Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Bupati Inhu Dukung Pemerintah Pusat Dalam Peningkatan Perluasan Digitalisasi Daerah
BUALBUAL.COM INHU Bupati Inhu Rezita Meylani Yopi hadiri Rakornas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) di Hotel Le Meridien, Jakarta Selasa 6/12 / 2022
Di hadiri langsung Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia Mahfud MD, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Johny G Plate, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan dihadiri oleh Gubernur, Bupati/Walikota Se-Indonesia.
Menko Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto dalam Sambutannya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah yang telah ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan P2DD di daerah masing-masing.
Ia berarap dengan dilaksanakannya P2DD ini nantinya akan mampu menekan inflasi dan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia dimana digitalisasi merupakan target Indonesia yang dihasilkan dalam KTT G20, di Bali yang lalu.
Rezita menyampaikan bahwa pemerintah kabupaten Indragiri Hulu tentunya mendukung arahan pemerintah pusat dalam upaya peningkatan digitalisasi daerah, di mana saat ini pemda inhu juga telah melaksanakan pembayaran transaksi secara digital lewat QRIS dalam upaya mengoptimalkan penerimaan daerah sebagai bentuk digitalisasi keuangan daerah.
Selain itu saat ini 178 desa di Inhu juga telah mulai memanfaatkan Transaksi Non Tunai Bersama Bank Riau Kepri Syariah dengan menerapkan Aplikasi Cash Managemt System (CMS)
Dijelaskannya melalui aplikasi cms bendahara tidak perlu lagi antri ke bank untuk ambil uang tunai. pembayaran kepada yang berhak juga dapat dilakukan dengan pemindahbukuan melalui gawai seperti telpon pintar dan tablet yang sudah tersedia fasilitas cms tersebut.
Demikian juga untuk pembayaran penghasilan tetap dan pembayaran kepada penyedia barang dan jasa, tentunya lebih mudah dilakukan secara non tunai untuk menghindari risiko kehilangan karena kelalaian atau pencurian, bila menyimpan uang tunai di brankas atau pada saat mengambil tunai dari bank.
Selain itu, implementasi transaksi non tunai dengan penggunaan cms banking juga dapat mengurangi peluang terjadinya moral hazard lebih besar dan mengurangi kontak secara langsung antara pihak yang berkaitan dengan desa.

Berita Lainnya
Dana BERMASA Buka Peluang Usaha Mikro, Pelatihan Pembuatan Roti/Kue
Suarakan Gerakan Cinta Zakat, Gubernur Ansar Serahkan Zakat ke BAZNAS Kepri
2 Orang dari Kabupaten Bengkalis, Tambahan 3 Kasus Covid-19 di Provinsi Riau
Gubri Syamsuar Tinjau Pabrik Es Balok dan Serahkan Bantuan 300 Ribu Benur Udang Vaname di Dumai
Apel Gabungan Digelar, Camat Kuantan Tengah Fokuskan Disiplin Aparatur
India dan Tiongkok Makin Gencar Impor Bahan non-Migas dari Riau
Pastikan PPDB Lancar, Dewi Ansar Kunjungi SMK di Bintan
Wabup Lingga Sambut Kedatangan Dirjen Perbenihan Kementan RI
Kadisdik Gelar Program Jaksa Masuk Sekolah, Untuk Pelajar Agar Sadar Hukum Sejak Dini
Camat Yuliango Lantik PAW BPD Desa Belaras Barat dan Desa Belaras Kec Mandah
Gubri Abdul Wahid Luncurkan Kapal Roro: Akhiri Isolasi Inhil, Hubungkan Tembilahan - Batam
Bupati Inhu Rezita Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Lancang Kuning 2023