Perjuangkan Nasib Perangkat Desa dan Kembangkan Potensi, PPDI Riau Belajar ke PPDI Bali
BUALBUAL.COM, BAGANSIAPIAPI - Perjuangkan nasib perangkat desa serta kembangkan potensi se Provinsi Riau, Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Riau kunjungi PPID Bali.
Kunjungan sekaligus silahturahmi yang berlangsung di Ulun danu Danau Berantan Bedugul Bali tersebut dihadiri Ketua PPDI Riau, Nina Siahaan, disambut oleh ketua PPDI Bali, I Wayan Wawa, Jumat (28/4).
"Alhamdulillah, lebaran tahun ini bisa kembali bersilaturahmi dengan Ketua PPDI provinsi Bali I Wayan Mawa. Kebetulan beliau di PPDI sejak tahun 2009 dan saya belajar organisasi PPDI ini dari beliau. Dari beliau banyak hal yang bisa saya pelajari," ungkap Nina.
Dalam pertemuan itu, Nina membicarakan banyak hal dan planning yang kedepannya diharapkan mampu memberikan manfaat bagi banyak orang, dan mampu memberikan hal hal baru dan positif yang nantinya bisa di terapkan di daerah.
"Udah 3 kali berganti ketua umum pak Wayan masih bertahan sebagai ketua PPDI provinsi Bali. Beliau juga salah satu pejuang PP 11 tahun 2019 untuk peningkatan kesejahteraan Perangkat desa yaitu gaji setara 2A," terangnya.
Ia menyebutkan, pertemuan kali ini tentunya bukan hanya sekedar liburan tapi mengambil ilmu dari senior PPDI Bali seputar perangkat desa. Dan juga belajar mengelola potensi secara kreatif dan inovatif bisa membuka peluang bagi masyarakat dan juga perangkat desa.
"Saya selalu mencoba komunikasi dengan kawan kawan se Indonesia dengan tujuan agar potensi yang ada di daerah kita bisa dikembangkan seperti mereka. Ada rencana pengembangan wisata sungai sirih Sinaboi. Yaitu surga tersembunyi nya kecamatan sinaboi," sebutnya.
"Untuk kedepannya ada hal hal penting yang akan terus kami perjuangkan yaitu seperti Pengakuan status perangkat desa," sambung Nina.
Sebelumnya, Momen lebaran idul Fitri dimanfaatkan oleh ketua PPDI Riau Nina Siahaan untuk menjalin silaturahmi dan kegiatan halal bihalal dengan ketua PPDI Provinsi Nusa Tenggara Barat Wiro Hamdani SIP beserta anggota, Selasa (25/4).
Dalam kegiatan tersebut keduanya bertekad untuk dapat mengembangkan desa wisata dimana nantinya mampu mendongkrak pendapatan desa.
Dari pertemuan tersebut kata Nina bagaimana perangkat desa bisa berinovasi dan memiliki kreativitas yang tinggi untuk mengembangkan potensi yang dimiliki oleh desa.
"Perangkat desa jangan cuma mengerjakan tugas desa saja tapi cari sektor yang bisa di tingkatkan untuk pendapatan desa. Khususnya desa desa di Riau juga punya banyak potensi yang belum di gali dan bisa di jadikan pendapatan asli desa ( PAD) baik sektor wisata maupun kuliner atau UMKM nya. Jadi kami harapkan pertemuan ini nantinya mampu memberikan kontribusi dan juga manfaat. Apa saja yang bisa kita ambil ilmu nya dari sini dan diterapkan." Tutupnya.

Berita Lainnya
Cek Lokasi dan Syaratnya, Vaksin Booster Kedua di Pekanbaru sudah Dimulai
PC PMII Rohil Sambut Baik Perpres Pendanaan Pondok Pesantren
Pastikan Sudah Berjalan Maksimal, H Bustami HY Tinjau Posko Covid-19
Gubernur Ansar Layangkan Surat Resmi ke Operator Ferry, Akan Umumkan Penyesuaian Harga dalam Waktu Dekat
Harlah 1 Abad NU, Gubernur Ansar Bangga Dengan Warga NU
Ketua Komisi I DPRD Riau Dukung Langkah Pemprov Riau Larang Mudik Lebaran
Gubernur Riau H Syamsuar Ajak Laksanakan Zikir dan Doa Bersama Secara Serentak
Berbangsa Satu, Bupati Hingga Sekda Bintan Berpakaian Adat di Hari Sumpah Pemuda
Gubernur Buka Musda IV dan Pelantikan Pengurus DPD Pengajian Alhidayah Kepri
Andri Taufik: Rendahnya Literasi Teknologi Dinilai Penyebab Tingginya Potensi Radikalisme dan Terorisme
Gubernur Ansar Bertemu Menteri Perhubungan, Bahas Percepatan Sejumlah Proyek Strategis di Kepri
Pemprov Riau Rakor Bersama KPK dan Kepala Daerah se Riau, Gubri: Wujudkan Komitmen Pemberantasan Korupsi