya melayu yang identik dengan nuansa keislamannya.
"Berbicara ekonomi syariah yg terbayang oleh masyarakat adalah Bank Syariah, ekonomi syariah ini bukan untuk ditakuti tapi dijadikan pedoman," ujarnya melalui rilis yang dikirimnya ke Media Center Riau, Selasa (21/01).
Tambah Hendra atau biasa dipanggil Hakesa, ada beberapa penelitian ilmiah bahwa umat umat lain nyaman dengan sistem syariah, bahkan merasa aman dan berkeadilan menabung di bank berbasis syariah.
Menurut Alumni Magister Sains Ekonomi Syariah Universitas Airlangga ini, ketika menyandang icon ekonomi syariah, maka itu harus menjadi kepribadian masyarakat di daerah tersebut.
Sebut Hendra, jika icon itu disematkan kepada Provinsi Riau tentu merupakan tantangan untuk Riau itu sendiri, bagaimana persiapan dari segi akademisi maupun praktisi. Serta bagaimana kesiapan masyarakat Riau untuk menerapkan sistem ekonomi syariah dan apa yang harus digolkan dalam sistem tersebut.
"Kita tanpa menggunakan embel-embel syariah sudah melaksanakan item item perekonomian tanpa di sadari juga syariah. Kedepannya, kita berharap putra putri terbaik Riau dilibatkan untuk merumuskan sebuah tujuan bersama dari arti sebuah icon ekonomi syariah di Riau nanti," tuturnya
Hendra memaparkan, jika Riau sudah berani ber icon kan ekonomi syariah, maka tempat maksiat dan tempat hiburan malam beserta atribut kemaksiatan harus bisa ditutup.
"Sebelum kita melangkah dan mengakui bahwa Riau menganut ekonomi syariah, kita mesti melakukan sosialisasi dan lokalisasi mengenai tujuan Riau menjadi icon ekonomi syariah," ucap Hendra.
Paparnya, yang menjadi kendala saat ini adalah merubah pola pikir masyarakat yang hanya memahami ekonomi syariah identik dengan bank syariah, padahal sebenarnya konsepnya berbeda.
"Dari segi pakaian juga mesti mencerminkan masyarakat syariah," tutupnya. (MCR)
.jpg)

Berita Lainnya
BMKG: Hari Ini Ada Tujuh Hotspot di Riau Semua Berapa di Inhil
Warga Pulau Terap Terimakasih Kepada Anggota DPRD Kampar H. Kasruh Syam, Aspirasi Terkabul
Ada Korban Belum Ditemukan, Kapal Bermuatan TKI Ilegal dari Bengkalis Tenggelam di Selat Malaka
Bantah Adanya Kubu Yang Besebrangan, Hidayat Nur Wahid: Alhamdulillah PKS Masih Solid
PP Inhil desak Tutup Game Perjudian dan Karaoke, Owner Gelper akan ada 500 Orang Hilang Pekerjaan!
Kodim 0314 Inhil Bersama Polres Himbau Masyarakat Agar Waspada Virus Corona
Riau Adakan Lokakarya Nasional Pencegahan Karhutla
Wakil Rektor 3 UIR Harapkan Mahasiswa Lokal Kenalkan Budaya Riau
HM Wardan: Siap Bantu Tingkatkan Penjualan Produk Keripik NIO Kite-kite
Sat Lantas Polres Rohul Bagikan Brosur Himbauan Tunda Mudik
Survei Median Pilpres 2019: Bersaing di Massa NU, Prabowo Amankan Muhammadiyah
Syahruddin Alias Haroen, Tekad Bulat Maju Bakal Calon Wakil Bupati Bengkalis, Masih Banyak Peluang Buat Memajukan Ekonomi Masyarakat