Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Pacu Jalur 2025 Diprediksi Hasilkan Perputaran Uang Rp75 Miliar di Kuansing
BUALBUAL.com - Event budaya tahunan Pacu Jalur di Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, diperkirakan akan mencetak perputaran uang lebih dari Rp75 miliar selama lima hari pelaksanaannya pada 20–24 Agustus 2025 mendatang.
Ketua Umum Pacu Jalur 2025, Werry Ramadhana Putera, mengatakan estimasi ini didasarkan pada jumlah penonton tahun sebelumnya yang mencapai 1,5 juta orang, dengan asumsi setiap pengunjung menghabiskan setidaknya Rp50.000 selama acara.
“Hotel penuh selama lima hari. Ini momentum besar bagi pergerakan ekonomi masyarakat,” kata Werry, Senin (7/7/2025).
Ia menambahkan, tren viral di media sosial seperti fenomena aura farming dari bocah SD Togak Luan, Rayyan Arkan Dikha, juga berperan dalam mendongkrak popularitas Pacu Jalur hingga ke mancanegara.
Werry menekankan pentingnya persiapan yang matang agar ke depan event ini bisa mandiri secara finansial tanpa terlalu bergantung pada anggaran pemerintah. Ia menyebut dua hal utama yang perlu dibenahi yakni, infrastruktur arena di Tepian Narosa dan fasilitas penunjang seperti area berdagang, parkir, serta MCK.
Total anggaran untuk Pacu Jalur 2025 diperkirakan mencapai Rp4 miliar. Sekitar Rp1,5 miliar di antaranya berasal dari APBD Kuansing, sementara sisanya akan diupayakan melalui sponsor serta bantuan dana hadiah dari APBD Provinsi Riau.
“Targetnya agar penonton bisa menikmati pacu jalur di siang hari dan hiburan di malam harinya. Tapi itu tergantung kecukupan dana sponsor,” kata Werry.
Panitia kini aktif menjalin komunikasi dengan sponsor lokal dan nasional, menawarkan paket promosi kepada brand yang ingin tampil di hadapan 1,5 juta penonton langsung dan sekitar 100 ribu penonton online.
Pacu Jalur sudah masuk dalam Kalender Event Nasional (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, namun Werry menilai dukungan dari pusat masih belum memadai. Finalisasi kerja sama sponsor ditargetkan selesai seminggu sebelum acara berlangsung.
Sebagai perbandingan, pada 2024, biaya penyelenggaraan mencapai Rp3,6 miliar. Tahun ini, panitia optimistis seluruh kebutuhan dana akan terpenuhi berkat meningkatnya minat sponsor akibat mendunianya Pacu Jalur.

Berita Lainnya
Pengerjaan Program Kotaku Desa Simpang Pematang Capai 60 Persen
Kehadiran OKEJEK di Kota Tembilahan, Mendukung Tumbuh Kembangnya Bisnis UMKM Bagi Masyarakat Inhil
Ketua KNPI Riau Minta Pengusaha Bangkitkan Ekonomi Bangsa
Kunjungi Bupati Wardan, Kadin Inhil dan DPMPTSP Inhil Gelar Sosialisasi Keppres Nomor 18 Tahun 2022
DPMPTSP Kabupaten Inhil Akan Lakukan Pembaruan Aplikasi SIMPATI
Kampung Lele Ini Sukses Meraup Untung 120 Juta Rupiah
Dabo Harcut: Tradisi Bertemu Modernitas di Dunia Pangkas Rambut Dabo Singkep
Nasib Petani Kelapa Inhil Tak Pernah Dapatkan Perhatian Serius dari Pemerintah Daerah Hingga Ke Pusat
Terbukti Lebih Hemat, Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit Gunakan Listrik PLN
PNM Cabang Purwakarta - Subang Gelar Pelatihan dan Edukasi Usaha Untuk Masyarakat Kecil
Arsya Fadillah, Bengkalis Dorong Creative Network (BCN) Dan Penguatan Koloborasi Ekonomi Kreatif
Apa Antisipasi Pemerintah? Ancaman Gelombang PHK Massal Akibat Pandemi Corona,