Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Gubernur Ansar Terima Kunjungan Kabinda Kepri yang Baru
BUALBUAL.com - Keberadaan Badan Intelejen Negara (BIN) sangat dibutuhkan terutama di wilayah perbatasan seperti Provinsi Kepulauan Riau. Karena daerah Kepri memiliki perbatasan dengan akses laut internasional yang sangat terbuka dan rawan akan berbagai tindakan kejahatan yang bisa mengancam keamanan bahkan kedaulatan negara.
Demikian hal yang disampaikan oleh Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad ketika menerima Silaturahmi Kepala Badan Intelejen Negara Daerah (Kabinda) Kepri yang baru Laksma TNI Ardiansyah di Graha Kepri Lantai VII Batam, Senin (01/08).
Letak Provinsi Kepulauan Riau yang sangat terbuka dan berbatasan langsung dengan berbagai negara tetangga menurut Gubernur Ansar memberikan peluang sekaligus ancaman yang perlu diantisipasi. Oleh karena itu butuh kerjasama dan dukungan semua pihak.
"Daerah kami ini adalah perbatasan yang punya keterbukaan akses laut sehingga sangat berpotensi terjadi berbagai kejahatan diantaranya penyelundupan narkoba, human trafficking, hingga klaim perbatasan. Berbagai permasalahan ini tidak akan selesai jika hanya Pemda yang bergerak, tidak akan mampu. Maka keberadaan BIN juga sangat diperlukan," jelasnya.
Kepada Kabinda Kepri yang baru, Ansar berharap koordinasi dan kerjasama yang selama ini telah terjalin selama ini, dapat terus dilanjutkan dan terus mendukung program-program pemerintah daerah terutama ikut bersama memulihkan perekonomian paska Covid-19.
"Ekonomi saat ini sudah mulai tumbuh paska covid-19. Pariwisata juga mulai kembali bergairah dengan berbagai diskresi yang diberikan pemerintah pusat. Sekarang kita akan menggesa lagi vaksin booster untuk warga Kepri agar herd Immunity tercipta. Kami harap BIN juga ikut terlibat mensukseskan kegiatan ini," harap Ansar.
Sementara itu Kabinda Kepri yang baru Laksma TNI Ardiansyah, menceritakan bahwa dirinya hadir di Kepri menggantikan Brigjen Pol Riza Celvian Gumay dan penempatannya di Kepulauan Riau bagi dirinya serasa pulang kampung karena pernah bertugas disini.
"Saya sebelumnya bertugas sebagai Kabinda Sulawesi Utara. Dengan tugas yang baru sebagai Kabinda Kepri saya merasa seperti pulang kampung karena anak saya lahir disini dan saya pernah bertugas di Tanjung Uban sekitaran tahun 1998 sampai dengan 2001 sebagai komandan Kapal Patroli dan 2002 sempat menjadi wakil komandan pangkalan di Lanal," ungkapnya.
Terkait hubungan baik yang telah terjalin oleh Kabinda sebelumnya dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, dirinya menyatakan siap melanjutkan untuk Kepri yang lebih baik.
"Terima kasih pak Gubernur, mohon dukungan dan kerjasamanya," tutupnya.

Berita Lainnya
Covid-19 Tambah Dua Kasus Baru, Total 38 Kasus Positif di Riau
Sosialisasi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan
Gubernur Ansar Kukuhkan Pengurus Keluarga Besar Flobamorata Karimun
Mahasiswa Apresiasi Capaian Vaksinasi Provinsi Kepri Tertinggi
Bupati HM. Wardan Ikuti Webinar Nasional Bersama Kejati Riau
Pimpin Apel Pagi, Kadiskominfotik Riau:Mari Bekerja Sungguh-sungguh dan Bertanggung Jawab
Pj Ketua TP PKK Inhil Nyatakan Siap Bersinergi Bantu Pemerintah Daerah
Sorgum Jadi Andalan, Lomba Cipta Menu B2SA Lahirkan Kuliner Baru
Riau, Hutan, dan Harapan ; Ketika Pemimpin Daerah Melangkah ke Panggung Diplomasi Iklim Dunia
Camat Mandau, Resmi Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-5 Kelurahan Batang Serosa
Gubernur Kepri Borong Penghargaan Dari 2 Station TV Nasional
Video Inovasi Sagu Mandah Kecamatan Mandah Pelayanan Publik Semakin Efisien dan Efektif