Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Prof Ilyas Husti Ajak Ulama Tak Sembarang Komentar Soal Musda MUI Riau
BUALBUAL.com - Pernyataan ustadz Drs H Rasyidi Hamzah di salah satu media online yang menyebutkan bahwa penetapan Ilyas Husti sebagai Ketua MUI Riau terkesan sangat dipaksakan dan tidak wajar dinilai berlebihan. Rasyidi semestinya tidak sembarangan berbicara jika tidak mengetahui pasti kejadiannya.
"Subhanallah, ustaz Rasyid Hamzah, setahu saya ustaz Rasyid ini seorang akademisi yang seharusnya menilai dan melihat sesuatu itu secara objektif dan konfrehensif," ujar Ketua MUI terpilih, Prof Dr KH Ilyas Husti, MA.
Sepengetahuan dirinya, Ustaz Rasyid tidak masuk Panitia Musda, tidak ikut peserta Musda dan juga tidak ikut menjadi anggota formatur. "Tapi komentarnya luar biasa, seolah-olah mengerti dan paham semuanya, sebagai seorang akademik seharusnya Tabayyun dulu dengan berbagai orang yang paham secara objektif dengan jalannya Musda, termasuk dengan saya. Kemudian barulah menilai dan berkomentar," ungkapnya.
Menurut Ilyas, pimpinan Pusat MUI sudah tiga kali menelpon dirinya meminta berita acara Musda dan pengurus harian, namun sampai Senin ini berita acara itu belum dibuat oleh Steering Commite (SC) dan Organizing Commite (OC) yang seharusnya menyelesaikan pekerjaan.
"Masalah ini sudah saya sampaikan ke pusat dan pusat pun sudah memaklumi, dan tidak ada masalah sekecil apa pun di pusat tentang Musda dan penetapan pengurus MUI masa khidmat 2021-2026," kata mantan Ketua MUI Pekanbaru.
Prof. Iilyas Husti kembali berpesan kepada para ulama agar berhati-hati dalam menyampaikan informasi agar pasca Musda MUI tidak terjadi konflik yang berkepanjangan antar sesama ulama.
"Gigit lah lidah sebelum bacakap, agar ucapan tidak melukai orang. Cubit lah badanmu sebelum kamu berbuat, agar merasakan sakit sebelum mencubit orang lain," pesannya.***

Berita Lainnya
Rawan Kebakaran, Manajer PLN Tembilahan Himbau Pelanggan Cek Instalasi Listrik Secara Berkala
Baru 3 Tahun Produksi, Limbah PT SIR Diduga Merusak Anak Sungai Masyarakat ini Akibatnya
Tak Tahan Lihat Ibunya Sering Dipukuli, Seorang anak Resmi Laporkan Ayahnya ke Mapolres Rohul
Polsek Kempas Lakukan Pendinginan Area Karhutla di Desa Sungai Rabit
Satgas Polda Riau Bakar 4 Rakit PETI di Kuansing, Tak Ada Ampun untuk Perusak Lingkungan
Jumat Curhat, Kapolsek Kuindra Dengarkan Langsung Keluhan Masyarakat
Ruko 3 Lantai Jualan Patung Baju di Jalan Ahmad Yani Pekanbaru Terbakar
Diduga Pemdes Bangun Harjo Jaya Lakukan Kegiatan Fiktif, Warga Pulau Burung Datangi Inspektorat Inhil
Mahasiswa Inhil-Jogja Bersatu, Siap Gugat Perda Ketertiban Umum
Naik Pitam, Dengar Istri Asik Telponan Sumai Tebas Kepala Istri Hingga Tewas
Stok Habis! Pasar Murah Yayasan Insan Rabbani Beralih Secara Online, Masyarakat Inhil Kecewa
Orang Tua Korban Penis Terpotong saat Peristiwa khitanan Massal Berakhir Damai dengan Pihak Klinik