Satu Rumah di Jalan Hangtuah Terbakar, Empat Unit Mobil Damkar Diturunkan
BUALBUAL.com - Sebuah rumah yang berada di Jalan Hangtuah, Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru terbakar Kamis (1/10/2020) siang tadi.
Rumah yang diketahui milik Abdullah dan memiliki luas bangunan 10 x 15 m² ini habis dilahap api yang tak tahu dari mana asal muasalnya.
Fahriansyah Kasi Ops Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru mengatakan untuk menjinakkan api tersebut, DPKP menurunkan empat unit mobil pemadam.
"Petugas sudah di TKP pukul 12.15 Wib, dan dalam 20 menit api sudah berhasil dipadamkan oleh petugas," katanya.
Fahriansyah juga mengatakan bahwa ketika api berhasil dipadamkan, petugas dari kepolisian langsung melakukan penyelidikan guna mengetahui dari mana awal mula api berasal.
Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak menjadikan musibah kebakaran sebagai tontonan dan juga bukan untuk diabadikan demi kepentingan untuk mendulang popularitas di media sosial.
"Beri jalan untuk petugas, jika tidak bisa membantu jangan menghalangi petugas yang sedang bekerja," pungkasnya.

Berita Lainnya
Tinggalkan Mobil saat Cari Bengkel karena Ban Bocor, Dana BOS SD N 08 Bungaraya Siak Rp84 Juta Raib
PPKM Level 3, Pasar Pelita Kubu Babussalam Membludak Didatangi Pedagang dari Luar
Stok Habis! Pasar Murah Yayasan Insan Rabbani Beralih Secara Online, Masyarakat Inhil Kecewa
Warga Desa Mulangmaya Digegerkan dengan Penemuan Mayat Tanpa Identitas
Demi Kepentingan Pribadi, Diduga Ketua Kelompok Peternak Jual Sapi yang Dibiayai Dana Desa Tanjung Waras
Dua Penumpang Meninggal Dunia Akibat Laka Lantas di Tempuling
Siapa yang Berbohong? Pemkab Lingga Bilang Tak Tahu, Perusahaan Klaim Kantongi Izin Resmi
Hebohkan Warga! Ada Air 'Mendidih' Keluar dari Perut Bumi Meranti Riau
Warga Keluhkan Kondisi Jalan Perbatasan Desa di Kecamatan Benai yang Rusak Parah
Cegah Aksi Premanisme, Kapolsek Lirik Pimpin Patroli di Tempat Hiburan Mala
Adian Dianggap Picu Konflik, Mahasiswa Riau Gelar Aksi Penolakan di Kantor Gubernur
Dimasa Pandemi Covid-19, di Sungai Salak Malah Gelar Bazar