30 Corak Batik Bangsa Orang Laut Dilelang, Bupati HM Wardan Pemenang Lelang Corak Kuda Laut
BUALBUAL.com - Bupati Inhil HM. Wardan menjadi pemenang lelang Batik Kuda Laut, pada acara lounching dan lelang 30 corak batik Bangsa Orang Laut dengan tema "Wangsa Jerael" yang dilaksanakan di Gedung Serindit Aula Gubernur Riau, Pekanbaru, Senin (30/11/2020) malam.
Lounching dan lelang Batik Bangsa Orang Laut yang dilaksanakan oleh Lembaga Adat Bangsa Laut Internasional (LABOLI) di buka Wakil Gubernur Riau Brigjen TNI (Purn) Edi Natar Nasution yang ditandai dengan pemukulan Gong. Turut dihadiri Anggota DPRD Riau Agus Triansyah, Presiden Bangsa Orang Laut Sedunia PRj. Haryono AS, MSBw, tokoh-tokoh Bangsa Orang Laut dan beberapa Pejabat Eselon di lingkungan Pemkab Inhil.
Perlu diketahui bahwa adapun jenis motif batik yang dilelang yaitu, Wangsa Jerael, Jangkar, Kuda Laut, Kerang dan Gelombang 7.
Menurut Presiden Bangsa Orang Laut Sedunia PRj. Haryono AS, MSBw., M.Pd menjelaskan dalam sambutannya bahwa, Batik Orang Laut yang diberi nama "Wangsa Jerael" ini memiliki 30 jenis corak atau yang disebut Bantut Wangsa Jerael (WJ), dimana semuanya memiliki nama masing-masing diantaranya Maha Seri Bijawangsa, Seri Bijawangsa, Wangsa Dolak Gedang, Aria Bupala, Indrabupala, Panglimu Gedang, Laksemanu Ato, Cakrawalu, Meno Utaru, Setiu Senapati Sarwajala, Awang Nedolak dan Bathin Sengelen Dolak.
Lanjut Haryono, bahwa hasil dari lelang ini akan diserahkan kepada Orang Laut di Kabupaten Indragiri Hilir yang terimbas Covid-19 sejak awal 2020 dan tidak mendapat bantuan BLT sejak 2 bulan terakhir.
Wakil Gubernur Riau Brigjen TNI (Purn) Edi Natar Nasution dalam sambutannya saat membuka acara menyampaikan bahwa untuk membangun Komunitas Adat Terpencil (KAT) seperti halnya Suku Orang Laut yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir ini, perlu dilakukan dengan pola pembangunan yang komplek baik fisik maupun non fisik.
"Atas nama Pemprov Riau, Wakil Gubernur Riau sangat mengapresiasi kegiatan yang ditaja oleh Lembaga Adat Suku Orang Laut International dengan memperkenalkan Suku Orang Laut melalui batik yang mampu menambah khasanah Batik Khas Provinsi Riau," kata Wakil Gubernur Riau.
Dalam acara tersebut, Bupati Indragiri Hilir HM. Wardan, MP mengatakan, bahwa Kabupaten Indragiri Hilir yang terletak di bagian selatan Provinsi Riau dan Pesisir Timur Pulau Sumatera, dihuni oleh berbagai suku bangsa, salah satunya adalah suku orang laut.
"Suku orang laut merupakan salah satu suku asli yang telah menempati Indragiri Hilir sejak berabad-abad yang lalu. Suku dari Ras Proto Melayu ini pernah berjaya di masa lalu dan dicatat dalam sejarah dunia," terang Bupati HM Wardan.
Selanjutnya menurut HM. Wardan, bahwa Suku Orang Laut yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir saat ini berjumlah 58 ribu jiwa yang bermukim dibeberapa kecamatan.
"Di Kecamatan Concong (Kelurahan Concong Luar dan Panglima Raja), Kecamatan Kuala Indragiri (Desa Sungai Bela dan Desa Perigi Raja), Kecamatan Kateman (Desa Kuala Selat), Kecamatan Mandah (Desa Bekawan dan Desa Belaras, dan Kecamatan Tanah Merah (Desa Sungai Laut, Desa Tanah Merah, Desa Tanjung Pasir/Sungai Rumah, dan Kelurahan Kuala Enok)," paparnya.
Bupati Indragiri Hilir juga mengatakan bahwa batik yang dikenalkan oleh Suku Orang Laut ini merupakan media bagi Suku Orang Laut yang berasal dari Kabupaten Indragiri Hilir dalam memperkenalkan diri dan budaya yang dimilikinya kepada masyarakat luas.
"Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir selalu mendukung segala upaya yang dilakukan oleh Dinas terkait dan Bangsa Orang Laut guna memperkenalkan sekaligus meningkatkan eksistensi Suku Orang Laut dan Budaya yang dimilikinya kepada dunia, seperti halnya melalui Lounching Batik yang hari ini diresmikan oleh Wakil Gubernur Riau," ungkap Wardan.
Lanuutnya, Pemkab Inhil terus mengharapkan dukungan baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Riau, agar upaya untuk menghasilkan Batik Orang Laut dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan mampu mengangkat marwah dan kesejahteraan Suku Orang Laut dan menjadikan Suku Orang Laut lebih dikenal keseluruh nusantara dan bahkan ke dunia international," harap Bupati Inhil.
Pada kesempatan tersebut, Bupati HM. Wardan menyerahkan secara simbolis piagam penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia kepada ibu Syamsiah atas rekor keluarga suku laut dengan putra terbanyak bergelar sarjana.

Berita Lainnya
PPKM Dicabut, Masyarakat Kepri Diminta Tetap Patuhi Prokes
Surati Gubri, Monumen Pesawat F-86 Avon Sabre Bakal Dipindahkan Lagi
Warga Bersiaplah! Mulai Tahun Depan Beli LPG 3 Kg Wajib Pakai KTP
Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Presiden Jokowi Harap Pemda Dorong Belanja Masyarakat
Pemkab Ini, Rela Siapkan Uang untuk Bayar Hutang Warga ke Rentenir 'Kesulitan Ekonomi Gara-gara Corona'
Wali Kota Pekanbaru Keluarkan Surat Edaran, Libur Panjang ASN Dilarang ke Luar Daerah
Kemensos RI, Bebaskan Pemda Tentukan Penerima Bansos dari APBD
Pasien Positif Covid-19 di Dumai Sembuh
Gubri Syamsuar Ucapkan Taniah LAM Riau ke-50
Jemaah Haji Mulai Bergerak ke Arafah pada 4 Juni 2025
Kepala Desa Usul Pimpinan Upacara Sampaikan Tingkatkan Rasa Nasionalisme
Dihadapan Gubernur Riau, Bupati Kampar Apresiasi Inovasi UMKM di tengah pandemi Covid-19