Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Audiensi Bersama Menteri Kehutanan Republik Indonesia
Bupati Kasmarni Sampaikan Berbagai Usulan Perizinan Kawasan Hutan
Jakarta, BUALBUAL.com – Dalam upaya mempererat koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat dalam pengelolaan sumber daya kehutanan, Gubernur Riau Abdul Wahid beserta para Bupati dan Walikota dari seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Riau melakukan silaturahmi dan audiensi bersama Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni.
Pertemuan berlangsung pada Minggu, (4/5/2025), bertempat di Rumah Dinas Menteri Kehutanan di Jakarta, yang mana pertemuan tersebut juga diikuti oleh Para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.

Kegiatan ini diinisiasi sebagai bentuk komitmen bersama untuk membangun komunikasi yang konstruktif antara Pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi Riau dengan Kementerian Kehutanan, khususnya dalam menyikapi berbagai tantangan dan peluang yang berkaitan dengan pengelolaan kawasan hutan, perhutanan sosial, konflik lahan, serta perlindungan lingkungan hidup di Riau.
Dalam sambutannya, Gubernur Riau Abdul Wahid menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Menteri Kehutanan serta menekankan pentingnya dukungan dari Pemerintah Pusat dalam berbagai aspek kehutanan yang berdampak langsung terhadap pembangunan Daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Beliau juga menyoroti kebutuhan akan penyelesaian masalah tata batas kawasan hutan, percepatan revisi tata ruang, hingga percepatan realisasi program perhutanan sosial bagi masyarakat adat dan lokal di Riau.
“Provinsi Riau memiliki kawasan hutan yang luas dan memiliki posisi strategis dalam mendukung target penurunan emisi karbon nasional. Oleh karena itu, kami berharap adanya kolaborasi yang lebih intensif dan responsif dari Kementerian Kehutanan agar isu-isu kehutanan di Riau dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” ujar Gubernur Riau.
Dalam audiensi tersebut, para Bupati dan Walikota juga menyampaikan langsung berbagai persoalan yang dihadapi di wilayah masing-masing, mulai dari keterbatasan akses masyarakat terhadap hutan, persoalan legalitas lahan, hingga kendala dalam pelaksanaan program perhutanan sosial. Mereka juga menekankan pentingnya pelibatan Pemerintah Daerah dalam setiap proses pengambilan kebijakan kehutanan yang berdampak langsung pada masyarakat lokal.
Adapun usulan-usulan yang disampaikan oleh Bupati Bengkalis Kasmarni kepada Menteri Kehutanan Republik Indonesia diantaranya, tentang Pembangunan dan Pengelolaan Infrastruktur Sosial dalam Kawasan Hutan, Kebun Masyarakat dalam Kawasan Hutan, Skema Pinjam Pakai Kawasan Hutan, Perhutanan Sosial dan Hutan Kemasyarakatan, Pembangunan Balai Raja Ecopark Kabupaten Bengkalis, Pengembangan Lahan Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, dan Perikanan dalam Kawasan Hutan, Pengelolaan Sumber Daya Air dalam Kawasan Hutan, serta Pembebasan status Kawasan Hutan pada Lahan Pemukiman milik masyarakat yang sudah turun temurun ditempati sehingga statusnya bisa dialihkan menjadi hak milik masyarakat.
“Rata-rata yang menjadi permasalahan disini yakni tentang perizinan penggunaan kawasan hutan Pak Menteri, jadi kami berharap kita dapat saling bekerja sama, agar kedepan kawasan hutan yang digunakan untuk pinjam pakai ini, dapat dikelola, dikembangkan oleh Pemerintah Daerah dan masyarakat, yang mana tentunya akan menerapkan skema yang ramah lingkungan, agar kelestarian hutan dan alam kita tetap terjaga,” ucap Kasmarni.
Kemudian, Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, dalam tanggapannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para Kepala Daerah dari Riau dan menegaskan bahwa Kementerian Kehutanan membuka ruang seluas-luasnya untuk dialog dan kerja sama yang berkelanjutan dengan Pemerintah Daerah.
Ia juga menekankan pentingnya mewujudkan pengelolaan hutan yang berkeadilan dan inklusif, serta menyampaikan bahwa pihaknya siap untuk mendorong percepatan berbagai program kehutanan yang berpihak kepada masyarakat.
“Kami memahami bahwa isu kehutanan bukan hanya soal lingkungan, tapi juga soal ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat. Karena itu, kami ingin memastikan bahwa kebijakan kehutanan mampu menciptakan keseimbangan antara konservasi dan kesejahteraan,” ujar Menteri Raja Juli Antoni.
Turut mendampingi Bupati Bengkalis dalam kunjungan tersebut, Sekretaris Daerah Bengkalis dr. Ersan Saputra TH, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Berita Lainnya
Pemprov Riau Cairkan Rp25 Miliar Bonus Atlet PON 2024, Sisanya Tahun Depan
Hadiri Tablig Akbar, Gubri Terima Sejumlah Aspirasi Masyarakat Singingi Hilir
Mulai 9 Ramadhan, Masjid Agung Istiqomah Bengkalis Buka Kounter Zakat Fitrah
Wabup Pelalawan Nasarudin: Mari Kita Jaga agar Sekolah tidak Ditutup Lagi
Ketika UAS dan Rocky Gerung Sepanggung: Malam Refleksi Riau untuk Bumi dan Budaya
Gerindra Inhil Solid! Ketua Asmadi dan DPRD Gerindra Hadiri Halal Bihalal DPD Riau
Bunda PAUD Inhil Hadiri Praktek Manasik Haji Akbar Santri Raudhatul Athfal se-Inhil
Pasien Covid 19 yang Sembuh, Harus Jalani Isolasi Mandiri 7-10 Hari
Warga Batu 9 Bintan Center Kaget Akibat Ini
Wujudkan Swasembada Beras, Pj Bupati Herman Launching Optimalisasi Lahan Kodim 0314/Inhil
Bupati HM Wardan Ikuti Rakor Penanganan Covid-19 Bersama Menko Luhut
Disnaker Riau: Sejak 1 April, 4.823 Pekerja Dirumahkan Akibat Covid-19