Khairul Apresiasi Langkah Perjuangan Pj Bupati Erisman Mendorong Hilirisasi Kelapa Petani Inhil di Tingkat Nasional
BUALBUAL.com - Di tengah kebun kelapa yang subur di Indragiri Hilir, Khairul, seorang anak petani kelapa, merasa optimis akan masa depan sektor pertanian di daerahnya. Dengan penuh rasa syukur, ia mengapresiasi langkah Pj Bupati H. Erisman Yahya dalam memajukan hilirisasi kelapa, terutama setelah peluncuran Peta Jalan Hilirisasi Kelapa 2025-2045 yang berlangsung di Jakarta pada 30 September 2024.
Dalam pandangan Khairul, peluncuran peta jalan tersebut bukan hanya sekadar seremoni, tetapi merupakan langkah strategis yang sangat dibutuhkan oleh para petani kelapa. Ia merasakan harapan baru ketika Pj Bupati Erisman Memparkan secara tegas di hadapan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, disana juga ada bahasa menekankan pentingnya hilirisasi kelapa sebagai pengungkit kesejahteraan.
"Kebijakan ini bisa menjadi angin segar bagi kami. Hilirisasi akan membantu kami mendapatkan harga yang lebih baik untuk kelapa yang kami tanam," ungkap Khairul.
Khairul percaya bahwa dengan dukungan yang tepat dari pemerintah, hilirisasi kelapa akan membawa manfaat langsung bagi para petani.
“Selama ini, kami sering menghadapi tantangan dalam penjualan hasil panen. Dengan hilirisasi, diharapkan kami dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan mendapatkan nilai tambah dari produk kelapa,” jelasnya.
Selain itu, Khairul mengapresiasi perjuangan Bupati Erisman untuk memperjuangkan dana bagi hasil kelapa (DBH) yang diusulkan kepada Pemerintah Pusat. Ia menilai bahwa adanya DBH kelapa akan sangat membantu pembangunan di Kabupaten Inhil dan mendukung kesejahteraan petani.
“Usulan ini sangat penting bagi kami. Jika pemerintah pusat mendengarkan aspirasi ini, kami percaya dapat mempercepat pembangunan dan meningkatkan kehidupan kami sebagai petani,” tambah Khairul dengan semangat.
Khairul berharap agar suara petani seperti dirinya semakin didengar oleh para pembuat kebijakan. Ia berkeinginan agar generasi mendatang tidak hanya mewarisi kebun kelapa yang subur, tetapi juga mendapatkan dukungan yang lebih baik dari pemerintah.
“Kami ingin anak-anak kami memiliki masa depan yang lebih cerah. Dengan dukungan dan kebijakan yang tepat, kami yakin itu bisa terwujud,” ujarnya penuh harapan.
Di balik semua ini, Khairul merupakan salah satu contoh dari sekian banyak petani yang ingin berkontribusi pada kemajuan daerah. Ia percaya bahwa kolaborasi antara petani dan pemerintah adalah kunci untuk mencapai tujuan bersama.
“Kita harus bersatu dalam perjuangan ini. Jika pemerintah dan masyarakat bekerja sama, saya yakin sektor kelapa di Indragiri Hilir akan berkembang pesat,” ungkapnya.
Dengan semangat yang membara, Khairul dan komunitas petani lainnya siap untuk menyongsong masa depan yang lebih baik. Mereka berharap langkah-langkah yang diambil oleh Pj Bupati Erisman akan membawa perubahan positif yang berkelanjutan bagi sektor kelapa dan kesejahteraan masyarakat di Indragiri Hilir.
Klik disini video Perjuangan Pj Bupati Erisman Tentang Kelapa Tiktok Erisman Yahya

Berita Lainnya
BRI Perawang Gelar Panen Hadiah Simpedes Periode II Tahun 2023, Nasabah Unit Lubuk Dalam Bawak Pulang Grand Prize I
Harga TBS Sawit Riau Naik, Usia 9 Tahun Tembus Rp3.496 per Kg
Sepinya Orang Keluar Dampak Corona, Satu Penumpang Dikejar Sepuluh Ojek Dan Becak di Pulau Bengkalis
Gerak Cepat Bantu Pemulihan Ekonomi, 4.000an Orang Dapat Vaksin dan Sembako Gratis di Sentra Vaksinasi HIPMI
Pasar Tumpah Desa Teluk Sasah Bintan Sediakan Produksi Lokal
Pengendalian Inflasi Kepri Tercatat Baik, Mendagri Minta Daerah Lain Contoh Penerapan Best Practice
Temu Bisnis, Kadis Penanaman Modal dan PTSP Wacanakan Penggunaan Google Form
DPK Apindo Bengkalis, Sambangi Pelaku Usaha di Duri
Cabut Larangan Ekspor, Petani Kelapa Sawit Indonesia Terima Kasih ke Presiden Jokowi
Pemkab Inhil Gelar Apel Gabungan Dalam Rangka Pengantar Tugas Pejabat Bupati Indragiri Hilir
Omset Turun 70 Persen, Pemilik Warung Kopi di Tembilahan Jual Kenderaan untuk Menutupi Kebutuhan Sehari-hari
Cara Kreatif Pelaku Usaha Handicraft di Purwakarta Hadapi Masa Pandemi