PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
BPRS Riau Ungkap Ada 2 Rumah Sakit Pemerintah di Pekanbaru Belum Layani BPJS
BUALBUAL.com - Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) Riau mengungkapkan bahwa Rumah Sakit Unri dan juga Rumah Sakit Madani Pekanbaru belum bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua BRPS Riau, Aznan Wahyudi saat mengunjungi Komisi III DPRD Pekanbaru, Senin (17/02/2020) siang.
Provinsi Riau sendiri terdapat sebanyak 73 rumah sakit yang tersebar di 12 Kabupaten dan Kota se-Riau. Sedangkan untuk Kota Pekanbaru, terdapat sebanyak 31 Rumah Sakit yakni Rumah Sakit swasta 23 unit dan Rumah Sakit milik Pemerintah sebanyak 8 unit.
"Dari 31 rumah sakit yang ada di Pekanbaru, 23 diantaranya merupakan RS Umum, 1 RS Jiwa, 5 RS Ibu dan Anak serta 2 RS Mata. Dari 31 total RS yang ada, 24 diantaranya telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Sedangkan 7 RS lainnya masih belum bergabung dengan BPJS kesehatan seperti RS Unri dan RS Madani Pekanbaru," cakap Aznan Wahyudi.
Aznan sendiri mengaku perihatin karena 2 RS di Pekanbaru yang notabene milik Pemerintah tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, padahal menurutnya RS milik Pemerintah wajib hukumnya untuk ikut BPJS Kesehatan.
"Kita sudah surati Gubernur dan Walikota, karena rumah sakit pemerintahan memang wajib bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Masak uang rakyat sudah dikucurkan sekian miliar rupiah setiap bulannya, tapi masyarakat justru tidak bisa menikmatinya," jelasnya.
Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Yasser Hamidy berharap dengan hadirnya BPRS Riau dapat menekan Rumah Sakit yang nakal dan dapat membantu masyarakat yang mengeluh terhadap pelayanan Rumah Sakit.
"Tentunya kita berharap, sosialisasi terkait tupoksi dari BPRS Riau ini bisa terus dilakukan karena selama ini masyarakat tahunya hanya melapor ke kita untuk masalah kesehatan. Padahal, BPRS Riau juga memiliki kewenangan lebih besar," jelasnya.
Selepas itu, masih banyaknya masyarakat di Riau yang lebih memilih berobat ke negara tetangga juga menjadi pekerjaan rumah Pemerintah dan juga BPRS. Padahal di Riau sendiri sudah memiliki 2 Rumah Sakit yang bertaraf Internasional.
"Sedangkan kita sendiri, sudah memiliki 2 rumah sakit bertaraf internasional yakni RS Awal Bros Sudirman dan Eka Hospital. Pekanbaru sudah harus bisa mengambil kesempatan ini, kan nantinya bisa kita kembangkan sebagai daerah destinasi wisata kesehatan," tutur Yasser.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Modus Hipnotis, Tukang Pangkas Rambut di Inhil Kehilangan Kendaraan
Polri Jelaskan soal Kronologis Penikaman Anggota Brimob pada Jumat Dini Hari
Ini Alasan Gubri Andi Rachman, Mengatakan APBD Riau 2018 Masih Rendah.
Prabowo Klaim Barang Impor Banjiri Negara Kita
Satu Orang PDP Covid-19 Inhil Berangsur Membaik
Dinkes: Apotek di Riau Diminta Tarik Obat Asam Lambung Ranitidin
ISU Gandeng Septina atau Harris di Pilgubri, Ini Kata Syamsuar
Kasus E-KTP, Setya Novanto Dituntut 16 Tahun Penjara
Pencegahan dan Penyebaran Covid-19, Perbatasan Riau-Sumbar Diperketat
Banyak Remaja Berhenti Sekedar Berfoto di Atas Flyover SKA
7 Korban Dilarikan ke RS Puri Husada, 2 Korban Masih Dinyatakan Hilang "Ledakan Kapal Pengangkut GAS LPG di Tembilahan"
Youtuber Tanah Air Reza Arap Mau Bantu Gerakan #BudayaBeberes, Ini Tanggapan KFC Indonesia