Senin Depan Hasil Uji Sampel Keluar, 150 Ton Ikan di Waduk PLTA Koto Panjang Kampar Mati
BUALBUAL.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sudah mengirimi contoh kematian ikan di kerambah jala apung waduk PLTA Koto Panjang, Kabupaten Kampar ke Balai Karantina Ikan Pengaturan Kualitas Pekanbaru.
Pengangkutan contoh itu untuk ketahui dengan cara tepat pemicu kematian ikan yang diprediksi capai 150 ton itu sepanjang 10 hari akhir ini.
"Contoh ikan kerambah jala apung waduk PLTA Koto Panjang telah kita kirim ke Balai Karantina untuk dites, buat ketahui pemicu kematian ikan," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Riau, Herman Mahmud, Jumat (3/2/2023).
Herman sampaikan, untuk tes contoh di Balai Karantina memerlukan waktu sepanjang 4 hari. Dan contoh dikirimkan tanggal 2 Februari, dan tes contoh akan usai pada 5 Februari 2023.
"Kami baru mendapatkan laporan dari Balai Karantina . Maka hasilnya Senin (6 Februari) baru keluar, karena tes virus serta bakteri 4 hari baru dapat terdeteksi," jelasnya.
Disentil hasil interograsi sementara, faksinya menyangka, kematian beberapa ratus ton ikan itu karena virus serta bakteri karena padat sebar ikan terlampau tinggi.
"Itu anggapan awalnya kita diperhitungkan karenanya. Selanjutnya juga bisa karena jumlahnya pakan-pakan di bawah yang tidak habis dikonsumsi ikan itu jadi amoniak," tutupnya.

Berita Lainnya
Semak Belukar Terbakar di Depan Mall SKA, Delapan Personel BPBD Turun ke Lokasi
3 Hari Dicari, Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin Akhirnya Ditemukan
Siapa Yang Salah? Tragis Nasib Buruh Subkon PT PHR di Duri
Sempat Video Call dengan Istri, Pria di Tanah Putih Tanjung Melawan Ditemukan Meninggal
Speedboat Bawa 40 Orang Penumpang Tenggelam di Perairan Sungai Enok, Inhil
Kecelakaan Tragis di Rohil, Pelajar 16 Tahun Masuk Kolong Truk dan Meninggal
Konflik Kebun Sawit 370 Hektare Memanas di Inhu, Warga Sungai Raya Nyaris Bentrok di Gerbang PT SBL
Polemik Inisial PST, LAN Kuansing Pertimbangkan Sanksi Adat
Mahasiswa Gelar Unjuk Rasa Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan Warga di Desa Telok Bano Dua Rohil
Akibat Serangan Udara Israel, 8.000 Orang Warga Gaza Meninggal Dunia
Akibat Terlilit Batang As Pompong Rambut dan Kulit Kepala Bocah Berumur 6 Tahun Asal Mandah Terlepas
51 Warga Rohul Terjaring dalam Operasi Yustisi Penerapan Disiplin Protokol Kesehatan