Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Jalani Karantina Selama 14 Hari, Kesehatan Mahasiswa Riau dari Luar Negeri Dicek Dua Kali Sehari
BUALBUAL.com - Sebanyak 29 mahasiswa Ria dari luar negeri saat ini tengah menjalani karantina di Gedung Balai Diklat BPSDM Jalan Ronggowarsito Pekanbaru sejak Kamis (7/5/2020). Mahasiswa yang dikarantina tersebut 24 diantaranya adalah mahasiswa Riau dari Arab Saudi, kemudian satu mahasiswa dari Thailand dan empat santri dari Malaysia.
Seluruh Mahasiswa dan santri yang baru pulang dari luar nmegeri ini akan menjalani isolasi selama 14 hari kedepan terhitung mulai Kamis (7/5/2020). Selama menjalani masa karantina seluruh mahasiswa ini harus mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.
"Selama menjalani karantina mereka dilakukan pemeriksaan dua kali dalam sehari, kemudian diberikan vitamin dan makanan yang bergizi dan dianjurkan untuk melakukan olah raga ringan seperti senam di dalam lokasi karantina," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Sabtu (9/5/2020).
Tidak hanya itu, selama menjalani karantina, seluruh mahasiswa ini juga dilarang melakukan kontak langsung dengan keluarganya. Sehingga pihak keluarga tidak dibenarkan untuk menjenguk anaknya di lokasi karantina.
Mimi mengungkapkan, meski berdasarkan hasil rapit test di Bandara Soekarno Hatta seluruh mahasiswa ini hasilnya negatif, tetap mereka tidak bisa langsung diizinkan pulang.
Sebab sesuai protokol kesehatan yang sudah ditetapkan dalam rangka untuk mencegah penularan Covid-19 para mahasiswa dari luar negeri ini wajib menjalani karantina selama 14 hari.
"Selama karantina mereka tetap bejalar, karena beberapa diantara mereka kan proses belajar mengejarnya tetap jalan, itu dilakukan secara online," katanya.

Berita Lainnya
Mandau Pimpin ODP, Disusul Bahtin Solapan Dan Pinggir
Analisis Hasil Pengukuran Angka Stunting di Kecamatan Concong Tahun 2022-2024
Mengenal Beragam Potongan Ayam Beserta Kandungan Gizinya, Mana Favoritmu?
Cegah DBD dengan 3M Plus-Dinkes Inhil
Kadikes Inhil Hadiri Malam Resepsi Tandai Puncak Milad Kabupaten Indragiri Hilir Ke 59 Tahun 2024
Dinkes Inhil Berikan Edukasi Beberapa Makanan Yang Harus Dihindari Anak Dibawah 1 Tahun
Analisis Hasil Pengukuran Stunting Desa Intan Mulya Jaya Tahun 2024
Kasus Malaria Meningkat di Inhil, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
Milad Inhil, Dinkes Mengelar Kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat
Jeritan Bayi Dari Alam Kubur, Diduga Kurangnya Pelayanan di RS Permata Hati
Ibu - Ibu Menyusui Harus Tahu!!! Mengapa Protein Hewani Penting untuk Pencegahan Stunting?
Bersama Dinkes Kesehatan Provinsi Riau, Dinkes Inhil Gelar Pertemuan Pembinaan Kelompok Operasional Posyandu