Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
UMKM Warga Inhil Ciptakan Kerajinan Tangan Anyaman Berbahan Baku Tumbuhan Resam
BUALBUAL.com - Kerajinan tangan selalu menjadi nilai keunikan tersendiri, berbagai jenis bahan baku yang selalu dijadikan bahan kerajinan tangan.
Namun keunikn kerajinan tangan warga inhil mengambil dari bahan yang sangat laur biasa yaitu Resam, Berasal dari tumbuhan perdu yaitu pakis yang tumbuh hampir di seluruh hutan. 05/11/23.
Resam yang biasanya dibentuk menjadi kopiah/peci, tetapi seiring dengan permintaan pasar, resam juga dapat dibentuk lebih kaya variasinya seperti taplak meja, tatakan gelas, tas, hiasan dinding dan lainnya.
Hal ini juga membuka pasar kerajinan tangan tersendiri, menjadi nilai okenomis dan mengangkat standar hidup manusia serta memiliki penghasilan yang cukup besar.
Saat ini, kerajinan anyaman resam yang dikembangkan oleh Kelurahan Selensen Kecamatan Kemuning, anyaman resam telah di diperkenalkan di stan bazar Kabupaten Indragiri Hilir pada MTQ Provinsi Riau yang dilaksanakan di Rokan Hilir lalu.

Berita Lainnya
Pekan Ini Harga TBS Sawit Rp1.868,83 per Kg
Kadis PMPTSP Inhil Hadiri Rapat Identifikasi Pemanfaatan Kawasan Hutan Upaya Penyelesaian Hambatan Bagi Pelaku Investasi
IKA Fisip Peduli, Bagikan Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19
PPKM Diperpanjang, Pedagang Pakaian di Pekanbaru Terpaksa Kurangi Karyawan
Awalnya Pindah-pindah Tempat, Kini Petani Madu di Tualang Riau Bisa Hasilnya Hingga 1 Ton Sekali Panen
Minggu Ini Harga Pinang Kering di Riau Naik Menjadi Rp10.050 per Kg
56 Tahun Sambu Group, Perusahaan Indonesia yang Mendunia!
Kadis DPMPTSP Inhil Haryono Terima Kunjungan DPMPTSP Pelalawan
Peluang Bisnis 10 Macam Jenis Batik Daerah Indragiri Hilir: Keindahan dan Kearifan Budaya Indonesia
Kembali Dipercaya Kementrian Investasi, HIPMI Berikan Penilaian Baik Terhadap Kinerja DPMPTSP Inhil
Peduli Terhadap Kestabilan Harga Kelapa Petani, Sambu Group dirikan Pancang Pembelian di Daerah
Buka-Bukaan Terkait Kondisi Perusahaan Akibat COVID-19, Ini Isi Surat CEO AirAsia Tony Fernandes