Mahasiswa Kecewa, Demo Tolak Omnibus Law di Pekanbaru Kembali Pecah
BUALBUAL.com - Sempat reda beberapa saat, aksi unjukrasa mahasiswa menolak Undang Undang Cipta Kerja di Gedung DPRD Provinsi Riau jalan Sudirman Pekanbaru, Kamis (8/10/2020) sore, kembali pecah.
Hal itu karena mahasiswa kecewa atas jawaban anggota DPRD Riau yang menemui mereka.
Sebelumnya, setelah sempat ricuh para mahasiswa ditemui langsung Wakil Ketua DPRD Hardianto didampingi Agung Nugroho dan Ade Hartati.
Kepada mahasiswa Hardianto meminta pengunjukrasa menyampaikan aspirasi secara baik-baik. "Sampaikan secara baik-baik aspirasi, dan bantu kami. Nanti akan kami perjuangkan aspirasinya, kalau hari ini bicara menolak Omnibus Law bahwa sampai detik ini DPRD berkerja sesuai dengan regulasi yang ada," cakap politisi Partai Gerindra Riau itu di depan massa.
Lantaran mendapatkan jawaban yang tidak mereka inginkan, mahasiswa langsung melemparkan batu serta benda keras lainnya ke arah polisi dan anggota DPRD.
Mendapatkan perlawanan, polisi langsung menembakan gas air mata ke arah mahasiswa. Mobil Water Canon juga menembakkan air ke arah mahasiswa.
Hingga berita ini diturunkan, situasi masih memanas. Gas air mata masih tercium hingga ke dalam gedung DPRD Riau.

Berita Lainnya
Disnaker Inhu Surati Perusahaan Milik Dedi Handoko Alimin Terkait Gaji Tak Dibayar
Bhabinkamtibmas Kota Baru Bersama Warga Temukan Anak yang Dilaporkan Hilang
Pancing Tersangkut Kantong Plastik, Ternyata Berisi 43 Butir Peluru
BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang bersama Kejari Bintan Kirim SPTI kepada 21 Badan Usaha
Masyarakat Riau Minta Komisi IV DPR RI Fokus Terhadap Lahan Sawit Ilegal Skala Besar
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Mobil dan Motor Warga di Inhil Hangus Terbakar
PT HKI Seksi 4B Desa Pinggir Datangkan Pekerja dari Luar Daerah
Polsek Kuindra Giat Cooling System dan Berikan Himbauan Pemilu Damai
Dicibir Terlalu Sering OTT, Ketum IMO Indonesia: Apa yang Dilakukan KPK Sudah Benar
Warga Kelurahan Kelapa Tujuh, Lampura Dianiaya Sekelompok Pemuda Usai Nonton Kuda Lumping
Negara Merugi, Bongkar Dugaan Manipulasi Dokumen Ekspor Pome dan CPO
Proyek Dana Bagi Hasil di Kabupaten Mesuji Diduga Dikerjakan Asal Jadi