Petani Menjerit Jual Kelapa Sulit, Praktisi Hukum Inhil Pertanyakan Pelaksanaan Perbup Tata Niaga Pemda Inhil
TEMBILAHAN (BUALBUAL.com) - Praktisi Hukum Yudhia Perdana Sikumbang menyoroti penurunan harga komoditi kelapa yang menjadi sumber pendapatan utama masyarakat Inhil saat ini.
"Selain harga yang turun, saya juga prihatin mendengar adanya pembatasan pembongkaran kelapa oleh PT Sambu sehingga menyulitkan petani untuk menjual kelapa miliknya," ungkap Yudhia Sikumbang, Selasa 28 Juni 2022.
Karena itu, Ia mempertanyakan pelaksanaan Peraturan Bupati Nomor 36 Tahun 2018 tentang Tata Niaga kepada Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir.
"Kalau diperhatikan di Perbup tersebut, ruang lingkupnya meliputi penetapan harga kelapa, margin harga kelapa dan pasar lelang kelapa," jelasnya.
Sementara pada pasal 3, poin pertama pemerintah memfasilitasi pertemuan antara Pemerintah Daerah, DPRD Inhil, Asosiasi Petani, Asosiasi Pengusaha dan Asosiasi Industri kelapa untuk penetapan harga kelapa.
"Jadi dengan kondisi saat ini, apakah pertemuan tersebut sudah dilakukan? Sebab pada ayat ketiga pasal 3 tersebut disebutkan pertemuan ini setiap 3 bulan atau saat mendesak," tambah Yudhia Perdana Sikumbang.
Selain itu, pada pada pasal 4 juga diatur margin tata niaga kelapa yang diperhitungkan berdasarkan biaya transportasi, bongkar muat dan biaya lainnya yang dianggap wajar.
"Sudah jelas aturan tata niaga kelapa di Inhil. Jadi kenapa masih terjadi petani kelapa menjerit harga yang rendah hingga kesulitan menjual kelapa seperti saat ini,"
"Karena itu, saya berharap dengan adanya regulasi ini maka Asosiasi Petani Kelapa bersuara dan disambut baik oleh Pemerintah dan DPRD Inhil agar Perbup ini bisa dilaksanakan dengan baik yang muaranya nanti perekonomian petani kelapa menjadi lebih baik," tutupnya.

Berita Lainnya
Dorong Usaha Produktif, PLN Nusantara Power UP Tenayan Bantu Kelompok Budidaya Ikan di Tenayan
Ketua APPSI Inhil Apresiasi Langkah Cepat Bupati Herman Bangun Kembali Pasar yang Terbakar
Duanu dan Mangrove: Identitas, Ekologi, dan Perjuangan Pengakuan
Hingga ke Pelosok Daerah, Ambulance PKB Inhil Non Stop Layani Masyarakat Secara Gratis
Blok Langgak Beralih ke Perusahaan Asing, AMA Riau Nyatakan Penolakan Tegas
Tak Sekadar Festival! Disdik Riau Siapkan Pelajar Jadi Garda Pelestari Budaya Melayu di Kenduri Akbar 2026
PLN Berikan Bantuan Ambulans Laut bagi Masyarakat Inhil
Kartini Masa Kini: PLN Nusantara Power UP Tenayan Perkuat Peran Ibu Lewat Pelatihan Parenting di TPA Biruni
Jembatan Barangan Amblas, Kasat Lantas Polres Inhu dan Polwan Cantik Beraksi
PT PLN ULP Tembilahan Bagikan Bantuan, Dua Lokasi Ini Terima Manfaatnya
Gandeng BP Jamsostek, Kadin Inhil fasilitasi Nelayan dapatkan Perlindungan Kerja
Konferensi XIX HMI Cabang Pekanbaru: Diki Maulana Terpilih, Semangat Kembali ke Khittah Perjuangan