Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Dewi Ansar Dorong Pemanfaatan Digital Marketing untuk Memperkuat Pasar
BUALBUAL.com - Ketua TP PKK Provinsi Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar menyampaikan bahwa dimasa pandemi seperti saat ini, salah satu penggerak ekonomi untuk tetap survive, pilihannya adalah berwirausaha. Menurutnya pandemi telah banyak memberikan dampak dari sektor ekonomi.
"Untuk itu berwirausaha adalah salah satu pilihan. Pandemi memaksa kita untuk mengikuti era new normal. Berjualan tidak harus bertatap muka, namun bisa secara online. Dengan online dapat memperkuat dan memperluas pasar," kata Dewi pada Pelatihan Digital Marketing, Selasa (21/9).
Pelatihan ini diselenggarakan oleh GO-JEK, salah satu perusahaan transportasi digital terbesar di Indonesia yang diikuti peserta secara daring maupun luring. Turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Kepri Misni.
Menurut Dewi, dari data BPS, Kepri sebagai provinsi dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi di Indonesia. Pada Februari 2021, contohnya, TPT Kepri mencapai 10,12 persen, jauh di atas rata-rata nasional yang hanya 7,07 persen. Penyumbang angka tertinggi TPT di Kepri adalah Batam.
"Efek domino dari banyaknya pengangguran adalah lemahnya ketahanan dan kesejahteraan keluarga. Ekonomi keluarga harus tetap bergerak walapun dimasa Pandemi. Untuk itu perlu kesadaran masyarakat untuk menumbuhkan jiwa wirausahanya dengan UMKM sebagai salah satu pilihan," ungkapnya
Kemudian Dewi menyampaikan bahwa media sosial sudah menjadi keseharian masyarakat. Kadang kalau waktu lebih banyak dihabiskan untuk bermedia sosial dibandingkan melaksanakan aktifitas fisik lainnya. Selain memberikan dampak kurang bermanfaat, namun disatu sisi ada dampak positif nya.
"Banyak kisah sukses orang-orang yang telah berhasil memasarkan produknya lewat media sosial, seprti menggunakan Facebook, WhatsApp Group dan lain-lain. Jika biasanya orang menjual produk harus membuka gerai, namun disaat ini orang bisa berjualan dengan memposting produk melalui media sosial. Orang sering menamakan gerai digital," kata Dewi.
Menurutnya saat ini, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan platform digital semakin tinggi. Apalagi pengguna internet di Indonesia terbilang cukup tinggi dibanding dengan negara-negara Asia lainnya. Hal ini menjadi pasar yang sangat baik dalam memformulasikan marketing bisnis secara online.
"Para pelaku UKM tinggal memilih platform mana yang mau dipakai, dengan melakukan pendaftaran, lalu memasukkan produk dan siap berjualan. Sangat simple dan mudah dijalankan, bukan?" kata Dewi.

Berita Lainnya
Setahun Kelola PHR WK Rokan dari Chevron, Begini Pesan Pj Bupati Kampar
Satpol PP Pekanbaru Tak Beri Sanksi, Meski Sudah Temukan Tempat Hiburan Tetap Buka di Malam Ramadan
Lantik Ketua TP PKK Siak, Ini Harapan Henny Sasmita
Bupati HM Wardan Berikan Tanggapan Terhadap Pandangan Umum Fraksi Terkait 6 Ranperda
Gubri Syamsuar Imbau Masyarakat Tetap Tenang & Tingkatkan Kewaspadaan Covid-19
Nasib Guru PPPK Tak Sesuai Penempatan Diumumkan 10 April
BKPSDM Inhil: Diperkirakan, SKB CPNS 2019 Digelar Agustus
Hadiri Rapat Paripurna, Bupati Bengkalis Ucapkan Selamat Hari Jadi
Pemprov Riau Gelar Rakor Pencegahan Karhutla
Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Pemdes Muara Dilam Bangun Enam Posko Relawan Desa Lawan Covid-19
Ketua TP PKK Tubaba Terima Penghargaan Manggala Karya Kencana dari BKKBN RI
Berkunjung ke Riau, PB PMII Resmi Defenitifkan PMII Cabang Rohil