Pegawai BPK Riau yang Terjaring OTT Bupati Kepulauan Meranti Ternyata Ketua Tim Auditor
BUALBUAL.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah membawa Bupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil, ke Jakarta. Ternyata, dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis (6/4/2023) malam, tim KPK juga mengamankan seorang pegawai Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Riau.
Adil dan pegawai BPK Riau itu telah tiba di gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (7/4/2023) sekitar pukul 16.17 WIB. Mereka selanjutnya menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK.
“Pihak yang diamankan tim KPK satu orang di antaranya adalah ketua tim BPK perwakilan Riau,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, Jumat malam.
Ditanya apakah pegawai BPK itu merupakan ketua tim auditor, Ali tidak membantahnya. "Betul. Auditor BPK perwakilan Riau," tegas Ali kepada CAKAPLAH.com.
Namun Ali belum menjelaskan dugaan korupsi yang melibatkan auditor BPK Riau itu. Pria berlatar belakang jaksa itu hanya membenarkan kalau pegawai itu berinisial F.
Pada pemberitaan sebelumnya, Ali menyebutkan saat OTT diamankan 25 orang, termasuk Bupati Kepulauan Meranti, Adil.
"Sejauh ini tim KPK mengamankan 25 orang terdiri dari Bupati, Sekda, Kepala Dinas dan Badan, Kepala Bidang dan pejabat lainnya di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti serta ajudan Bupati dan pihak swasta," kata Ali.
Adil diduga terlibat asus suap penyediaan jasa umrah dan pemotongan Uang Persediaan dan Ganti Uang Persediaan di Pemkab Kepaluauan Meranti. KPK menduga ada pemotongan hingga sebesar 5 hingga 10 persen.
Ali menyebut, dari puluhan pejabat dan pihak swasta yang terjaring OTT, KPK baru membawa 8 orang ke Jakarta untuk dimintai keterangan. Sementara sisanya diperiksa di Kepulauan Meranti.
Selain itu, tim KPK juga membawa barang bukti di antaranya uang yang jumlahnya masih dihitung. KPK memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum Bupati Muhammad Adil dan pejabat lain yang diamankan.

Berita Lainnya
Gara-gara Narkoba Suami Kabur, Istri Cs Keciduk, DPO Ikut Terangkut Polisi
Kurun Waktu Enam Jam, 8 Orang Pelaku Narkoba di Lampura Diringkus Polisi
Baik Jujur dan Mengakui, Hukuman Terdakwa 'Amril Mukminin' Disunat PN dari 6 Tahun Menjadi 4 Tahun Penjara
Polisi Ungkap BBM Palsu yang Diolah di Sumut Dijual ke Industri-industri di Riau
KPU Riau Buka Suara! Abdul Wahid Belum Bisa Diberhentikan Meski Divonis 2 Tahun
Polsek Kateman Amankan Tiga Orang Pelaku Narkotika
Kau Nak Merasa Parang Aku Ni! Pembacokan Berdarah Terhadap PNS di Inhil
Kasus Pemukulan Wartawan di Kuansing, Ketua PWI Kuansing: Kami Masih Tunggu Janji Kapolres
Lima Paket Sabu Dalam Kotak Rokok, Bolot Diborgol Polsek Rengat Barat
Korupsi di LAMR Pekanbaru, Modus Kwitansi Kosong Seret Dua Nama
Bakar Lahan untuk Buka Kebun Sawit di Suaka Margasatwa Kerumutan, 3 Orang Jadi Tersangka
Pria Asal Sako Pangean Kuansing Ditangkap Polisi, Nekat Simpan Sabu Dalam Kamar