Dikenal dengan Sebutan Desa Lumbung Ayam Pedaging di Kampar Riau Mendapat Kucuran Modal Rp500 juta
BUALBUAL.com - Desa Parit Baru, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, yang dikenal sebagai salah satu lumbung peternakan ayam pedaging di "Bumi Lancang Kuning", Provinsi Riau, mendapat kucuran modal sebesar Rp500 juta.
Bantuan pengembangan modal usaha tersebut, dikucurkan dari PT Perkebunan Nusantara V, sebagai langkah perusahaan dalam mendukung pengusaha lokal untuk tetap tumbuh di masa pandemi.
"Pandemi menyerang seluruh sendi. Tidak hanya kesehatan, tapi juga sosial sampai ekonomi. Para pengusaha seperti budidaya ayam pedaging di Tambang, Kabupaten Kampar merupakan salah satu penyokong ekonomi yang harus terus kita perkuat. Dan disini PTPN V hadir. Komitmen kita untuk senantiasa ambil bagian dalam program pemulihan ekonomi nasional yang dicanangkan Pemerintah," kata Chief Executive Officer PT Perkebunan Nusantara V, Jatmiko K Santosa di Pekanbaru, Selasa (12/1/2021).
PTPN V menyalurkan dana kerja tersebut dalam bentuk bergilir dan bergulir. Harapannya modal usaha yang diberikan dapat menjadi stimulus untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui penambahan omzet dan tenaga kerja.
"Kita lihat potensinya besar. Kelompok usaha ayam pedaging ini berpeluang sekali untuk semakin tumbuh dan mendorong ekonomi setempat melalui pembukaan lapangan kerja baru," tambah Jatmiko.
Hal tersebut dibenarkan oleh Akbar Markib (54), satu dari 10 penerima bantuan modal usaha PTPN V yang tergabung dalam kelompok Ternak Payung Sekaki. Ia mengatakan sangat bersyukur dengan adanya bantuan tersebut. Akbar, yang tak lain merupakan ketua kelompok pengusaha peternakan ayam itu mengatakan dirinya akan memanfaatkan bantuan dana tersebut untuk pengembangan usaha dan mengangkat ekonomi masyarakat.
"Salah satunya saya ingin mengorbitkan pengusaha-pengusaha ayam baru di kampung ini. Saya ingin para pekerja yang sebelumnya hanya bekerja untuk orang, bisa jadi pengusaha sendiri," kata dia.
Akbar menjelaskan saat ini terdapat 12 kandang yang dimiliki para pengusaha peternakan ayam di Kecamatan Tambang dan tergabung ke dalam Kelompok Payung Sekaki. Satu kandang bisa menampung antara 5-10 ribuan ekor ayam. Secara keseluruhan, kelompok yang dia pimpin tersebut membudidayakan sekitar 120 ribu ekor ayam pedaging.
Dengan adanya bantuan tersebut, dia mengatakan akan membangun kandang baru bagi anak-anak kandang, istilah yang disematkan kepada para pekerja.
"Mereka ini sudah punya pengalaman. Hanya butuh keberanian dan modal agar dapat berkembang. Inilah saatnya. Dengan bantuan modal PTPN V, kita harus mampu berkembang," ujarnya.
Harga Tinggi Saat Pandemi
Lebih jauh, Akbar bercerita bahwa selama pandemi ini, justru harga ayam jauh lebih baik dibandingkan hari normal. Di awal 2021, kata dia, harga ayam di pasaran bertahan dalam rentang harga Rp27.000 hingga Rp30.000 per kilogramnya. Harga itu jauh lebih baik dibandingkan dengan sebelum pandemi yang tak jauh dari kisaran Rp19.000 hingga Rp21.000 an.
Akan tetapi, dalam menjalankan bisnisnya, Akbar mengatakan kelompoknya telah menjalin kerjasama dengan perusahaan berbasis Agribisnis skala nasional. Kerjasama yang telah terjalin dalam beberapa tahun terakhir itu untuk menjamin harga jual ayam setelah panen.
Menurut dia, harga yang disepakati antara dirinya dengan perusahaan Rp18.000 per kilogram ayam. Meski jauh di bawah harga pasaran, dia mengatakan petani merasa lebih aman dan selisih harga tinggi akan menjadi bonus bagi para petani.
"Dengan harga pasaran tinggi, kami juga ikut kecipratan untung karena mendapatkan bonus," paparnya.
Dengan harga di atas, Akbar mengaku pendapatannya bisa mencapai Rp20 hingga Rp50 juta dalam sekali panen. Sementara, dalam setahun dia mengatakan mampu melakukan enam kali panen.
Saat ini, dia mengklaim bahwa Desa Parit Baru, Kecamatan Tambang bisa disebut sebagai salah satu sentra penghasil ayam terbesar di Provinsi Riau. Akbar yang telah menjalankan usaha ternak ayam sejak tahun 2000 silam tersebut memiliki keinginan agar warga desanya bisa sejahtera melalui ternak ayam.
"Dulu disini beli motor (mobil) saja susah. Sekarang sudah bisa punya motor sudah bisa punya rumah. Terimakasih untuk PTPN V. Dukungan ini akan kami jaga melalui pengembalian yang lancar, agar UKM-UKM lain terus punya kesempatan sama seperti kami," tutupnya.

Berita Lainnya
Pemdes Sebangar, Salurkan BLT Tahap VII Ke 136 Keluarga Pemamfaat
Catat Laba Rp98 Juta, Camat Keritang: Semoga Kedepannya BUMDes Sumber Kencana Semakin Banyak Ciptakan Lapangan Kerja
Kepala Desa Bukit Intan Makmur Salurkan BLT - DD Tahap II kepada 25 KPM
Peduli Warga, Pemdes Air Kulim Gelar Screning Massal Cegah PTM
Buka Pelatihan Siskuedes Versi 2.0.4 Diikuti 4 Kecamatan, HM Wardan: Wujudkan Penertiban Adminstrasi dan Transparansi Desa
Perangkat Desa Pasir Emas, Inhil Dikukuhkan, Kades Rahman: Jalankan Tugas dengan Benar
Tasyukuran dan Doa Bersama, Alwan Siap Berjuang Kembali untuk Desa Mulangmaya
Penghulu Teluk Bano I Kecamatan Bangko Pusako Rohil, Jelaskan Izin Galian C Pertambangan Tanah Timbun Beroperasi di Wilayahnya
Pelantikan dan Pengukuhan 14 Perangkat Desa Sumber Agung
Diisukan Maju Pilkades Mekar Sari Kecamatan Reteh, Ini Kata H Abdul Hafidz
STQ Ke 43, Plh Kades Ahmadi: Semoga Bakat dan Potensi Generasi Desa Pelanduk Melahirkan Qur'ani Yang Cerdas Serta Agamis
Setahun Pemerintahan Kades Rahman, Pasir Emas Jadi Desa Melek Internet