Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Petani Menjerit Jual Kelapa Sulit, Praktisi Hukum Inhil Pertanyakan Pelaksanaan Perbup Tata Niaga Pemda Inhil
TEMBILAHAN (BUALBUAL.com) - Praktisi Hukum Yudhia Perdana Sikumbang menyoroti penurunan harga komoditi kelapa yang menjadi sumber pendapatan utama masyarakat Inhil saat ini.
"Selain harga yang turun, saya juga prihatin mendengar adanya pembatasan pembongkaran kelapa oleh PT Sambu sehingga menyulitkan petani untuk menjual kelapa miliknya," ungkap Yudhia Sikumbang, Selasa 28 Juni 2022.
Karena itu, Ia mempertanyakan pelaksanaan Peraturan Bupati Nomor 36 Tahun 2018 tentang Tata Niaga kepada Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir.
"Kalau diperhatikan di Perbup tersebut, ruang lingkupnya meliputi penetapan harga kelapa, margin harga kelapa dan pasar lelang kelapa," jelasnya.
Sementara pada pasal 3, poin pertama pemerintah memfasilitasi pertemuan antara Pemerintah Daerah, DPRD Inhil, Asosiasi Petani, Asosiasi Pengusaha dan Asosiasi Industri kelapa untuk penetapan harga kelapa.
"Jadi dengan kondisi saat ini, apakah pertemuan tersebut sudah dilakukan? Sebab pada ayat ketiga pasal 3 tersebut disebutkan pertemuan ini setiap 3 bulan atau saat mendesak," tambah Yudhia Perdana Sikumbang.
Selain itu, pada pada pasal 4 juga diatur margin tata niaga kelapa yang diperhitungkan berdasarkan biaya transportasi, bongkar muat dan biaya lainnya yang dianggap wajar.
"Sudah jelas aturan tata niaga kelapa di Inhil. Jadi kenapa masih terjadi petani kelapa menjerit harga yang rendah hingga kesulitan menjual kelapa seperti saat ini,"
"Karena itu, saya berharap dengan adanya regulasi ini maka Asosiasi Petani Kelapa bersuara dan disambut baik oleh Pemerintah dan DPRD Inhil agar Perbup ini bisa dilaksanakan dengan baik yang muaranya nanti perekonomian petani kelapa menjadi lebih baik," tutupnya.

Berita Lainnya
Tak Hanya Bertugas, Hardianto Manik Rela Rogoh Kocek Demi Pacu Jalur
AJI Pekanbaru Gelar Workshop Mengenali dan Melacak Hoaks di Wilayah Operasional PHR
FIF Group Salurkan 537 Hewan Kurban Kambing dan 2 Ekor Sapi Untuk Masyarakat Sekitar
GAZA Resmi Buka Bimbingan Belajar Bagi Anak Tidak Mampu dan Putus Sekolah
HIPPMA INSEL Kobarkan Semangat Pemekaran: Indragiri Selatan Siap Bergerak dari Kampus ke Panggung Politik
Banyak Masyarakat Riau Dukung Larangan LGBT di Riau
Perceraian Warga Inhil Masih Tinggi, PA Tembilahan: Penyebab Utama Mayoritas Karena Ekonomi
Kebakaran Hebat di Pasir Sialang, Hanguskan Rumah Janda Tua, Repol Langsung Antar Bantuan
Duanu dan Mangrove: Identitas, Ekologi, dan Perjuangan Pengakuan
Ketua DPP IKA UNRI Silaturahmi dengan Bupati Inhil HM Wardan
Bantuan Penanganan Banjir dari Cen Sui Lan Untuk Warga Kota Tanjungpinang
"Ingat Pesan Pak Bhabin" Polisi Ini Doktrin Warganya Cegah Karhutla